Pogba Akui MU Kalah Karena Kesalahan Sendiri
Dimas Ardi Prasetya | 20 Agustus 2018 01:50
- Gelandang Manchester United Paul Pogba mengakui bahwa timnya kalah dari Brighton karena melakukan kesalahan sendiri.
Setan Merah bertandang ke Falmer Stadium pada matchday kedua Premier League, Minggu . Tanpa diduga, pasukan Jose Mourinho itu tumbang dengan skor 3-2.
Dalam 27 menit awal di babak pertama, United sudah tertinggal dari gol Glenn Murray dan Shane Duffy. Setelah itu MU membalas melalui Romelu Lukaku pada menit 34.
Akan tetapi Brighton kemudian bisa mencetak satu gol lagi, tepatnya pada menit 44. Kali ini Pascal Gross menjebol gawang David De Gea melalui titik penalti.
Setelah itu MU baru bisa membalas melaui gol Pogba jelang babak kedua berakhir. Gol itu juga tercipta dari titik putih.
Kesalahan Sendiri

Usai pertandingan Pogba mengaku bahwa kekalahan itu terjadi karena pemain MU sendiri. Ia menyebut rekan-rekannya membuat kesalahan yang harusnya bisa dihindari.
Saya pikir kami membuat kesalahan yang seharusnya tidak kami lakukan, tambah Pogba. Anda tertinggal 1-0, tidak apa-apa, kemudian 2-0, kemudian 2-1 dan Anda berharap kami bisa mencetak gol lagi, tetapi kami kebobolan gol lagi, keluhnya.
Ini merupakan pukulan bagi kami. Di babak pertama itu merupakan pukulan besar. Itu sangat mengecewakan, kami mencoba mendorong, tegas Pogba.
Harus Selalu Berbenah

Pogba menambahkan bahwa rekan-rekannya tak boleh merasa berpuas diri usai memenangkan satu pertandingan. Mereka juga tak boleh bermain dengan cara yang sama seperti di laga sebelumnya.
Sebab lawan pasti akan mengantisipasinya. Ia pun berharap ke depannya United bisa tampil lebih baik lagi
Anda tidak bisa selalu mempersiapkan pertandingan dengan cara yang sama seperti yang terakhir. Anda selalu mencoba untuk bermain lebih baik daripada pertandingan terakhir, ucapnya.
Tetapi kami tahu, dan saya tahu kami selalu bisa bermain sangat bagus. Tetapi sikap harus bagus dan kami kehilangan itu hari ini, terang Pogba.
Video Pilihan

Berita video assist pemain gelandang Timnas Indonesia U-23, Stefano Lilipaly, saat menghadapi Laos pada cabang sepak bola putra Asian Games 2018.
(sky/dim)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kebangkitan Kobbie Mainoo Jadi Momen Emas bagi Ineos di Manchester United, Kok Bisa?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:11
LATEST UPDATE
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
-
Chelsea vs Pafos FC: Estevao Willian Mengejar Rekor Mbappe, Reuni David Luiz
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:21
-
Man City Terpuruk di Bodo/Glimt, Guardiola Akui Segala Hal Berjalan Melawan Timnya
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:48
-
Setelah 12 Tahun, Ter Stegen Diam-Diam Tinggalkan Barcelona
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 12:17
-
Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:17
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06







