Pogba: Mouriho Dipecat Karena Hasil Buruk
Asad Arifin | 21 Maret 2019 10:42
Bola.net - - Paul Pogba membantah rumor bahwa Jose Mourinho dipecat Manchester United karena ada tuntutan dari para pemain. Pogba merasa Mourinho kehilangan jabatan sebagai manajer karena hasil buruk yang diraih klub.
Mourinho dipecat oleh United pada bulan Desember 2018 lalu. Pemecatan ini memang tidak lepas dari rangkaian hasil buruk yang diraih United. Pada laga terakhir di bawah kendali Mourinho, United kalah 3-1 dari Liverpool.
Selain karena hasil buruk, Mourinho kabarnya dipecat karena punya hubungan yang buruk dengan para pemain. Situasi ini yang memicu pemain United tidak memberikan kemampuan terbaiknya agar Mourinho dipecat.
Tapi, Pogba membantah kabar tersebut. Simak bantahan Pogba selengkapnya di bawah ini.
Bantah Pecat Mourinho
Pasca kekalahan atas Liverpool, muncul kabar jika ruang ganti Manchester United terpecah. Ada kubu yang setiap pada Jose Mourinho. Lalu, ada lagi kubu penentang yang dipimpin oleh Paul Pogba. Kubu penentang berisi pemain yang kecewa pada Mourinho.
Akhirnya, Mourinho kehilangan jabatan sebagai manajer United tak lama usai kalah dari sang rival. Pogba mengatakan jika pemecatan Mourinho murni karena hasil buruk. Bukan karena konspirasi para pemain.
"Apa yang menjadi masalahnya? Kami tidak menang," ucap Pogba dikutip dari Goal International.
"Itulah sebabnya mereka memutuskan untuk mengganti pelatih kepala. Hasilnya adalah alasan yang utama. Jika kami menang, kami akan mendapat hasil yang bagus dan pelatih akan tetap berada di posisinya," bantah pemain asal Prancis tersebut.
Menurunnya Performa Prancis
Paul Pogba juga mendapat kritik atas menurunnya performa Prancis pasca juara Piala Dunia 2018. Prancis gagal lolos dari babak penyisihan grup UEFA Nations League. Padahal, tim asuhan Didier Deschamps tersebut menjadi unggulan.
Pogba merasa capaian tersebut masih bisa nilai wajar. Sebab, Prancis dalam kondisi yang lelah pasca tampil spartan di Piala Dunia 2018. Bukan hanya secara fisik, mereka juga lelah secara mental.
"Ada beberapa faktor, termasuk kelelahan fisik dan mental. Itu sangat menegangkan, kami haru saja mengakhiri sebuah kompetisi besar. Para pemain juga lelah karena memainkan kompetisi yang panjang," papar Pogba.
"Tapi, itu tidak akan mencegah kami lolos [ke Euro 2020]," tekad pemain berusia 26 tahun tersebut.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Newcastle Ogah Jual Lewis Hall ke MU, Tapi....
Liga Inggris 5 Juni 2026, 11:45
-
Meski Mahal, Ini Alasan MU Bakal Tetap Kejar Morgan Rogers
Liga Inggris 5 Juni 2026, 11:02
LATEST UPDATE
-
Persija Umumkan Pelatih Baru Senin, Nama Shin Tae-yong Menggema
Bola Indonesia 6 Juni 2026, 11:18
-
After Gym Makin Simpel! Banyak Cowok Beralih ke Produk 2in1 Hair & Body
Lain Lain 6 Juni 2026, 09:50
-
Rapor Pemain Timnas Indonesia vs Oman: Audero Jago, Romeny Sakti
Tim Nasional 6 Juni 2026, 07:47
-
FIFA Matchday: Indonesia Bantai Oman, Thailand Gagal Kalahkan Kuwait
Tim Nasional 6 Juni 2026, 07:47
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47












