Pogba Dinilai Pemain Hebat, Tapi Tak Bisa Lakukan Tugas-tugas Mendasar
Richard Andreas | 23 Oktober 2018 11:40
Bola.net - - Kehebatan Paul Pogba sebagai salah satu gelandang terbaik di dunia sepak bola dinilai masih belum mencapai puncaknya. Pogba memang terus membuktikan kemampuannya di setiap pertandingan, tetapi dia dinilai masih menyimpan banyak rahasia.
Salah satu analis sepak bola Sky Sports, Graeme Souness menilai Pogba sebenarnya masih bisa berkembang jauh lebih baik. Hanya saja Pogba memiliki masalah besar dalam hal ego dan mudah berpuas diri.
Pogba sebenarnya sudah menunjukkan sedikit kualitasnya saat membantu Prancis menjauarai Piala Dunia 2018 beberapa bulan lalu. Namun hingga kini dia masih kesulitan memberikan yang terbaik bersama Manchester United.
Souness merasa masalah Pogba terletak pada dirinya sendiri. Baca penjelasan selengkapnya di bawah ini:
Hal-hal Dasar
Menurut Souness, Pogba memiliki kemampuan hebat yang harus dipunyai gelandang sepak bola. Kendati demikian, kekurangan Pogba tampak jelas saat harus melakukan tugas-tugas mendasar dalam sepak bola seperti menyundul bola atau mengumpan.
"Dia [Pogba] memiliki teknik indah, dia memiliki kemampuan atletik yang tinggi, tetapi bagi saya dia hanya tak bisa melakukan hal-hal dasar dengan benar. Namun sebenarnya ada bakat pemain hebat di sana," buka Souness.
"Saya terlihat sebagai kritikus terbesar padanya tetapi pelatihnya bahkan tak senang dengan dia. Saya sudah pernah jadi pelatih dan saya mengatakan pada diri saya sendiri seperti apa yang dikatakan Jose [Mourinho] pada dirinya 'bocah ini bisa jadi pemain hebat jika dia mau mendengar dan belajar'."
Terus Belajar

Oleh sebab itu, Souness menyarankan Pogba mau terus membuka telinga dan mendengar kritik untuk menjadi lebih baik. Dia percaya Pogba bisa jadi pemain top, pemain terbaik di dunia.
"Bahkan di usia 25 anda tak bisa berhenti mempelajari permainan ini. Jika bocah ini percaya dia sudah hebat di usia 25 tahun maka dia tak akan pernah jadi lebih baik."
"Dia harus datang setiap hari dan mendengarkan pelatih, mendengarkan pemain-pemain senior dan ingin berkembang," lanjut dia.
"Anak ini bisa jadi pemain top."
Berita Video
Berita video gol-gol Timnas Indonesia U-19 ke gawang Qatar U-19 dengan free kick yang sensasional pada laga kedua Grup A Piala AFC U-19 2018 di SUGBK, Senayan, Jakarta, Minggu (21/10/2018).
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Usai Hancurkan Inter Milan, Arsenal Langsung Kirim Teror ke Manchester United
Liga Inggris 21 Januari 2026, 09:15
-
Gagal Bersinar di Old Trafford, Ugarte Bakal Ditukar dengan Bintang Muda Sunderland
Liga Inggris 21 Januari 2026, 04:59
-
Prediksi Juventus vs Benfica 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
LATEST UPDATE
-
Prediksi Bologna vs Celtic 23 Januari 2026
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026, 00:45
-
Prediksi PAOK vs Real Betis 23 Januari 2026
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026, 00:45
-
Prediksi Fenerbahce vs Aston Villa 23 Januari 2026
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026, 00:45
-
Bayangan Starting XI Timnas Indonesia di FIFA Series 2026: Ujian Awal John Herdman
Tim Nasional 21 Januari 2026, 20:56
-
Seri Ketiga Proliga 2026: Bandung bjb Tandamata Bidik Sapu Bersih di Rumah Sendiri
Voli 21 Januari 2026, 20:45
-
Live Streaming Newcastle vs PSV - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Marseille vs Liverpool - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Juventus vs Benfica - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Chelsea vs Pafos - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06








