Review: Van Persie Gagalkan Kemenangan Chelsea
Editor Bolanet | 27 Oktober 2014 01:01
Kedua tim saling serang sejak menit awal. Namun Chelsea bisa mencetak gol telebih dahulu melalui tandukan klasik Didier Drogba. Man United baru bisa membalas melalui sepakan Robin Van Persie setelah The Blues kehilangan Branislav Ivanonic yang dikartu merah wasit.
Kedua tim langsung berusaha saling menancapkan taringnya ke jantung pertahanan lawan masing-masing sejak wasit memulai babak pertama.
Namun Chelsea berhasil menekan terlebih dahulu dan Oscar mendapat kesempatan untuk menendang bola dari jarak sekitar 16 meter di menit ke-3. Namun, bola masih bisa diblok salah satu defender Setan Merah.
Satu menit kemudian giliran United yang menyerbu masuk kotak penalti The Blues. Van Persie dan Fellaini mencoba membobol gawang Thibaut Courtois dengan sepakannya, namun masih tak membuahkan hasil. Begitu pula dengan tembakan kaki kiri Di Maria yang masih melambung.
Kedua tim terus saling serang, namun Chelsea sedikit lebih unggul dalam penguasaan bola.
Di menit ke-23, United kembali mengancam. Melalui serangan balik, Van Persie akhirnya bisa saling berhadapan dengan Courtois saja di dalam kotak penalti. Namun, sepakannya masih bisa dibendung kiper jangkung tersebut. RvP kembali mengancam tak sampai semenit kemudian. Mendapat umpan crossing dari sisi sayap kanan, pemain asal Belanda itu menanduknya dengan membelakangan gawang. Namun, bola masih bisa diamankan kembali oleh Courtois.
Peluang emas baru kembali tercipta pada menit ke-40. Kali ini giliran Chelsea yang mengancam gawang United. Long ball dari lini belakang The Blues berhasil dikejar oleh Oscar. Pemain asal Brasil tersebut masuk ke dalam kotak penalti sebelum akhirnya mengirim umpan tarik pada Drogba. Namun, sepakan pemain Pantai Gading itu masih bisa diblok dengan gemilang oleh David De Gea.
Tiga menit berselang, Setan Merah langsung membalas. Serangan Januzaj berbuah tendangan bebas di sisi kanan pertahanan The Blues. Free kick tersebut kemudian diarahkan ke Juan Mata yang tak terkawal di dalam kotak penalti. Namun, sepakan pemain Spanyol tersebut masih menyamping dari gawang Courtois.
Laga babak pertama pun berakhir tanpa ada satu gol pun yang tercipta.
Tempo berjalan sedang di babak kedua ini. Chelsea mampu memberikan tekanan lebih dahulu ke pertahanan United, namun tak bisa membuah peluang matang.
Di menit ke-51, giliran United yang menyerbu pertahanan Chelsea. Fellaini pun mendapat peluang melepas sepakan dari luar kotak penalti. Namun sepakannya melenceng ke sisi kiri gawang Courtois.
Satu menit berselang, serbuan Chelsea menusuk tajam ke jantung pertahanan Setan Merah. Hazard lolos dari kejaran bek United dan tinggal berhadapan dengan De Gea. Namun kiper asal Spanyol itu dengan sigap mampu menghalau si kulit bundar dan menghasilkan sepak pojok.
Namun, sepak pojok itu justru membawa petaka bagi United. Sepakan Fabregas berhasil disambut tandukan Drogba dari sudut yang sedikit sulit. Bola langsung meluncur deras ke dalam gawang walau Van Persie berusaha untuk menghalangi laju bola tersebut. 0-1 Chelsea memimpin di menit ke-53.
United mencoba membalas gol tersebut. Namun lini depan mereka masih tak bisa menembus ketatnya pertahanan Chelsea yang digalang Branislav Ivanonic. Bahkan, bek asal Serbia itu justru bisa mengancam gawang Setan Merah pada menit ke-69.
Kerjasamanya dengan Fabregas dan Willian di sisi kiri pertahanan United bisa membuat Ivanovic menerobos pertahanan Chris Smalling cs. Ia lantas melepaskan sepakan keras dari sudut sempit dari jarak 4 meter. Namun, bola tak tepat sasaran.
Di menit 79, United kembali mendapat kesempatan mencetak gol. Kali ini Van Persie berhasil lolos dari jebakan offside The Blues. Menusuk dari sisi kanan, ia melepas sepakan keras mendatar dengan kaki kirinya. Namun, Courtois dengan sigap masih bisa menghadang laju bola dengan kakinya.
United kian mengintensifkan serangannya ke area pertahanan Chelsea. Namun benteng Ivanovic dan Terry masih terlalu tangguh untuk ditembus. Namun, setelah nama pertama diusir wasit di menit ke-93, barulah Setan Merah bisa membobol gawang Courtois satu menit kemudian.
Ivanonic dianggap melanggar Angel Di Maria di sisi kanan pertahanan Chelsea. Pelanggaran itu berbuah kartu kuning kedua baginya. Dari situlah, tendangan bebas United berbuah gol. Di Maria mengumpan ke tengah kotak penalti dan bola disambut tandukan Fellaini. Bola diblok oleh Courtois. Namun, Bola rebound mengarah ke Van Persie. Tanpa ragu, ia melepas sepakan keras dengan kaki kirinya dan gol! Bola meluncur deras ke dalam gawang tanpa bisa dibendung sama sekali.
Pertandingan pun berakhir dengan skor imbang 1-1. Kemenangan yang sudah ada di depan Chelsea dibuyarkan oleh Van Persie. Walau demikian, hasil tersebut tetap tak menggoyahkan posisi The Blues di puncak klasemen. Mereka tetap berkuasa dengan koleksi 23 poin. Sementara itu, Setan Merah tetap berada di posisi 8 dengan koleksi 13 poin.
Susunan Pemain:
Manchester United (4-2-3-1): De Gea; Rafael, Smalling, Rojo, Shaw; Blind, Fellaini; Januzaj, Mata (Wilson), Di Maria; Van Persie.
Chelsea (4-2-3-1): Courtois; Ivanovic, Cahill, Terry, Filipe; Matic, Fabregas; Willian (Zouma), Oscar (Mikel), Hazard (Schurrle); Drogba.
Statistik Pertandingan Manchester United - Chelsea:
Penguasaan bola: 51% - 49%
Shots (on goal): 19 (7) - 9 (4)
Corner: 4 - 7
Pelanggaran: 13 - 14
Offside: 0 - 2
Kartu kuning: 3 - 7
Kartu merah: 0 - 1. (bola/dim)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
-
Hasil Villarreal vs Ajax: Kapal Selam Kuning Karam Lebih Dini
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:27
-
Sporting CP vs PSG: Les Parisiens Jatuh di Lisbon
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:19
-
Hasil Olympiakos vs Leverkusen: Wakil Yunani Buka Peluang Lolos ke Play-off
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:17
LATEST UPDATE
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
-
Chelsea vs Pafos FC: Estevao Willian Mengejar Rekor Mbappe, Reuni David Luiz
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:21
-
Man City Terpuruk di Bodo/Glimt, Guardiola Akui Segala Hal Berjalan Melawan Timnya
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:48
-
Setelah 12 Tahun, Ter Stegen Diam-Diam Tinggalkan Barcelona
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 12:17
-
Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:17
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06




