Review: Penalti Kilat Depak The Reds
Editor Bolanet | 9 Januari 2011 22:30
Liverpool menyongsong laga ini di bawah kepemimpinan manajer baru, Kenny Dalglish yang menggantikan Roy Hodgson. Pergantian itu tampak membawa angin segar di kubu The Reds, namun mereka harus kecolongan di menit awal oleh penalti yang sedikit kontroversial.
Dimitar Berbatov yang menerobos ke kotak penalti nampak terjatuh karena dihadang Daniel Agger - meski dalam tayang ulang terlihat sedikit sekali kontak antara keduanya, namun wasit Howard Webb tak ragu menunjuk titik putih.
Tendangan Ryan Giggs yang maju menjadi algojo sejatinya bisa ditebak oleh Pepe Reina, namun power bola yang demikian keras membuat kiper Liverpool itu terlambat menjangkau bola yang menusuk ke sudut kiri gawangnya.
Tak mau menyerah, Liverpool merespon gol itu dengan balik menyerang, dan mereka mampu mendominasi permainan serta sesekali membahayakan pertahanan United.
Tetapi upaya mereka justru terganjal oleh kartu merah yang diterima Steven Gerrard di menit 32, setelah wasit menganggap kapten Liverpool itu melakukan pelanggaran keras pada Michael Carrick. Situasi tersebut pun mengubah arah pertandingan.
Meski demikian, satu peluang terbaik masih didapatkan Liverpool di menit 41, kala Maxi Rodriguez melepas tendangan keras dari depan kotak penalti, namun bola maih bisa ditepis kiper United, Tomasz Kuszczak.
Unggul jumlah pemain, United kembali mendominasi serangan di babak kedua. Upaya mereka Javier Hernandez di awal paruh kedua, menerima umpan silang Darren Fletcher masih menyamping dari gawang .
The Reds yang pantang menyerah mencatat peluang lewat upaya Ryan Babel dan tendangan bebas Fabio Aurelio yang bisa digagalkan penampilan cemerlang .
United kembali mengendalikan permainan dan melancarkan serangan bertubi ke jantung pertahanan Liverpool, namun peluang emas mereka lewat aksi Patrice Evra masih bisa dihentikan .
Dominasi serangan United berlanjut sepanjang sisa waktu babak kedua, namun hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya babak kedua, tak ada lagi gol yang tercipta dan Liverpool pun harus mengubur impian mereka meraih trofi Piala FA musim ini. (bola/row)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Prancis Vs Irak 23 Juni 2026
Piala Dunia 22 Juni 2026, 23:30
-
Thomas Partey Bisa Main Melawan Inggris
Piala Dunia 22 Juni 2026, 23:06
-
Tempat Menonton Argentina vs Austria di Piala Dunia 2026, 23 Juni 2026
Piala Dunia 22 Juni 2026, 23:00
-
AI Tempatkan Norwegia sebagai Kuda Hitam Utama di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 22 Juni 2026, 22:42
-
Piala Dunia 2026: Keluhan Pelatih soal Fotografer Berlanjut
Piala Dunia 22 Juni 2026, 22:35
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Argentina vs Austria 23 Juni 2026
Piala Dunia 22 Juni 2026, 22:30
-
Piala Dunia 2026: Mengapa VAR Terasa Lebih Baik Dibanding Premier League?
Piala Dunia 22 Juni 2026, 22:14
-
Manchester United Fix Beli Bek Kiri Baru, Ini Target Utamanya
Liga Inggris 22 Juni 2026, 22:13
-
Ghana dan Peluang Meredam Inggris
Piala Dunia 22 Juni 2026, 22:03
-
Kabar Baik MU! Klub Inggris Ini Siap Tebus Marcus Rashford
Liga Inggris 22 Juni 2026, 21:01
-
Julian Alvarez Sulit, Barcelona Kejar Striker Manchester United Ini
Liga Spanyol 22 Juni 2026, 20:47
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28





