Review: Flamini Bunuh Diri, Arsenal Hanya Bisa Seri
Editor Bolanet | 26 Maret 2014 04:50
Arsenal sempat tertinggal melalui gol sundulan Wilfried Bony di awal-awal dimulainya laga. Namun, mereka berhasil membalikkan keadaan melalui Lukas Podolski dan Olivier Giroud. Swansea yang tak mau menyerah begitu saja akhirnya bisa membalas berkat aksi bunuh diri Mathieu Flamini.
Arsenal berusaha menguasai laga sejak wasit meniup peluit tanda dimulainya pertandingan. Di lain pihak, kubu sang tamu justru tampil sedikit pasif dan lebih banyak bertahan. Alhasil, dalam tempo lima menit, The Gunners langsung mengamcam gawang Michel Vorm melalui sepakan voli Oxlade Chamberlain. Namun, si kulit bundar masih bisa ditepis keluar oleh kiper asal Belanda tersebut.
Arsenal menguasai jalannya laga walau tak bermain dalam tempo cepat seperti biasanya. Namun, bukannya berhasil unggul, mereka justru kebobolan di menit ke-11 melalui aksi Wilfried Bony. Gol tersebut berawal dari pergerakan Neil Taylor di sisi kiri pertahanan tuan rumah yang tak terjaga sehingga bisa mengirimkan crossing matang yang disambut dengan sundulan Bony. 0-1 The Swans memimpin.
The Gunners tersentak dengan gol tersebut dan langsung bermain dalam tempo cepat. Pada menit ke-19, serangan mereka sempat mengancam gawang Vorm kembali. Hanya saja, bola sepakan Rosicky sedikit melebar. Begitu pula dengan heading Giroud di menit ke-28 hasil umpan Cazorla yang tak bisa mengubah papan skor.
Skuat asuhan Arsene Wenger ini masih kesulitan untuk membongkar pertahanan rapat yang digalang oleh Ashley Williams walau mereka banyak menguasai bola. Namun, akhirnya mereka mendapatkan satu kesempatan emas pada menit ke-43. Vorm dipaksa berjibaku untuk menghadang sepakan keras Cazorla yang mengarah ke sudut kiri bawah gawangnya.
Hingga berakhirnya babak pertama, tak ada gol lagi yang tercipta. The Gunners masih ketinggalan 0-1 dari The Swans.
Di babak kedua, Arsenal kembali menguasai jalannya laga. Lima menit laga berlangsung, mereka langsung mendapat peluang melalui Oxlade-Chamberlain. Namun, sepakannya bisa dibendung Vorm.
Selanjutnya, The Gunners terus mengurung pertahanan sang tamu. Dengan dipimpin oleh Rosicky, Arsenal berusaha membongkar pertahanan tuan rumah yang cukup solid.
Usaha sang tuan rumah akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-72. Podolski, yang masuk menggantikan Chamberlain, berhasil mengoyak gawang Vorm setelah bekerjasama apik dengan Gibbs. Dua menit kemudian, The Gunners kembali mencetak gol. Kali ini melalui sepakan kaki kiri Giroud yang mendapatkan umpan dari Podolski. Skor pun berubah 2-1.
Usai terciptanya gol tersebut, Swansea mulai berani tampil terbuka. Perlahan-lahan, mereka mencoba menekan pertahanan Arsenal. Setelah beberapa kali percobaan, usaha mereka membuahkan hasil. Penetrasi Leon Britton di area kotak penalti The Gunners di menit ke-90 membuat pertahanan tuan rumah sedikit kalang kabut. Alhasil, Flamini membuat gol bunuh diri setelah bola hasil sapuan Szczesny mengenai dirinya.
Wasit memberikan waktu tambahan sekitar lima menit. Akan tetapi, walau sudah berjuang keras, Arsenal tetap tak bisa mencari gol ketiga yang mereka butuhkan untuk menang. Hingga laga berakhir, skor tetap 2-2.
Dengan hasil seri ini, maka Arsenal tak beranjak dari posisi keempat klasemen walau poin mereka bertambah satu menjadi 63. Usaha mereka untuk mengejar pimpinan klasemen, Chelsea pun kini dipastikan kian berat. Sementara itu, The Swans masih berada di peringkat 15 dengan koleksi 30 poin, terpaut 5 angka dari zona degradasi.
Statistik Arsenal - Swansea City
Penguasaan bola: 61% - 39%
Shot (on goal): 13 (4) - 8 (2)
Corner: 7 - 0
Pelanggaran: 11 - 12
Offside: 0 - 3
Kartu kuning: 0 - 1
Kartu merah: 0- 0
Susunan Pemain:
Arsenal: Szczesny; Sagna, Mertesacker, Vermaelen, Gibbs; Arteta, Flamini; Oxlade-Chamberlain (Podolski), Rosicky (Kallstrom), Cazorla; Giroud (Sanogo).
Cadangan: Fabianski, Podolski, Sanogo, Jenkinson, Kallstrom, Bellerin, Gnabry.
Swansea City: Vorm; Rangel, Chico, Williams, Taylor (Davies); Britton, De Guzman; Michu (Dyer), Shelvey (Hernandez), Routledge; Bony.
Cadangan: Tremmel, Amat, Hernandez, Dyer, Canas, Alvaro, Davies. (bola/dim)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Marcus Rashford Dikritik, Michael Carrick Pasang Badan (Lagi)
Liga Inggris 21 September 2026, 12:15
-
Manchester City Menangkan Drama 8 Gol Lawan Sunderland, Perasaan Enzo Maresca Campur Aduk
Liga Inggris 21 September 2026, 10:00
-
Pujian Setinggi Langit Iraola untuk Alexander Isak, Sang Pahlawan Liverpool!
Liga Inggris 21 September 2026, 09:40
-
Reuni dengan Mantan, Andoni Iraola Lega Liverpool yang Menang!
Liga Inggris 21 September 2026, 09:19
LATEST UPDATE
-
Benjamin Sesko Cedera, Berapa Laga Man United yang Bisa Dilewatkan?
Liga Inggris 21 September 2026, 19:26
-
Jorge Martin Batal Operasi Usai MotoGP Austria, Ada Risiko Besar yang Ingin Dihindari
Voli 21 September 2026, 19:24
-
Luis de la Fuente Perpanjang Kontrak usai Antar Spanyol Sukses di Piala Dunia
Piala Eropa 21 September 2026, 18:56
-
Manchester United Imbang Lawan Fulham, Michael Carrick Samai Rekor Buruk 12 Tahun Lalu
Liga Inggris 21 September 2026, 18:51
-
Marc Marquez Sempat Ingin Mundur dari MotoGP Austria: Rem Depan Bermasalah, Beruntung Bisa Finis
Otomotif 21 September 2026, 18:23
-
Fulham Gagal Menang atas MU, Arbeloa: Wasit Tak Bakal Biarkan Mereka Kalah
Liga Inggris 21 September 2026, 18:16
-
Mengapa Man United Tak Dapat Penalti atas Handball Calvin Bassey?
Liga Inggris 21 September 2026, 17:41
-
Catatan Wasit Ortiz Arias Tentang 2 Kartu Merah di Derbi Madrid: Keributan Pecah di Lorong
Liga Spanyol 21 September 2026, 17:13
-
Cole Palmer Bakal Mundur dari Timnas Inggris, Thomas Tuchel Harus Cari Pengganti
Piala Eropa 21 September 2026, 17:06
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33

