Rahasia di Balik Banyaknya Gol Bola Mati MU: Peran Sunyi Jonny Evans dan Kaita Hasegawa
Asad Arifin | 8 Februari 2026 10:49
Bola.net - Manchester United menemukan senjata untuk mencetak gol di Premier League 2025/2026: bola mati. Situasi set piece kini menjadi sumber gol penting bagi Setan Merah, sekaligus pembeda di laga-laga krusial.
Catatan statistik menegaskan hal tersebut. MU telah mencetak 13 gol dari situasi bola mati di liga musim ini, hanya kalah dari Arsenal yang mencatatkan 15 gol. Angka ini menempatkan MU di level elite dalam efektivitas set piece.
Gol pembuka ke gawang Tottenham pada pekan ke-25 menjadi contoh paling mutakhir. Skema tendangan sudut yang rapi membuka jalan bagi kemenangan 2-0 di Old Trafford, Sabtu (7/2) malam WIB.
Di balik keberhasilan itu, ada kerja detail dan terstruktur di Carrington. Dua nama memainkan peran kunci sebagai otak di balik skema bola mati MU: Jonny Evans dan analis Kaita Hasegawa.
Peran Khusus di Balik Layar Carrington

Michael Carrick secara terbuka mengungkapkan bahwa gol pembuka ke gawang Tottenham lahir dari latihan. Skema tersebut bukan improvisasi, melainkan hasil analisis dan perencanaan matang.
Jonny Evans mendapat tugas khusus untuk memperhatikan detail bola mati. Pengalaman panjangnya sebagai bek menjadi modal penting dalam membaca pergerakan lawan dan ruang yang bisa dieksploitasi.
Sementara itu, Kaita Hasegawa berperan sebagai analis yang memetakan kecenderungan bertahan lawan. Kolaborasi keduanya membuat MU memiliki variasi skema yang tidak mudah ditebak.
Hasilnya terlihat jelas di lapangan. Pergerakan Kobbie Mainoo yang cerdas, umpan Bruno Fernandes, dan penyelesaian Bryan Mbeumo menjadi bukti bahwa detail kecil bisa menghasilkan dampak besar.
Kerja Kolektif dan Efektif

Carrick menegaskan bahwa keberhasilan bola mati MU adalah kerja kolektif. Ia memberi ruang bagi staf untuk menyumbangkan ide, lalu menyatukannya dalam konsep yang bisa dijalankan pemain.
"Ya, itu Jonny, dia telah memperhatikan bola mati, Jonny Evans, dan Kaita," ucap Michael Carrick dikutip dari TNT Sports tentang gol ke gawang Tottenham.
"Jadi sangat bagus ketika semuanya berjalan lancar. Jelas, kita semua memiliki ide yang berbeda tetapi para pemain menjalankannya dengan baik."
"Bruno Fernandes, Kobbie Mainoo, dan Bryan Mbeumo mencetak gol, jadi kami sangat senang dengan itu," tegas Carrick.
Jonny Evans Layak Dapat Pujian

Carrick kembali menegaskan pentingnya kontribusi Evans dalam proses tersebut. Ia menyebut bahwa Jonny Evans memang bukan pelatih khusus bola mati, tetapi tetap memberikan perhatian besar pada aspek tersebut.
"Jonny telah melakukan banyak pekerjaan dengan para pemain dan mendapatkan hasil yang memuaskan, jadi kami sangat senang," kata Carrick.
"Kami memasuki setiap pertandingan dengan beberapa ide dan ketika Anda melihatnya berhasil sebaik itu, dan sepenting itu, itu adalah gol pertama dan sangat penting. Itu menunjukkan betapa pentingnya bola mati," kata pelatih 44 tahun.
Sumber: Manchester United
Klasemen Premier League 2025/2026
Baca Ini Juga:
- Melihat Bryan Mbeumo Sebagai 'Big Game Player' Manchester United
- Kembalinya Kai Havertz Sebagai Puzzle Penting Arsenal
- 5 Pelajaran Kemenangan 2-0 Man United vs Tottenham: Kartu Merah Romero hingga Sentuhan Jenius Carrick
- Wolves vs Chelsea: Sinyal Kebangkitan Cole Palmer jelang Piala Dunia 2026
- Arsenal vs Sunderland: Gyokeres Menggila, The Gunners Menjauh di Puncak
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Melihat Bryan Mbeumo Sebagai 'Big Game Player' Manchester United
Liga Inggris 8 Februari 2026, 09:46
-
Kembalinya Kai Havertz Sebagai Puzzle Penting Arsenal
Liga Inggris 8 Februari 2026, 09:30
-
Prediksi Persija vs Arema FC 8 Februari 2026
Bola Indonesia 8 Februari 2026, 07:57
-
Wolves vs Chelsea: Sinyal Kebangkitan Cole Palmer jelang Piala Dunia 2026
Liga Inggris 8 Februari 2026, 04:54
LATEST UPDATE
-
Erick Thohir Buka Peluang Indonesia Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal 2028
Tim Nasional 8 Februari 2026, 12:13
-
Israr Megantara Seperti Kylian Mbappe: Bikin Hattrick di Final, tapi Gagal Juara
Tim Nasional 8 Februari 2026, 12:04
-
Melihat Bryan Mbeumo Sebagai 'Big Game Player' Manchester United
Liga Inggris 8 Februari 2026, 09:46
-
Kembalinya Kai Havertz Sebagai Puzzle Penting Arsenal
Liga Inggris 8 Februari 2026, 09:30
-
Prediksi Persija vs Arema FC 8 Februari 2026
Bola Indonesia 8 Februari 2026, 07:57
-
Ketajaman Lewandowski, Konsistensi Rashford, Mentalitas Kolektif Barcelona
Liga Spanyol 8 Februari 2026, 07:00
-
Terungkap Alasan Menepinya Frenkie de Jong saat Barcelona Hantam Mallorca
Liga Spanyol 8 Februari 2026, 05:56
-
Kekalahan di Final Tak Menghapus Makna Perjalanan Luar Biasa Timnas Futsal Indonesia
Tim Nasional 8 Februari 2026, 05:08
-
Wolves vs Chelsea: Sinyal Kebangkitan Cole Palmer jelang Piala Dunia 2026
Liga Inggris 8 Februari 2026, 04:54
LATEST EDITORIAL
-
Gelimang Uang Tak Menjamin Bahagia, 4 Bintang Saudi Pro League Ini Katanya Tak Kerasan
Editorial 5 Februari 2026, 11:49
-
8 Kandidat Klub Baru Cristiano Ronaldo Jika Berpisah dengan Al Nassr, Balik ke MU?
Editorial 4 Februari 2026, 15:31
-
10 Pemain Bebas Transfer yang Masih Bisa Direkrut Klub-Klub Top Eropa
Editorial 4 Februari 2026, 14:57
-
Dari Jeremy Jacquet hingga Alisson: 7 Pemain yang Menolak Chelsea untuk Liverpool
Editorial 3 Februari 2026, 14:14
-
10 Transfer Termahal Januari 2026
Editorial 3 Februari 2026, 11:42





