PGMO Mengaku Salah, Gol Kontroversial Manchester United ke Gawang Nottingham Seharusnya Dianulir karena Handball
Asad Arifin | 19 Mei 2026 07:06
Bola.net - Kontroversi gol Manchester United ke gawang Nottingham Forest akhirnya mendapat titik terang. Asosiasi Wasit Profesional Inggris atau PGMO mengakui bahwa gol kedua Setan Merah dalam laga Premier League tersebut seharusnya tidak disahkan.
Gol yang dicetak Matheus Cunha pada pekan ke-37 Premier League 2025/2026 memicu perdebatan panas sejak pertandingan berlangsung. Dalam proses terciptanya gol, bola lebih dulu mengenai tangan Bryan Mbeumo sebelum akhirnya jatuh ke kaki Cunha.
Manchester United pada akhirnya memenangkan laga dramatis di Old Trafford itu dengan skor 3-2. Namun, kemenangan tersebut kini kembali menjadi sorotan setelah pengakuan resmi dari badan wasit Inggris.
Keputusan wasit Michael Salisbury yang tetap mengesahkan gol usai meninjau VAR menuai kritik dari banyak pihak. Bahkan, PGMO disebut telah menghubungi Nottingham Forest untuk mengakui adanya kesalahan penilaian dalam momen tersebut.
Kronologi Gol Matheus Cunha

Insiden kontroversial itu terjadi saat Manchester United unggul 1-0 atas Nottingham Forest. Bola mengenai lengan Bryan Mbeumo sebelum pemain asal Kamerun tersebut melepaskan tembakan yang kemudian diblok bek lawan.
Bola liar lalu jatuh ke arah Matheus Cunha yang tanpa kesulitan menaklukkan Matz Sels. Gol itu membuat United kembali unggul 2-1 sebelum akhirnya menutup pertandingan dengan kemenangan 3-2.
VAR Matt Donohue sebenarnya sudah meminta Michael Salisbury melihat ulang tayangan di monitor pinggir lapangan. Banyak pihak menduga gol akan dianulir karena ada indikasi handball dalam proses serangan.
Namun, Salisbury tetap pada keputusan awalnya dan menyatakan handball tersebut tidak disengaja. Keputusan itu langsung memancing reaksi keras dari kubu Nottingham Forest maupun para pengamat sepak bola Inggris.
PGMO Akui VAR Seharusnya Batalkan Gol

PGMO kemudian mengakui bahwa keputusan tersebut keliru. Badan wasit Inggris itu bahkan melakukan komunikasi langsung dengan Nottingham Forest pada hari berikutnya untuk menjelaskan situasi tersebut.
Kepala wasit Inggris, Howard Webb, juga disebut berbicara langsung dengan pihak Forest. Webb mengakui bahwa keputusan yang lebih tepat adalah membatalkan gol Manchester United tersebut.
Premier memang memiliki interpretasi handball yang lebih lunak terkait gerakan alami pemain. Akan tetapi, dalam kasus ini, PGMO menilai proses terciptanya gol tetap seharusnya dianggap pelanggaran.
Ini menjadi salah satu momen langka ketika keputusan wasit di lapangan tetap bertahan meski sudah ada rekomendasi VAR. Sepanjang tujuh musim terakhir, baru 17 kali wasit menolak saran VAR setelah melihat monitor.
Kritik Tajam Datang dari Banyak Pihak

Gelandang Nottingham Forest, Morgan Gibbs-White, langsung mengungkapkan kekecewaannya setelah pertandingan selesai. Menurutnya, handball Bryan Mbeumo terlihat jelas sejak awal kejadian.
"Dari sudut pandang saya berdiri, sepertinya dia menangkap bola. Terlepas apakah dia mencetak gol atau tidak, bagi saya itu tetap pelanggaran handball," kata gelandang Forest, Morgan Gibbs-White.
Pandangan serupa juga disampaikan mantan asisten wasit Premier League, Darren Cann. Ia menilai keputusan Michael Salisbury mempertahankan gol tersebut bertentangan dengan ekspektasi umum dalam sepak bola.
"Meskipun saya pikir patut dipuji melihat seorang wasit tetap pada keputusan awalnya, saya percaya bahwa harapan sepak bola adalah Mbeumo mengontrol bola, terutama ketika itu menghasilkan gol, lebih penting daripada kemungkinan pantulan dari pinggul Mbeumo," kata Cann kepada BBC Sport.
Sumber: BBC Sport
Klasemen Premier League 2025/2026
Baca Ini Juga
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Premier League 2025/2026
Deretan Gelar yang Diraih Pep Guardiola Bersama Manchester City yang Sulit Ditandingi: 10 Tahun, 20 Trofi!
Deretan Gelar yang Diraih Pep Guardiola Bersama Manchester City yang Sulit Ditandingi: 10 Tahun, 20 Trofi!
5 Pelajaran Arsenal Usai Kalahkan Burnley: Selangkah Lagi Menuju Gelar Premier League
Kontroversi Potensi Kartu Merah untuk Kai Havertz di Laga Arsenal vs Burnley, Mikel Arteta: Saya Belum Melihatnya
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Jadwal Lengkap Pertandingan Malaysia Masters 2026, 19-24 Mei 2026
Bulu Tangkis 19 Mei 2026, 08:41
-
Al-Hilal dan Simone Inzaghi Segera Berpisah, Sinyal Mudik ke Liga Italia?
Asia 19 Mei 2026, 08:01
-
Arsenal Tak Sungkan Harapkan Keajaiban dari Bournemouth
Liga Inggris 19 Mei 2026, 07:34
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25
-
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di Bawah Xabi Alonso
Editorial 18 Mei 2026, 12:13


















