Review: Manchester City Kembali Gagal Menaklukkan Sunderland
Editor Bolanet | 17 April 2014 03:33
Kedudukan 2-2 membuat peluang bertahan di Premier League musim depan masih terbuka, sementara bagi Man City, hasil ini membuat posisi mereka tak berubah di posisi ketiga dengan 71 poin, selisih 6 poin dari .
Langsung menekan sejak kick off, melalui tendangan di dalam kotak penalti, tak membuang peluang di menit kedua setelah mendapat sodoran dan memanfaatkan statisnya pertahanan Sunderland. Man City 1-0 Sunderland.
Empat menit kemudian The Black Cats berusaha memberikan respon cepat, serangan mereka terhenti oleh pelanggaran .
Tendangan bebas diambil Adam Johnson, bola masuk kotak penalti namun sundulan John O'Shea melebar di kiri gawang Joe Hart.
Pada menit 10 dua peluang beruntun datang dari tuan rumah, tendangan diblok , bola rebound diumpankan dengan sundulan kepala ke arah yang lebih bebas, namun skor tak berubah karena tendangan gelandang Brasil itu melambung.
Sekali lagi Sunderland mengancam lewat bola mati, tendangan penjuru dieksekusi Sebastian Larsson, bola kembali disundul John O'Shea namun belum juga menemui sasaran di menit 12.
Akselerasi Sergio Aguero membuatnya mendapat ruang tembak di luar kotak penalti, tendangannya off target.
Lagi-lagi Sunderland membuang kesempatan menyamakan kedudukan saat pertandingan memasuki menit 18.
Demichelis gagal memotong crossing Adam Johnson dari sayap kanan, Fabio Borini yang tak offside melepaskan tendangan yang hanya membuat bola melewati gawang Hart.
Menuju menit 30, Aguero mendapatkan tekel keras dari Wes Brown yang membuat striker Argentina itu terjatuh kesakitan meski akhirnya ia bisa melanjutkan pertandingan.
Wasit Martin Atkinson menghentikan pertandingan di menit 34 karena terjadi benturan antara bek kiri Sunderland Marcos Alonso dengan Pablo Zabaleta.
Tiga menit jelang bubar babak pertama Aguero terjatuh dalam kotak penalti, wasit Atkinson tak melihatnya sebagai sebuah pelanggaran.
Kemudian yang masuk dari kiri melepaskan tembakan off target.
Empat menit injury time, babak pertama pun usai dengan keunggulan City 1-0 atas Sunderland.
Mengawali babak kedua kombinasi Samir Nasri - Aguero menghasilkan peluang bagi , skor tak berubah setelah sundulan striker Spanyol itu masih di atas mistar.
Manchester City berusaha meredam potensi serangan Sunderland melalui penguasaan bola dan menurunkan tempo.
Sebuah aksi individu melewati satu pemain lawan di depan kotak penalti diakhiri dengan tendangan datar ke kiri bawah, lemah sehingga mudah ditangkap Mannone.
Setelah beberapa kali menusuk dari kanan, masuknya memberi dimensi baru pada serangan Sunderland.
Menit 73 Connor Wickham berhasil menceploskan bola berkat crossing terukur Giaccherini dari sisi kiri. Kedudukan menjadi sama kuat, 1-1.
Tiga menit berikutnya Jovetic kembali beraksi dengan tendangan dari luar kotak penalti, skor tak berubah.
gagal menyamakan skor di menit 80 setelah menerima sodoran Kolarov di sisi kiri.
City dikejutkan sebuah serangan balik di menit 83, lagi-lagi umpan berhasil dimanfaatkan meski mendapat pengawalan , tendangan silang Wickham membalikkan skor. Man City 1-2 Sunderland.
5 menit kemudian giliran Sunderland yang dikejutkan oleh blunder Vito Mannone.
Umpan tarik Jovetic di tiang kanan diteruskan yang masuk dari lini kedua, Nasri melepaskan tendangan, tangkapan Mannone tak sempurna, bola menggelinding perlahan dan melewati garis gawang. Menit 88 kembali skor berubah, 2-2.
Momen berikutnya Nasri melewatkan peluang meraih 3 poin, tendangan dalam kotak penalti masih melambung.
Peluit panjang dibunyikan, Manchester City masih tak mampu mengalahkan Sunderland.
Susunan pemain Manchester City: Hart, Zabaleta, Kompany, Demichelis, Kolarov, Milner, Garcia, Fernandinho (Rodwell 87'), Nasri, Aguero (Jovetic 56'), Negredo (Dzeko 68')
Susunan pemain : Mannone, Vergini, Alonso, Brown, O'Shea, Cattermole, Colback, Larsson (Giaccherini 68'), Johnson, Borini (Scocco 69'), Wickham
Statistik pertandingan Manchester City vs
Shots (on target): 16 (4) - 11 (3)
Tendangan sudut: 3 - 6
Pelanggaran 14 - 10
Kartu kuning: 1 - 2
Ball poss: 57 - 43 (bola/dct)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
9 Laga Tanpa Gol, Paceklik Mohamed Salah Warnai Kemenangan Tipis Liverpool
Liga Inggris 23 Februari 2026, 19:54
-
Dua Gol Viktor Gyokeres yang Menjawab Keraguan
Liga Inggris 23 Februari 2026, 19:24
-
Harry Maguire dan Taruhan Besar Manchester United di Era Baru
Liga Inggris 23 Februari 2026, 18:56
-
Prediksi Susunan Pemain Manchester United vs Everton: Mbeumo Starter, Sesko Disimpan?
Liga Inggris 23 Februari 2026, 18:30
-
Tak Banyak Bicara, Michael Carrick Bawa Ketenangan ke Manchester United
Liga Inggris 23 Februari 2026, 18:28
LATEST UPDATE
-
Mandul Sejak Pergantian Tahun, Apa yang Terjadi dengan Christian Pulisic?
Liga Italia 24 Februari 2026, 03:04
-
Link Nonton Live Streaming Everton vs Man United di Vidio, 24 Februari 2026
Liga Inggris 24 Februari 2026, 01:15
-
Tempat Menonton Everton vs Man Utd: Live Streaming Premier League di Vidio
Liga Inggris 23 Februari 2026, 22:15
-
Permainan Mental Guardiola Bisa Jadi Petaka untuk Arsenal!
Liga Inggris 23 Februari 2026, 21:58
-
Shayne Pattynama Siap Hadapi Laga Emosional Persija vs Malut United
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 21:19
-
Prediksi BRI Super League: Bhayangkara FC vs Semen Padang 24 Februari 2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 20:47
-
Prediksi BRI Super League: Malut United vs Persija 24 Februari 2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 20:42
-
Dua Sisi Koin di Balik Performa Gemilang Virgil van Dijk
Liga Inggris 23 Februari 2026, 20:26
-
Jadwal Lengkap BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 19:59
-
9 Laga Tanpa Gol, Paceklik Mohamed Salah Warnai Kemenangan Tipis Liverpool
Liga Inggris 23 Februari 2026, 19:54
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09





