Review: Panas, Chelsea Tumbangkan Arsenal
Editor Bolanet | 5 Oktober 2014 22:27
Laga berjalan panas dan Chelsea menunjukkan mereka lebih tajam dengan kemenangan 2-0. Dua gol Chelsea dicetak lewat penalti Eden Hazard pada babak pertama dan tendangan voli Diego Costa pada babak kedua.
Pertandingan dimulai dengan tempo cepat, tensi tinggi dan cenderung panas. Chelsea dengan direct passing khas Jose Mourinho terlihat berbahaya setiap kali menguasai bola. The Blues bisa mengalirkan bola ke depan dengan sangat cepat.
Sementara itu, Arsenal nampak lebih sabar dalam membangun serangan. The Gunners lebih banyak mengandalkan umpan-umpan pendek untuk perlahan-lahan membawa bola ke depan.
Chelsea dipaksa melakukan pergantian awal karena Thibaut Courtois mengalami cedera akibat berbenturan dengan Alexis Sanchez. Petr Cech yang selama ini hanya menjadi cadangan akhirnya mendapat kesempatan untuk tampil.
Panasnya atmosfer pertandingan menjalar ke pinggir lapangan. Arsene Wenger dan Jose Mourinho terlibat perselisihan di luar technical area masing-masing dan bahkan sempat saling dorong. Wasit Martin Atkinson memberikan peringatan kepada kedua pelatih agar bisa bersikap lebih baik.
Kembali ke lapangan, Chelsea mampu memecah kebuntuan pada menit ke-27. Pergerakan individu Eden Hazard bisa melewati beberapa pemain Arsenal sebelum kemudian ia dijegal oleh Laurent Koscielny. Wasit menunjuk titik putih sekaligus memberikan kartu kuning kepada Koscielny.
Hazard mengambil sendiri penalti itu dan sukses mengecoh Szczesny dengan tendangan menyusur tanah. Chelsea unggul.
Pertandingan masih berjalan cukup berimbang dengan kedua tim bisa menunjukkan karakter permainan masing-masing. Arsenal lebih unggul dalam penguasaan bola, tetapi Chelsea sangat efektif ketika menguasai bola. Hingga babak pertama, gol Hazard masih menjadi pemisah kedua tim.
Pertandingan masih berjalan panas pada babak kedua. Arsenal masih lebih unggul dalam hal ball possession sementara Chelsea lebih banyak mengancam lewat serangan balik kilat.
Secara umum, Chelsea terlihat lebih tajam dalam setiap serangan mereka. Pertahanan kokoh Chelsea juga membuat Arsenal nyaris tak bisa menembus masuk ke kotak penalti dengan membawa bola.
Chelsea akhirnya mampu menambah keunggulan mereka pada menit ke-78. Cesc Fabregas menunjukkan visi brilian dengan mengirim umpan lambung kepada Diego Costa yang sendirian di depan. Meski dikawal dua pemain, Costa mampu menguasai bola dan kemudian melepas tendangan voli yang gagal dijangkau oleh Szczesny.
Unggul dua gol, Chelsea bermain semakin nyaman. Sementara itu, Arsenal juga belum terlihat putus asa. The Gunners terus berusaha menyerang gawang Cech meski semua tembakan mereka bisa dihalau lini pertahanan Chelsea.
Hingga laga berakhir, skor 2-0 untuk Chelsea tetap bertahan. Hasil ini membuat Chelsea semakin kokoh di puncak klasemen sementara Premier League dengan 19 poin dari tujuh laga. Arsenal turun ke posisi tujuh klasemen sementara dengan koleksi 10 poin dari tujuh pertandingan.
Statistik Chelsea - Arsenal
Penguasaan bola: 46% - 54%
Shot (on goal): 5 (3) - 10 (0)
Corner: 2 - 2
Pelanggaran: 14 - 10
Kartu kuning: 4 - 3
Kartu merah: 0 - 0
Susunan pemain Chelsea: Courtois (Cech, 24'); Ivanovic, Cahill, Terry, Azpilicueta; Matic, Fabregas; Schurrle (Mikel, 69'), Oscar (Willian, 87'), Hazard; Costa.
Susunan pemain Arsenal: Szczesny; Chambers, Mertesacker, Koscielny, Gibbs; Wilshere (Rosicky, 83'), Flamini; Cazorla (Chamberlain, 69'), Ozil, Sanchez (Podolski, 79'); Welbeck. (bola/hsw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Arsenal Kalahkan Inter Milan di San Siro, Mikel Merino: Mantap betul!
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:16
-
Siapa Mampu Hentikan Arsenal di Liga Champions Musim Ini?
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:10
-
Usai Hancurkan Inter Milan, Arsenal Langsung Kirim Teror ke Manchester United
Liga Inggris 21 Januari 2026, 09:15
-
Arsenal yang Bernyali Besar di Markas Inter Milan
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:09
LATEST UPDATE
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
-
Chelsea vs Pafos FC: Estevao Willian Mengejar Rekor Mbappe, Reuni David Luiz
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:21
-
Man City Terpuruk di Bodo/Glimt, Guardiola Akui Segala Hal Berjalan Melawan Timnya
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:48
-
Setelah 12 Tahun, Ter Stegen Diam-Diam Tinggalkan Barcelona
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 12:17
-
Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:17
-
Panduan Membeli Tiket KLBB Festival 2026, Jangan Sampai Nyesel Nggak Nonton Raisa!
Lain Lain 21 Januari 2026, 11:58
-
Kode Keras Arne Slot: Mohamed Salah Siap Starter Lawan Marseille?!
Liga Champions 21 Januari 2026, 11:44
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06


