Pogba Minta Fans MU Lupakan Sir Alex Ferguson
Richard Andreas | 5 Juni 2018 18:20
Bola.net - - Gelandang Manchester United, Paul Pogba sudah pernah merasakakan bermain di bawah asuhan dua pelatih MU, yakni Sir Alex Ferguson dan Jose Mourinho. Di bawah Ferguson Pogba kemudian hengkang ke Juventus di tahun 2012 karena tak mendapatkan kesempatan.
Pogba dinilai cukup menjanjikan saat awal kembali ke MU, tapi musim ini penampilannya terus menurun dan belum mampu membuktikan kualitasnya sebagai salah satu gelandang termahal.
Musim lalu MU hanya berhasil mengamankan posisi kedua klasemen dengan selisih poin yang cukup lebar dari Manchester City di puncak. Pogba pun berpendapat bahwa masalah MU dalam beberapa musim terakhir tidak hanya terdapat dalam tubuh tim.
Menurutnya, para fans MU memiliki kebiasaan buruk untuk membandingkan MU masa kini dengan era kejayaan MU di zaman Ferguson. Hal inilah yang harus diubah.
Memandang ke Depan

Kita semua hanya berpikir soal MU yang lama, yang dilatih Ferguson. Saya kira ini sudah waktunya bagi semua orang untuk menyadari bahwa waktu berjalan terus. Dia tidak akan kembali, tegas Pogba kepada espn.
Menurutnya, MU saat ini harus berani menatap ke depan. Berusaha mencari Ferguson berikutnya.
Anda harus melihat ke depan. Sekarang kami harus berpikir soal masa depan.
Kami harus menemukan Ferguson berikutnya, tutupnya.
Tidak Efektif

Terlepas dari komentarnya, musim ini Pogba memang terbilang tampil di bawah standar. Pogba dinilai sebagai gelandang yang terlalu lama menguasai bola.
Bahkan Jose Mourinho pernah mengkritik Pogba langsung di hadapan media. Menurutnya Pogba sebenarnya bisa menjadi pemain hebat jika bisa bermain dengan efektif.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bersama Michael Carrick, MU Diyakino Sanggup Tembus Liga Champions
Liga Inggris 20 Januari 2026, 10:40
-
Rahasia Carrick Bisa Bawa MU Kalahkan Manchester City: Ubah Pola Latihan Setan Merah
Liga Inggris 20 Januari 2026, 10:30
-
Gelandang Barcelona Ini Bakal Jadi Suksesor Casemiro di Manchester United?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 10:21
LATEST UPDATE
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06






