Review: Chelsea Melejit
Editor Bolanet | 3 April 2010 21:00
Di awal laga absennya striker andalan tuan rumah Wayne Rooney memaksa mereka memasang Dimitar Berbatov sebagai striker tunggal, sementara di kubu tamu Didier Drogba yang belum seratus persen fit hanya duduk di bangku cadangan.
menurunkan starting line up yang serupa seperti saat mereka berhasil meraih kemenangan besar 7-1 atas Aston Villa akhir pekan kemarin, kubu tamu malah langsung memegang inisiatif serangan, mereka hampir unggul cepat melalui yang menyambar bola liar dari aksi yang menusuk dari kiri.
Dominasi laga awal menjadi milik setelah mereka berulang-ulang membahayakan gawang tuan rumah dengan sejumlah peluang matang, salah satunya sundulan yang masih sedikit melebar menyambut umpan crossing yang dilepaskan Frank Lampard.
Kebuntuan akhirnya terpecah setelah di menit 19 Joe Cole membawa tim tamu unggul, di awali aksi pemain Prancis mereka Florent Malouda yang menusuk dari kiri melewati Rio Ferdinand dan Darren Fletcher.
Ia mengirim umpan ke tengah, di sana Joe Cole memotongnya dengan tendangan back heel (tumit) untuk membuat bola mengarah ke pojok gawang , mengecoh Edwin Van Der Sar.
Kemudian dua kejadian menarik menghiasi laju babak pertama, yang pertama mengklaim mereka layak mendapat penalti setelah Park Ji Sung nampak berbenturan dengan Yuri Zhirkov di kotak penalti, namun wasit tidak menganggapnya sebagai pelanggaran.
Kemudian selang beberapa saat giliran yang mengalami hal yang serupa, aksi dihadang Gary Neville dan terjatuh di kotak terlarang United wasit Mike Dean kembali mengambil keputusan yang sama, bukan sebuah pelanggaran.
Babak pertama pun ditutup dengan keunggulan tim tamu di skor 0-1, babak kedua dimulai dengan dominasi tuan rumah kali ini mereka mengambil alih penguasaan laga dan berulang-ulang mengancam gawang , sering kali menjadi aktor utama namun penyelesaiannya masih terus gagal.
Terhitung hingga menit ke 69 terus tertekan. Kepiawaian dan juga bek Paolo Ferreira yang berhasil menyelamatkan mereka, sadar terus dalam ancaman Ancelotti membuat perubahan ditarik masuk.
Tak lama kemudian Salomon Kalou juga dimasukkan, kemudian mengganti Park Ji Sung dengan pemain muda asal Italia, Federico Macheda. Hasilnya ternyata manjur Ivory Coast Connection membuat menggandakan keunggulan.
Kerja sama Salomon Kalou dengan Didier Drogba membuahkan hasil, sepakan penyerang Pantai Gading tersebut dari sisi kanan tidak bisa dihalau oleh Van Der Sar, The Blues memimpin 2-0 menit ke-79.
Kedudukan tersebut tidak bertahan lama selang 3 menit kemudian mampu memperkecil ketertinggalan, yang mengirim umpan silang ke kotak penalti di potong oleh namun bola malah memantul mengenai perut Macheda dan mendorong bola masuk ke gawang tim tamu 2-1 di menit ke-81.
Dan hasil tersebut menjadi penutup skor akhir laga Big Match ini, kini melejit memimpin kembali Liga Premier dengan poin 74 unggul 2 poin dari dengan poin 72, hal ini juga membuat The London Blues lebih favorit untuk meraih mahkota di akhir musim nanti namun dengan catatan jika mereka mampu mempertahankan keunggulan ini pastinya. (bola/lex)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Klasemen Pembalap WorldSBK 2026
Otomotif 13 Juni 2026, 21:17
-
Jadwal Live Streaming Babak Final Australia Open di Vidio, 14 Juni 2026
Bulu Tangkis 13 Juni 2026, 20:17
-
Hasil Lengkap Pertandingan Bulu Tangkis Australia Open 2026
Bulu Tangkis 13 Juni 2026, 20:05
-
Jadwal Lengkap Pertandingan Australia Open 2026, 9-14 Juni 2026
Bulu Tangkis 13 Juni 2026, 20:05
-
Klasemen Pembalap WorldSSP 2026
Otomotif 13 Juni 2026, 19:45
LATEST EDITORIAL
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28











