Pochettino: Saya Tidak Suka VAR
Aga Deta | 9 Januari 2019 09:54
Bola.net - - Tottenham diuntungkan Video Assistant Referees (VAR) saat berhadapan dengan Chelsea. Namun Mauricio Pochettino justru tidak senang dengan teknologi tersebut.
Spurs menang dengan skor 1-0 atas Chelsea dalam pertandingan leg pertama semifinal Carabao Cup di Stadion Wembley, Rabu (9/1) dini hari WIB. Gol tunggal kemenangan Tottenham dicetak Harry Kane lewat eksekusi penalti.
Akan tetapi, penalti tersebut diwarnai kontroversi. Spurs mendapat penalti setelah Kepa Arrizabalaga menjatuhkan Kane di kotak terlarang pada menit ke-24.
Namun, keputusan itu mengundang reaksi keras lantaran Kane dianggap telah berada di posisi offside sebelumnya. Meskipun begitu, wasit Michale Oliver tetap yakin dengan keputusannya kendati sebelumnya sudah berkonsultasi dengan VAR.
Tidak Suka VAR
Spurs pada akhirnya bisa memastikan kemenangan melalui penalti Kane tersebut. Meskipun begitu, Pochettino ternyata tetap tidak menyukai penggunaan VAR.
"Saya tidak suka VAR. Hari ini kami mendapatkan keuntungan tetapi setelah menonton Piala Dunia dan liga lain seperti La Liga, saya melihat bahwa tidak ada yang senang sejak hari pertama mereka mulai menggunakannya," kata Pochettino kepada Sky Sports.
"Mendapatkan keuntungan itu bagus, tetapi saya tidak senang memenangkan pertandingan seperti ini."
Berharap Ada Perbaikan
Pada musim depan, Premier League juga akan mulai menggunakan VAR. Pochettino berharap ada perbaikan dari sistem tersebut.
"Kita semua harus setuju - para pemain, staf pelatih. Saya menonton La Liga setiap minggu dan tidak ada yang senang, klub besar dan klub kecil. Jika Anda bermain untuk memenangkan gelar atau tetap terjaga, tidak ada yang bahagia," lanjutnya.
"Itu adalah contoh yang baik bagi kami. Kami memiliki enam bulan untuk memperbaiki sistem dan ada banyak pekerjaan yang harus dilakukan."
Video Pilihan
Badan analisa CIES baru-baru ini merilis para pemain yang paling bernilai.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Kebangkitan Kobbie Mainoo Jadi Momen Emas bagi Ineos di Manchester United, Kok Bisa?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:11
LATEST UPDATE
-
Dari Cemooh ke Pesta Gol: Malam Kebangkitan Real Madrid di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:47
-
Manchester City Tersungkur di Norwegia: Bodo/Glimt Bongkar Masalah Besar Guardiola
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:15
-
Usai Hancurkan Inter Milan, Arsenal Langsung Kirim Teror ke Manchester United
Liga Inggris 21 Januari 2026, 09:15
-
Arsenal yang Bernyali Besar di Markas Inter Milan
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:09
-
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:58

-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 20-22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:57
-
Gagal Menang Lawan 10 Pemain, Conte Minta Napoli Rasakan Sakitnya Kegagalan
Liga Italia 21 Januari 2026, 08:48
-
Inter vs Arsenal 1-3: Proses Pendewasaan Nerazzurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:36
-
Kalah Duel Fisik dan Teknik, Chivu Sebut Level Arsenal Jauh di Atas Inter Milan
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:30
-
Memuji Duo Gabriel Jesus - Viktor Gyokeres, Mengklaim Arsenal Sudah Naik Level
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:19
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06








