Pernah Menghina Ferguson, Nistelrooy Masih Menyesal
Richard Andreas | 11 Januari 2019 11:40
Bola.net - - Mantan penyerang Manchester United, Ruud van Nistelrooy mengaku masih menyesali konfliknya dengan Sir Alex Ferguson beberapa tahun silam. Kala itu, dia meninggalkan MU untuk Real Madrid dengan kontroversial karena terlibat masalah pribadi dengan Ferguson.
Nistelrooy sebenarnya menjelma jadi salah satu striker terbaik MU semasa ditangani Ferguson. Nistelrooy berkembang pesat di MU selama lima tahun, sampai akhirnya hengkang ke Madrid pada 2006.
Masalahnya ternyata sederhana, sebagai pemain, ego Nistelrooy masih terlalu besar. Dia tak terima ketika Ferguson hanya memaksanya duduk di bangku cadangan. Nistelrooy begitu marah dan kehilangan kontrol, dia mengucapkan banyak kata-kata buruk pada Ferguson, di depan banyak orang.
Kini, hubungan keduanya memang telah membaik. Tapi Nistelrooy masih begitu menyesal. Baca pengakuan selengkapnya di bawah ini:
Kasar
Menurut Nistelrooy, saat itu hubungannya dengan Ferguson memang berakhir dengan kasar. Kedua pihak merasa paling benar, tak ada rekonsiliasi. Perpisahan itu buruk bagi keduanya.
"[Perpisahan saat itu] sangat kasar, untuk kedua pihak. Khususnya setelah lima tahun menjalani ikatan yang kuat. Saya belajar banyak dari dia [Ferguson], dan dengan segala kerendahan hati: dia juga belajar dari saya," ujar NIstelrooy di tribalfootball.
"Dan meski demikian, semuanya berakhir dengan buruk. Saya adalah pihak yang mengambil langkah pertama untuk membuatnya jadi baik lagi."
Buta

Saat itu, permasalahan mereka memuncak di final Piala Liga antara MU kontra Wigan pada 2006 silam. Nistelrooy begitu geram karena hanya duduk di bangku cadangan, dia pun melepaskan amarahnya, menghina Ferguson dengan kata-kata kasar yang membabi buta.
"Beberapa tahun setelahnya saya merasa tak enak karena apa yang saya lakukan padanya dan sebutan saya pada dia ketika dia memaksa saya duduk di bangku cadangan sepanjang laga final piala liga di Cardiff. Saya menghina dia dengan membabi buta."
"Saya menyebut dia sesuatu [yang buruk]. Saya beberapa kali menghina dia. Saat itu saya keras kepala dan sombong. Itulah awal masalahnya," sambung dia.
"Saya sangat tidak respek padanya, juga ada banyak orang di sana. Itu bukan hanya kemarahan biasa dalam kata-kata, lebih dari itu, benar-benar tidak terkontrol. Saya tidak bangga dengan hal itu, sampai sekarang pun."
*berita mengalami kesalahan penulisan dan telah direvisi
Berita Video
Berita video #RagaJelita kali ini menghadirkan penyanyi dan model, Rebecca Reijman, yang menjadikannya dirinya kuat dan bugar karena olahraga bela diri Muay Thai.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ryan Gravenberch Resmi Teken Kontrak Baru di Liverpool
Liga Inggris 7 Maret 2026, 22:59
-
Krisis Memanas, Tottenham Bisa Jadi Favorit Kena Degradasi!
Liga Inggris 7 Maret 2026, 14:34
-
Tidak Ada yang Peduli dengan Marcus Rashford di Barcelona
Liga Spanyol 7 Maret 2026, 12:38
LATEST UPDATE
-
Mau Sandro Tonali, MU Siap-siap Kere Mendadak!
Liga Inggris 8 Maret 2026, 06:20
-
Barcelona Bekuk Athletic Bilbao dalam Kondisi Kelelahan Berat!
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:49
-
Menang dan Clean Sheet Lawan Athletic Bilbao, Bos Barcelona Full Senyum!
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:38
-
Hasil Juventus vs Pisa: Pesta Gol Bianconeri di Allianz Stadium
Liga Italia 8 Maret 2026, 05:23
-
Man of the Match Athletic Bilbao vs Barcelona: Lamine Yamal
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:05
-
Kalah dari Chelsea, Wrexham Sesalkan Kartu Merah di Penghujung Laga
Liga Inggris 8 Maret 2026, 04:11
-
Man of the Match Wrexham vs Chelsea: Alejandro Garnacho
Liga Inggris 8 Maret 2026, 03:48
-
Kontingen Belanda Bikin Nyaman Ryan Gravenberch di Liverpool, Tapi...
Liga Inggris 8 Maret 2026, 01:41












