Rasa Takut Sempat Selimuti Skuat City Saat Lawan MU
Dimas Ardi Prasetya | 12 November 2018 04:58
Bola.net - - Manajer Manchester City Josep Guardiola mengakui anak-anak asuhnya sempat dihantui rasa takut saat menjamu Manchester United akibat hasil pertemuan musim lalu.
Musim lalu derby Manchester di paruh kedua dihelat di Etihad. Saat itu City sempat unggul dua gol di babak pertama.
Gol-gol City dicetak oleh Vincent Kompany dan Ilkay Gundogan. Namun di babak kedua United sanggup membalas tiga gol sekaligus melalui brace Paul Pogba dan Chris Smalling.
Pertandingan pun berakhir dengan skor 3-2 bagi United. Hasil ini rupanya membuat trauma para penggawa City.
Tak Lupa Sejarah
Di pertemuan pada hari Minggu (11/11) kemarin, City memang akhirnya bisa menang 3-1. Namun Guardiola mengakui anak-anak asuhnya tak bisa melupakan sejarah lawan United, khususnya apa yang terjadi musim lalu di tempat yang sama.
"Para pemain ingin bermain bagus di depan fans kami. Kami tahu betapa pentingnya pertandingan melawan United," kata Guardiola kepada Sky Sports.
"Kami tidak bisa melupakan dalam sejarah kami, kami selalu berada di belakang United," sambungnya.
"Ini benar-benar dapat dimengerti [menjadi gugup], terutama dalam situasi itu dengan apa yang terjadi musim lalu, tetapi kami bereaksi dengan baik dan gol dari Sergio membantu kami bermain lebih baik," terangnya.
Rasa Takut
City hanya bisa mencetak satu gol di babak pertama. Barulah di babak kedua mereka bisa menambah dua gol lagi, meski United juga bisa membalas satu gol berkat penalti Anthony Martial.
Guardiola mengakui bahwa di babak pertama anak-anak asuhnya tak bisa main sesuai keinginannya karena mereka dilanda rasa takut. Hal itu yang membuat mereka tak bisa main ofensif dan akhirnya cuma bisa mencetak sebiji gol saja.
"Musim lalu ketika kami kemasukan gol pertama kami berada dalam sedikit kekacauan. Kali ini kami tidak memberi peluang lain," serunya.
"Pada babak pertama kami bermain dengan sedikit ketakutan. Kami tidak ingin kehilangan bola, tetapi kami tidak menyerang dengan cara terbaik. Tentu saja [United] bertahan begitu dalam, itu tidak mudah. Mereka bertahan dengan baik, mereka sangat agresif saat berduel man-to-man," tuturnya.
"Tapi kami membuat penampilan bagus dalam pertandingan besar melawan tim papan yang sangat top. Saya senang dengan hasilnya," tegas Guardiola.
Berita Video
Berita video vlog bola.com tentang aktivitas para pemain Timnas Indonesia dan pertandingan menghadapi Singapura.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
-
Tempat Menonton Bodo/Glimt vs Man City: Live SCTV dan Streaming di Vidio
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:00
LATEST UPDATE
-
Hasil Bodo/Glimt vs Man City: Haaland Mandul, The Citizens Babak Belur
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:34
-
Kairat vs Club Brugge: Brugge Gasak Tuan Rumah 4-1
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:03
-
Prediksi Newcastle vs PSV 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Marseille vs Liverpool 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Juventus vs Benfica 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Chelsea vs Pafos 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Link Live Streaming Liga Champions Inter vs Arsenal di Vidio, Rabu 21 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 02:13
-
Prediksi Susunan Pemain Inter vs Arsenal, Lautaro Martinez Jadi Tumpuan Nerrazurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 00:36
-
Prediksi Susunan Pemain Arsenal Lawan Inter: Bakal Ada Rotasi di Semua Lini
Liga Champions 21 Januari 2026, 00:22
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06








