Petit Kecam Menurunnya Standar Kesuksesan Tim-tim EPL
Dimas Ardi Prasetya | 14 Desember 2018 20:48
Bola.net - - Eks gelandang Arsenal Emmanuel Petit mengecam para manajer dan pemain yang menilai keberhasilan masuk zona empat besar sebagai sebuah kesuksesan, meski mereka gagal meraih trofi juara.
Persaingan di Premier League dari tahun ke tahun memang begitu berat. Sulit untuk bisa masuk zona empat besar, apalagi untuk jadi juara.
Sekarang ini, khususnya sejak musim lalu, meraih gelar juara menjadi sangat sulit. Sebab Manchester City tampil dominan. Tim asuhan Josep Guardiola itu nyaris tanpa cela dan sangat sulit dikalahkan.
Alhasil, tim-tim lain banyak yang pasrah dan hanya mengincar untuk bisa finis di zona empat besar. Kecuali mungkin untuk Liverpool, yang sekarang disebut jadi kandidat kuat juara bersama City.
Kesalahan
Ambisi untuk bisa sekedar finis di empat besar ini kemudian dikecam oleh Petit. Pria asal Prancis itu menyebut para pemain dan manajer harus memasang standar yang lebih tinggi.
"Uang di Premier League sekarang bagus untuk para pemain, tetapi jika mereka seperti saya, satu-satunya yang penting adalah memenangkan trofi," serunya kepada Goal International.
"Empat besar bukan trofi. Mengatakan ini adalah sebuah kesalahan," ketus Petit.
"Saya tahu Arsene biasa mengatakan empat besar sama bagusnya dengan trofi juara, tapi ayolah. Itu tidak akan pernah terjadi. Empat besar tidak apa-apa jika Anda membangun untuk masa depan, tetapi siapa yang akan duduk kembali dalam waktu 20 tahun dan ingat tim yang finis di posisi ketiga atau keempat di Premier League musim ini? Saya memberi tahu Anda jawaban untuk pertanyaan itu dan itu bukan siapa-siapa," tegasnya.
Uang Lebih Penting
Petit kemudian menganggap bahwa situasi saat ini sudah jauh berubah. Dulu di masanya bermain, banyak klub bersaing untuk jadi juara. Sekarang ini, menurutnya klub-klub lebih mengejar fulus ketimbang jadi yang terbaik.
"Dengan Liga Champions yang sekarang, beberapa klub dan pemain melihat berada di kompetisi itu sebagai satu-satunya target, tapi ini memalukan bagi saya," keluhnya.
"Saya ingat ketika Liga Champions memiliki satu tim dari masing-masing negara dan pertarungan untuk berada di kompetisi itu begitu sengit. Sekarang Anda memiliki begitu banyak pilihan untuk lolos ke kompetisi ini dan saya memiliki perasaan bahwa klub lebih senang menghasilkan uang daripada menang piala," sindirnya.
Berita Video
Berita video Big Match yang membahas jelang pertandingan antara Liverpool menghadapi Manchester United akhir pekan ini.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tonali dan Anderson Kemahalan, MU Lirik Gelandang Asal Brasil Ini?
Liga Inggris 2 April 2026, 14:24
-
Agen Bongkar Ketertarikan Arsenal pada Bintang Leverkusen
Liga Inggris 2 April 2026, 12:53
LATEST UPDATE
-
Prediksi Napoli vs Milan 7 April 2026
Liga Italia 3 April 2026, 01:00
-
Prediksi Juventus vs Genoa 6 April 2026
Liga Italia 2 April 2026, 21:45
-
Prediksi Inter vs Roma 6 April 2026
Liga Italia 2 April 2026, 21:28
-
Prediksi West Ham vs Leeds 5 April 2026
Liga Inggris 2 April 2026, 20:58
-
Prediksi Atletico Madrid vs Barcelona 5 April 2026
Liga Spanyol 2 April 2026, 20:44
-
Prediksi Southampton vs Arsenal 5 April 2026
Liga Inggris 2 April 2026, 20:07
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs PSIM 3 April 2026
Bola Indonesia 2 April 2026, 19:43
-
Prediksi Chelsea vs Port Vale 4 April 2026
Liga Inggris 2 April 2026, 19:34
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Malut United 3 April 2026
Bola Indonesia 2 April 2026, 19:09
-
Prediksi Mallorca vs Madrid 4 April 2026
Liga Spanyol 2 April 2026, 19:08
-
Prediksi Freiburg vs Bayern 4 April 2026
Bundesliga 2 April 2026, 18:31
LATEST EDITORIAL
-
3 Bintang Manchester United yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:41
-
Starting XI Pemain Termahal yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:13
-
Tanpa Italia hingga Nigeria, Ini Tim Besar yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 1 April 2026, 08:21
-
3 Alternatif Murah Julian Alvarez untuk Barcelona di Bursa Transfer
Editorial 30 Maret 2026, 11:45






