Premier League Diam-Diam Coret Legenda Man United, Ryan Giggs dari Hall of Fame
Ari Prayoga | 30 Januari 2026 06:01
Bola.net - Rencana Premier League untuk memasukkan nama Ryan Giggs sebagai anggota perdana Hall of Fame ternyata sempat kandas secara diam-diam. Legenda Manchester United itu awalnya diproyeksikan menjadi bagian dari angkatan pertama Hall of Fame, namun situasi berubah ketika ia menghadapi proses hukum terkait dugaan kekerasan dalam rumah tangga.
Premier League sebelumnya telah menetapkan Alan Shearer sebagai anggota pertama Hall of Fame. Dalam rencana awal, Shearer akan dilantik bersama Giggs, sosok ikonik yang memegang rekor mencetak gol di setiap musim Premier League hingga pensiun dan menjadi pemain dengan jumlah gelar liga terbanyak sepanjang sejarah kompetisi.
Namun, laporan The Telegraph mengungkapkan bahwa pelantikan perdana Hall of Fame yang semula dijadwalkan pada 2020 tertunda akibat pandemi Covid-19. Ketika agenda tersebut kembali dilanjutkan, posisi Giggs menjadi rumit lantaran ia tengah menghadapi dakwaan hukum.
Alhasil, namanya dicoret dari daftar dan Premier League memilih Thierry Henry untuk bergabung dengan Shearer sebagai dua induksi awal.
Kasus Giggs
Kasus yang menjerat Giggs sendiri berakhir pada Juli 2023. Ia dinyatakan tidak bersalah atas tuduhan perilaku koersif atau mengontrol setelah mantan kekasihnya menarik kesaksian dalam persidangan ulang. Sejak awal, pria asal Wales itu selalu membantah tuduhan tersebut dan menyatakan kelegaannya usai putusan pengadilan.
Kuasa hukum Giggs, Chris Daw KC, menegaskan kliennya tidak pernah bersalah. Ia menyebut banyak tuduhan yang tidak benar telah diarahkan kepada mantan kapten Manchester United tersebut selama proses hukum berlangsung.
Lebih dari dua setengah tahun sejak kasus itu mereda, tekanan mulai muncul agar nama Giggs kembali dipertimbangkan masuk Hall of Fame. Sejumlah pihak menilai Premier League menerapkan standar ganda, mengingat beberapa figur dengan rekam jejak pelanggaran hukum tetap diakui dalam daftar kehormatan tersebut.
Perlakuan Beda untuk Legenda Lain
Nama-nama seperti Eric Cantona, yang pernah divonis atas kasus penyerangan, serta Tony Adams yang sempat dipenjara akibat mengemudi dalam pengaruh alkohol, tetap tercatat sebagai anggota Hall of Fame.
Selain itu, John Terry yang pernah dijatuhi sanksi larangan bermain akibat kasus rasisme, dan Rio Ferdinand yang diskors delapan bulan karena absen dalam tes doping, juga masuk dalam daftar tersebut.
Menariknya, Giggs sendiri sebelumnya mengaku tidak terlalu memusingkan absennya namanya dari Hall of Fame.
Dalam wawancara dengan Daily Mail, ia menyatakan bahwa hal tersebut jarang ia pikirkan dan bukan tujuan utama seseorang saat meniti karier sebagai pesepak bola profesional.
Alasan Premier League
Proses pemilihan anggota Hall of Fame Premier League dilakukan melalui kombinasi pemungutan suara publik, daftar pendek dari panel khusus, serta keputusan akhir oleh para anggota Hall of Fame yang sudah ada. Sejumlah nama baru seperti Eden Hazard dan Gary Neville juga baru-baru ini masuk dalam daftar elite tersebut.
Saat dimintai komentar, pihak Premier League tidak secara spesifik menyinggung kasus Giggs. Mereka menegaskan bahwa daftar pendek Hall of Fame ditentukan berdasarkan diskresi Premier League bersama panel penghargaan, dengan mempertimbangkan berbagai faktor seperti era bermain, posisi, prestasi, hingga hasil pemungutan suara sebelumnya.
Daftar tersebut ditinjau setiap tahun, dan pemain baru akan memenuhi syarat setelah resmi pensiun dari sepak bola profesional.
Sumber; The Telegraph
Klasemen Liga Inggris 2025/2026
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Premier League Diam-Diam Coret Legenda Man United, Ryan Giggs dari Hall of Fame
Liga Inggris 30 Januari 2026, 06:01
-
Beda Nasib Calvin Verdonk dan Dean James di Liga Europa
Liga Eropa UEFA 30 Januari 2026, 05:39
-
Superkomputer Prediksi Arsenal Juara Liga Champions, Mimpi Quadruple Kian Nyata
Liga Champions 30 Januari 2026, 05:21
-
Hasil Panathinaikos vs Roma: Bermain 10 Orang, Giallorossi Selamat di Menit Akhir
Liga Eropa UEFA 30 Januari 2026, 05:02
LATEST UPDATE
-
Daftar Tim Lolos Langsung ke Babak 16 Besar Liga Europa, AS Roma Ikut Menyusul
Liga Eropa UEFA 30 Januari 2026, 07:17
-
Rekap Hasil Liga Europa: Aston Villa Menang Dramatis, Roma Nyaris Kalah
Liga Eropa UEFA 30 Januari 2026, 06:11
-
Premier League Diam-Diam Coret Legenda Man United, Ryan Giggs dari Hall of Fame
Liga Inggris 30 Januari 2026, 06:01
-
Beda Nasib Calvin Verdonk dan Dean James di Liga Europa
Liga Eropa UEFA 30 Januari 2026, 05:39
-
Superkomputer Prediksi Arsenal Juara Liga Champions, Mimpi Quadruple Kian Nyata
Liga Champions 30 Januari 2026, 05:21
-
Hasil Panathinaikos vs Roma: Bermain 10 Orang, Giallorossi Selamat di Menit Akhir
Liga Eropa UEFA 30 Januari 2026, 05:02
-
Hasil Aston Villa vs RB Salzburg: Drama Lima Gol, Comeback Gila di Villa Park!
Liga Eropa UEFA 30 Januari 2026, 04:56
-
Cristiano Ronaldo Bangun Istana Mewah di Portugal, Nilainya Tembus Rp500 Miliar
Bolatainment 30 Januari 2026, 04:50
-
Tak Terkalahkan, Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia Juarai Putaran Pertama Proliga 2026
Voli 29 Januari 2026, 23:48
-
Akhir Pekan Ini, Manchester United Bakal Didemo Fansnya Sendiri
Liga Inggris 29 Januari 2026, 23:31
-
Jesse Lingard Segera Comeback, Serie A Jadi Tujuan Paling Realistis
Liga Italia 29 Januari 2026, 22:56
-
Espargaro Bersaudara Kompak Kuasai Hari Pertama Tes Shakedown MotoGP Sepang 2026
Otomotif 29 Januari 2026, 21:37
LATEST EDITORIAL
-
7 Bintang Muda yang Mencuri Perhatian di Liga Champions 2025/26
Editorial 28 Januari 2026, 13:57
-
Arsenal di Ambang Sejarah Liga Champions, Mampukah Menyapu Bersih Fase Liga?
Editorial 28 Januari 2026, 13:46
-
5 Pemain yang Pernah Berseragam Borussia Dortmund dan Inter Milan
Editorial 27 Januari 2026, 16:30
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United
Editorial 27 Januari 2026, 10:41
-
5 Bintang Manchester United yang Bisa Bersinar di Bawah Michael Carrick
Editorial 23 Januari 2026, 06:04

