Review: Everton Rusak Debut Van Persie Untuk United
Editor Bolanet | 21 Agustus 2012 04:07
- Manchester United gagal menciptakan start gemilang di Premier League 2012/13. Melawat ke markas , pasukan Sir Alex Ferguson takluk oleh gol semata wayang Marouane Fellaini di babak kedua. Striker baru United Robin van Persie terpaksa mengalami laga debut yang kurang menyenangkan.
United sebenarnya menguasai permainan di Goodison Park, Selasa (21/8), tapi rapatnya barisan pertahanan Everton dan kepiawaian Fellaini membuat mereka gagal mengamankan poin perdana di laga pembuka.
Van Persie harus menunggu sampai babak kedua sebelum melakoni debut bersama tim barunya. Pasalnya, Ferguson memilih mencadangkannya di laga ini. Ferguson lebih memilih Welbeck dan Rooney untuk jadi starter. Di lini tengah, ada nama Shinji Kagawa. Di belakang, untuk mengatasi krisis pemain, Ferguson menempatkan Michael Carrick sebagai bek sementara.
Di kubu tuan rumah, rekrutan anyar Steven Naismith mengawali laga dari bangku cadangan, sedangkan Fellaini dimainkan di belakang striker Nikica Jelavic.
Tidak ada gol sepanjang babak pertama, tapi United mendominasi permainan dengan Kagawa sebagai salah satu aktor utamanya. Sejumlah pergerakan dan operan gelandang asal Jepang itu berulang kali merepotkan barisan pertahanan Everton.
Hingga jeda, United unggul mutlak dalam hal penguasaan bola, yakni 64% berbanding 36%, tapi Everton melepaskan lebih banyak tembakan ke arah gawang David De Gea. Kiper United itu melakukan setidaknya lima buah penyelamatan untuk menjaga gawangnya dari kebobolan.
Everton terlebih dahulu mengancam ketika tembakan Fellaini menerpa tiang. United lalu membalas, tapi tendangan bebas Rooney ke sudut kanan bawah masih bisa ditepis oleh Tim Howard, yang melakoni penampilan ke-184 secara beruntun di Premier League dalam laga ini.
Di penghujung babak pertama, tercatat setidaknya ada dua klaim penalti yang tidak dikabulkan oleh wasit, masing-masing satu untuk Everton maupun United.
Terjadi perubahan di babak kedua. Permainan mulai berjalan seimbang dan kebuntuan akhirnya pecah di menit ke-57. Everton sukses memimpin atas tamunya ketika Fellaini mengalahkan Carrick dalam duel udara dan menyundul masuk bola hasil tendangan sudut Darron Gibson.
Tertinggal satu gol, Ferguson lalu menarik Welbeck dan memasukkan striker 24 juta Poundsterlingnya, Van Persie. Manajer United itu juga mengganti Nani, yang tampil tidak maksimal di sayap, dengan Ashley Young.
Akan tetapi, masuknya dua pemain itu tidak memberikan perubahan berarti bagi kubu United. Kedisiplinan para pemain Everton serta kurangnya pasokan bola untuk Van Persie dan Rooney di lini depan membuat United gagal menjebol gawang Howard guna menyamakan kedudukan.
Hingga wasit meniupkan peluit panjang, skor 1-0 tidak berubah. Everton pun sukses mengamankan tiga angka, sedangkan United harus pulang dengan tangan hampa.
Susunan pemain Everton: Howard, Hibbert, Jagielka, Distin, Baines, Osman Coleman (80'), Neville, Gibson, Pienaar, Fellaini (gol 57') (Heitinga 92'), Jelavic (Naismith 90').
United sebenarnya menguasai permainan di Goodison Park, Selasa (21/8), tapi rapatnya barisan pertahanan Everton dan kepiawaian Fellaini membuat mereka gagal mengamankan poin perdana di laga pembuka.
Van Persie harus menunggu sampai babak kedua sebelum melakoni debut bersama tim barunya. Pasalnya, Ferguson memilih mencadangkannya di laga ini. Ferguson lebih memilih Welbeck dan Rooney untuk jadi starter. Di lini tengah, ada nama Shinji Kagawa. Di belakang, untuk mengatasi krisis pemain, Ferguson menempatkan Michael Carrick sebagai bek sementara.
Di kubu tuan rumah, rekrutan anyar Steven Naismith mengawali laga dari bangku cadangan, sedangkan Fellaini dimainkan di belakang striker Nikica Jelavic.
Tidak ada gol sepanjang babak pertama, tapi United mendominasi permainan dengan Kagawa sebagai salah satu aktor utamanya. Sejumlah pergerakan dan operan gelandang asal Jepang itu berulang kali merepotkan barisan pertahanan Everton.
Hingga jeda, United unggul mutlak dalam hal penguasaan bola, yakni 64% berbanding 36%, tapi Everton melepaskan lebih banyak tembakan ke arah gawang David De Gea. Kiper United itu melakukan setidaknya lima buah penyelamatan untuk menjaga gawangnya dari kebobolan.
Everton terlebih dahulu mengancam ketika tembakan Fellaini menerpa tiang. United lalu membalas, tapi tendangan bebas Rooney ke sudut kanan bawah masih bisa ditepis oleh Tim Howard, yang melakoni penampilan ke-184 secara beruntun di Premier League dalam laga ini.
Di penghujung babak pertama, tercatat setidaknya ada dua klaim penalti yang tidak dikabulkan oleh wasit, masing-masing satu untuk Everton maupun United.
Terjadi perubahan di babak kedua. Permainan mulai berjalan seimbang dan kebuntuan akhirnya pecah di menit ke-57. Everton sukses memimpin atas tamunya ketika Fellaini mengalahkan Carrick dalam duel udara dan menyundul masuk bola hasil tendangan sudut Darron Gibson.
Tertinggal satu gol, Ferguson lalu menarik Welbeck dan memasukkan striker 24 juta Poundsterlingnya, Van Persie. Manajer United itu juga mengganti Nani, yang tampil tidak maksimal di sayap, dengan Ashley Young.
Akan tetapi, masuknya dua pemain itu tidak memberikan perubahan berarti bagi kubu United. Kedisiplinan para pemain Everton serta kurangnya pasokan bola untuk Van Persie dan Rooney di lini depan membuat United gagal menjebol gawang Howard guna menyamakan kedudukan.
Hingga wasit meniupkan peluit panjang, skor 1-0 tidak berubah. Everton pun sukses mengamankan tiga angka, sedangkan United harus pulang dengan tangan hampa.
Susunan pemain Everton: Howard, Hibbert, Jagielka, Distin, Baines, Osman Coleman (80'), Neville, Gibson, Pienaar, Fellaini (gol 57') (Heitinga 92'), Jelavic (Naismith 90').
Mucha, Heitinga, Naismith, Gueye, Barkley, Coleman, Anichebe.
Susunan pemain United: De Gea, Valencia, Carrick, Vidic, Evra, Cleverley (Anderson 85'), Scholes (kuning 13'), Kagawa, Nani (kuning 3') (Young 78'), Welbeck (Van Persie 68'), Rooney.
Lindegaard, Rafael, Anderson, Berbatov, Young, Van Persie, Wootton.
Statistik Everton - United
Gol: 1 -0
Shots: 18 - 14
Shots on goal: 7 - 4
Penguasaan bola: 31% - 69%
Pelanggaran: 13 - 11
Corner: 6 - 8
Offside: 0 - 1
Kartu kuning: 0 - 2
Kartu merah: 0 - 0
Penyelamatan: 4 - 6. (bola/gia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Detail Kontrak Ruben Amorim di AC Milan: Gaji Turun Jauh dari di MU?
Liga Italia 15 Juni 2026, 19:05
-
Ruben Amorim ke Milan Bisa Bikin Man United Lebih Hemat, Kok Bisa?
Liga Inggris 15 Juni 2026, 13:44
-
AC Milan Selangkah Lebih Dekat Pekerjakan Mantan Pelatih MU Ini
Liga Italia 13 Juni 2026, 14:34
LATEST UPDATE
-
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Arab Saudi vs Uruguay
Piala Dunia 16 Juni 2026, 04:14
-
Hasil Belgia vs Mesir: Setan Merah Menolak Kalah
Piala Dunia 16 Juni 2026, 03:58
-
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Belgia vs Mesir
Piala Dunia 16 Juni 2026, 01:31
-
Man of the Match Spanyol vs Tanjung Verde: Vozinha
Piala Dunia 16 Juni 2026, 01:21
-
Hasil, Jadwal, Klasemen, dan Top Skor Piala Dunia 2026
Piala Dunia 16 Juni 2026, 01:07
-
Waduh, Juventus Bakal Ditinggal Sang Bek ke Inggris?
Liga Italia 15 Juni 2026, 23:59
-
Tunisia Pecat Sabri Lamouchi Hanya Setelah Satu Laga Piala Dunia 2026?
Piala Dunia 15 Juni 2026, 23:31
-
Setelah Cucurella, Bintang Chelsea Ini Juga Mau Pindah ke Real Madrid
Liga Spanyol 15 Juni 2026, 22:25
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28







