Pogba dan Souness Saling Ejek, Memangnya Siapa yang Lebih Baik dari Segi Medali?
Yaumil Azis | 23 April 2020 01:06
Bola.net - Ada sebuah perselisihan yang sedang menarik perhatian penikmat sepak bola di seluruh dunia. Perselisihan ini melibatkan dua sosok kondang, yakni Paul Pogba serta Graeme Souness.
Saat ini Souness sudah tidak aktif lagi dalam dunia sepak bola, baik sebagai pelatih ataupun pemain. Ia menekuni karir sebagai pandit dan telah memberikan banyak komentar terhadap penampilan seorang pemain.
Sosok yang paling sering mendapatkan perhatian darinya adalah Pogba. Kontribusi pemain Manchester United itu kerap dipertanyakan oleh Souness, yang dulunya pernah memperkuat Tottenham dan Liverpool semasa bermain.
Pogba kemudian memberikan balasan dengan berkata bahwa dirinya tak mengenal Souness kala berbicara di podcast resmi Manchester United. Souness kemudian menantang Pogba untuk membandingkan perolehan medali juara.
Tantangan yang dilontarkan Souness ini menarik. Goal International pun mencoba untuk membandingkan raihan trofi dari kedua pemain itu. Informasi selengkapnya bisa disimak dengan melakukan scroll ke bawah.
Berapa Medali yang Telah Dimenangkan Pogba?
Pogba terbilang cukup sering terlibat dalam kesuksesan tim yang ia perkuat, baik di level klub maupun timnas. Medali juara pertamanya didapatkan pada tahun 2012, tepat di musim perdananya membela Juventus.
Ia selalu mendapatkan medali juara Serie A dalam setiap musim kala memperkuat Juventus. Bukan cuma itu, ia juga turut memenangkan pentas Coppa Italia serta Supercoppa masing-masing dua kali.
Pogba juga berhasil masuk dalam Team of the Year Serie A sebanyak tiga kali. Karena serangkaian prestasi ini, Manchester United sampai rela mengeluarkan uang senilai 89 juta pounds untuk memulangkannya ke Old Trafford di tahun 2016.
Trofi bukanlah sesuatu yang mudah didapatkan bersama Manchester United. Sejauh ini, ia baru membantu the Red Devils memenangkan Liga Europa serta Carabao Cup. Pogba juga pernah masuk dalam PFA Team of the Year sekali.
Di level timnas, pemain berusia 27 tahun itu berhasil membawa Prancis juara Piala Dunia 2018. Ia mendapatkan kesuksesan yang lebih banyak dalam level U-20, di mana diriya berhasil memenangkan Piala Dunia 2013. Pogba juga memenangkan Golden Ball di kompetisi yang sama.
Pada tahun 2014, Pogba dinobatkan sebagai pemain muda terbaik dalam pentas Piala Dunia di Brasil. Secara total, ia sudah memperoleh 11 medali baik untuk klub maupun negaranya.
Berapa Medali yang Telah Dimenangkan Souness?
Souness merupakan bagian penting dalam kesuksesan Liverpool di sekitaran tahun 1980. Tim lain yang pernah ia bela, seperti Sampdoria, Rangers, dan Middlesbrough, juga kebagian porsi kesuksesan darinya.
Bersama the Reds, Souness berhasil mengangkat trofi Divisi Utama [sekarang Premier League] sebanyak lima kali. Kemudian tiga trofi European Cup [sekarang Liga Champions], tiga trofi Carabao serta Charity Shields.
Pada masa itu, dia masuk dalam PFA First Division Team of the Year sebanyak empat kali. Ia juga pernah berbagi trofi Golden Boot bersama Terry McDermott dan penggawa Bayern Munich, Karl-Heinz Rummenigge, di musim 1980/81.
Souness juga pernah mencicipi kesuksesan di Italia. Ia pernah memperkuat Sampdoria dan membantu klub tersebut memenangkan Coppa Italia. Souness pun pernah menyumbang trofi juara Premier Division dan League Cup Skotlandia semasa membela Rangers.
Bersama Middlesbrough, Souness berhasil mempersembahkan trofi Second Division [sekarang Championship] dan, di level tim muda, ia pernah memenangkan FA Youth Cup bersama Tottenham.
Secara total, dan di level senior, Souness mengumpulkan total 18 medali juara.
Karir Siapa yang Lebih Baik?
Dari segi angka, jelas kalau Souness unggul dari Pogba. Bahkan perbedaan tujuh trofi itu bukan sesuatu hal yang mudah untuk dikejar. Namun, apakah itu artinya Pogba tidak lebih baik dari Souness?
Sebenarnya trofi Piala Dunia 2018 yang dimiliki Pogba sudah cukup untuk menyebutnya lebih baik dari Souness. Namun Pogba diuntungkan karena bermain bersama Timnas Prancis, sementara Souness memperkuat Skotlandia.
Kemudian, Souness berhasil memenangkan tiga trofi Liga Champions bersama Liverpool. Sementara Pogba hanya bisa bermain di babak final sebanyak dua kali dan berakhir dengan status runner-up saja.
Sementara itu, Souness juga memiliki trofi liga lebih banyak dari Pogba. Salah satunya berasal dari Italia yang, saat Pogba datang, sudah dikuasai oleh Juventus.
Itu berpengaruh cukup besar. Pogba meraih kesuksesannya bersama Juventus yang notabene penguasa Italia sejak bertahun-tahun lamanya. Sementara Souness meraih trofi bersama klub papan tengah, yakni Sampdoria.
Dengan demikian, mempertimbangkan kuantitas beserta kualitas, maka pantaslah disebutkan kalau Souness jauh lebih baik dari Pogba. Namun karir Pogba sendiri masih panjang berhubung usianya bahkan belum menyentuh kepala tiga.
(Goal International)
Baca juga:
- Bebe dan Deretan Pembelian Flop Sir Alex Ferguson di Manchester United
- David De Gea dan Para Pemain yang Jatuh ke Pelukan Wanita yang Lebih Tua
- Mau Dayot Upamecano, MU dan Real Madrid Harus Bayar Segini
- Chelsea Mundur dari Perburuan Jadon Sancho, Kabar Baik untuk MU?
- Bek Barcelona Ini Masuk Radar Transfer Manchester United
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kebangkitan Kobbie Mainoo Jadi Momen Emas bagi Ineos di Manchester United, Kok Bisa?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:11
LATEST UPDATE
-
Dari Cemooh ke Pesta Gol: Malam Kebangkitan Real Madrid di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:47
-
Manchester City Tersungkur di Norwegia: Bodo/Glimt Bongkar Masalah Besar Guardiola
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:15
-
Usai Hancurkan Inter Milan, Arsenal Langsung Kirim Teror ke Manchester United
Liga Inggris 21 Januari 2026, 09:15
-
Arsenal yang Bernyali Besar di Markas Inter Milan
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:09
-
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:58

-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 20-22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:57
-
Gagal Menang Lawan 10 Pemain, Conte Minta Napoli Rasakan Sakitnya Kegagalan
Liga Italia 21 Januari 2026, 08:48
-
Inter vs Arsenal 1-3: Proses Pendewasaan Nerazzurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:36
-
Kalah Duel Fisik dan Teknik, Chivu Sebut Level Arsenal Jauh di Atas Inter Milan
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:30
-
Memuji Duo Gabriel Jesus - Viktor Gyokeres, Mengklaim Arsenal Sudah Naik Level
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:19
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06









