Rela Berkorban Digeser jadi Bek di Liverpool, Fabinho Dapat Pujian Setinggi Langit
Ari Prayoga | 24 September 2020 13:13
Bola.net - Asisten pelatih Liverpool, Pep Lijnders melontrakan pujian setinggi langit bagi Fabinho yang rela posisinya digeser dari gelandang bertahan menjadi bek tengah.
Pengorbanan itu dilakukan Fabinho ketika Liverpool bertandang ke markas Chelsea akhir pekan kemarin. Keputusan ini terpaksa diambil karena dua bek The Reds, Joe Gomez dan Joel Matip tengah mengalami cedera.
Hasilnya, Fabinho tampil luar biasa di posisi bek dengan mematikan pergerakan Timo Werner. Pemain asal Brasil itu pun dianugerahi gelar man of the match alias pemain terbaik.
Pujian Pep Lijnders
Kemenangan dengan skor 2-0 didapat Liverpool di kandang Chelsea. Lijnders pun memuji Fabinho yang ia anggap mengorbankan dirinya dengan pergantian posisi.
"Itu menunjukkan karakter dia bahwa dia selalu siap membantu tim. Bermain di posisi bek tengah, dia mengorbankan dirinya," ujar Lijnders seperti dikutip Goal International.
"Jika Anda melihat perbedaan antara laga melawan Leeds dan Chelsea, pertandingan terakhir merupakan pujian yang luar biasa bagi lini terakhir kami," imbuhnya.
"Cara mereka bertahan dengan garis terakhir, sikap mereka dan keberanian untuk selalu mengontrol pergerakan dari Timo dan bagaimana kami menghentikan serangan balik," tukasnya.
Pemain Kesukaan Jurgen Klopp
Lebih lanjut, Lijnders mengungkapkan bahwa Fabinho merupakan salah satu pemain dengan karakteristik yang disukai sang bos, Jurgen Klopp.
"Saya selalu mengatakan bahwa menghindari gol membutuhkan 22 kaki dari dua sarung tangan. Bukan hanya Fabinho yang menghentikan serangan balik, karena seluruh tim harus bertahan, tetapi Fabinho adalah pilihan mudah untuk menjadi man of the match! Jurgen Klopp suka pemain yang bisa bermain di beberapa posisi berbeda," tutur Lijnders.
"Apakah kami ingin Joe Gomez dan Joel Matip kembali? Tentu saja! Namun, Fabinho juga bisa bermain super di sana, sepanjang kami bertahan dengan garis terakhir seperti yang kami lakukan di Chelsea. Jika sebaliknya, maka akan sulit baginya," tandas Lijnders.
Sumber: Goal International
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gagal Bersinar di Old Trafford, Ugarte Bakal Ditukar dengan Bintang Muda Sunderland
Liga Inggris 21 Januari 2026, 04:59
-
Prediksi Marseille vs Liverpool 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
LATEST UPDATE
-
Kalahkan Inter dan Kunci 16 Besar UCL: Arsenal Kirim Pesan Kuat!
Liga Champions 21 Januari 2026, 16:09
-
Siaran Langsung Liga Champions: Juventus vs Benfica, Kick Off Jam 03.00 WIB
Liga Champions 21 Januari 2026, 15:56
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06








