Premier League Pertimbangkan Sistem Mirip Piala Dunia, Lima Laga Perhari
Yaumil Azis | 30 Maret 2020 07:05
Bola.net - Premier League masih menggodok cara untuk menyelesaikan musim 2019/20 dengan baik dan adil. Salah satunya ialah dengan mengikuti cara yang diterapkan kompetisi level internasional, Piala Dunia.
Seperti yang diketahui, penyelenggara Premier League telah menentukan bahwa musim 2019/20 ditangguhkan untuk sementara. Hal ini menyusul pandemi virus Corona yang mulai merebak di tanah Inggris belakangan ini.
Awalnya, Premier League menyatakan penundaan hanya sampai awal bulan April mendatang. Namun karena masalah virus tak kunjung selesai, mereka pun memperpanjang masa penunda sampai akhir April.
Publik pun dibuat berdebat di tengah-tengah masa penundaan ini. Sebagian meminta musim 2019/20 diakhiri dan dianggap tiada, sementara yang lainnya berharap kompetisi tetap dijalankan begitu pandemi berakhir.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Mengikuti Sistem Piala Dunia
Belum ada keputusan resmi dari pihak penyelenggara soal akhir dari Premier League musim ini. Namun, dari rumor, diketahui bahwa mereka ingin mencontek sistem yang digunakan oleh Piala Dunia.
The Independent melaporkan bahwa penyelenggara Premier League ingin memulai kembali pada bulan Juli mendatang dengan sistem pertandingan tanpa penonton. 92 laga sisa ini kemudian akan disiarkan langsung melalui televisi.
Penyelenggara ingin menerapkan sistem Piala Dunia, yakni dengan menggelar lima pertandingan dalam sehari. Sistem itu diyakini bisa membuat kompetisi rampung dalam waktu satu bulan selayaknya Piala Dunia.
Ancaman Lockdown 6 Bulan
Namun masalah utamanya adalah pandemi virus Corona di Inggris belum terlihat telah mencapai masa puncaknya. Bahkan ada kemungkinan Inggris harus menjalami masa lockdown selama enam bulan.
"Kami sebenarnya telah mengantisipasi bahwa angka kami bisa menjadi lebih buruk dalam beberapa pekan ke depan, kemungkinan dua pekan, dan setelahnya kami akan lihat apakah kami bisa mendorong kurvanya ke bawah," ujar deputi kepala petugas medis di Inggris.
"Bukan berarti kami berkata akan ada lockdown total selama enam bulan, tapi kami sebagai negara harus benar-benar bertanggungjawab dan terus melakukan apa yang telah dilakukan, hingga kami yakin bisa mengangkat secara perlahan intervensi beragam yang tampak akan diberi jarak - berdasarkan sains dan data kami - hingga kami secara perlahan kembali ke cara hidup normal," pungkasnya.
(Metro)
Baca juga:
- Ferdinand Melihat Ada Kesamaan Antara Timnas Inggris dan Spanyol, Apa Itu?
- Kata Siapa Juan Mata 'Slek' dengan Jose Mourinho? Nyatanya Tidak!
- Gara-gara Manchester United, Hubungan Ferdinand dan Lampard Jadi Renggang
- Tanpa Anak Asuhnya di Manchester United, Begini Rupa 'Dream XI' Jose Mourinho
- Ini yang Pertama Kali Dirasakan Juan Mata Saat Solskjaer Jadi Pelatih MU
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
4 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Bayer Leverkusen
Editorial 17 Maret 2026, 19:28
-
Membela Gaya Bermain Arsenal: Yang Penting Akhiri Puasa Gelar EPL 22 Tahun
Liga Inggris 17 Maret 2026, 15:35
-
Hasil Buruk dan Cemooh di Anfield, Arne Slot Akan Sulit Rebut Hati Fans Lagi
Liga Inggris 17 Maret 2026, 14:33
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Roma vs Bologna - Link Nonton Liga Europa/UEL di Vidio
Liga Eropa UEFA 19 Maret 2026, 20:03
-
Live Streaming Aston Villa vs LOSC - Link Nonton Liga Europa/UEL di Vidio
Liga Eropa UEFA 19 Maret 2026, 20:02
-
Dicoret dari Timnas Brasil, Neymar Kirim Pesan Menyentuh untuk Ancelotti
Piala Dunia 19 Maret 2026, 18:08
-
Live Streaming Lyon vs Celta Vigo - Link Nonton Liga Europa/UEL di Vidio
Liga Eropa UEFA 19 Maret 2026, 17:47
LATEST EDITORIAL
-
5 Calon Pelatih Baru Chelsea Jika Liam Rosenior Dipecat, Mourinho Masuk Daftar
Editorial 18 Maret 2026, 17:00
-
4 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Bayer Leverkusen
Editorial 17 Maret 2026, 19:28












