Ruben Amorim Balas Kritik Wayne Rooney Usai Kekalahan Man United: Saya Tidak Naif!
Richard Andreas | 3 Maret 2025 11:45
Bola.net - Manajer Manchester United, Ruben Amorim, membalas kritik legenda klub Wayne Rooney usai kekalahan timnya dari Fulham di Piala FA. Pada Minggu malam, MU tersingkir dari kompetisi tersebut setelah kalah dalam adu penalti di Old Trafford.
Amorim menegaskan bahwa tujuannya tetap memenangkan Premier League bersama MU, meski mengakui bahwa timnya sedang dalam kondisi buruk saat ini. Pernyataan ini menuai kritik pedas dari Rooney, yang menyebut ambisi Amorim sebagai "naif".
Namun, Amorim tidak tinggal diam. Dia membalas komentar Rooney dengan tegas dan bahkan menyindir pilihan karier sang legenda setelah pensiun sebagai pemain.
Ambisi Amorim dan Kritik Rooney
Setelah kekalahan dari Fulham, Amorim menegaskan bahwa tujuan jangka panjangnya adalah memenangkan Premier League. Namun, Rooney menilai pernyataan itu naif, mengingat MU saat ini berada di peringkat 14 klasemen sementara.
Ketika ditanyakan tentang komentar Rooney, Amorim dengan tegas membela visinya. "Itu adalah tujuan. Bakal naif jika berpikir kita bisa melakukannya musim ini atau menjadi penantang terbaik musim depan," ujarnya.
Amorim juga menyindir Rooney dengan menyebut bahwa menjadi komentator itu mudah. "Saya tahu, saat ini semua orang merasa tahu segalanya. Saya juga pernah menjadi komentator setelah pensiun, jadi saya tahu betapa mudahnya," tambahnya.
Perjalanan Karier Rooney sebagai Manajer

Rooney sendiri telah mencoba mengikuti jejak mantan pemain yang sukses menjadi manajer top, tetapi perjalanannya tidak mulus. Dia sempat melatih Derby County, DC United, Birmingham City, dan terakhir Plymouth Argyle, namun belum menunjukkan hasil yang memuaskan.
Amorim menegaskan bahwa tujuannya adalah memenangkan Premier League, meski mungkin tidak terjadi di bawah kepemimpinannya. "Tujuan kami sebagai klub adalah memenangkan Premier League, seperti yang pernah kami lakukan di masa lalu dengan semua kejayaan dan legenda klub ini," katanya.
Dia juga menekankan bahwa dirinya tidak naif. "Saya tidak naif, itulah mengapa saya di sini melatih Manchester United di usia 40 tahun," tegas Amorim.
Tantangan ke Depan untuk MU dan Amorim
MU saat ini memang sedang dalam masa sulit, baik di Premier League maupun kompetisi lainnya. Namun, Amorim tetap optimis dan berkomitmen untuk membawa tim kembali ke jalur kemenangan.
Dia menyadari bahwa jalan menuju kesuksesan tidak mudah, tetapi itu tidak mengubah visinya. "Kami ingin menjadi lebih baik, dan kami tahu bahwa kami sedang dalam momen sulit. Tapi itu tidak mengubah tujuan kami," pungkasnya.
Dengan semangat dan tekad yang kuat, Amorim berharap bisa membawa MU kembali meraih kejayaan, meski harus menghadapi kritik dan tantangan di sepanjang jalan.
Klasemen Liga Inggris 2024/2025
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Para Penyerang Chelsea Tumpul, Harapan ke Liga Champions Kian Semu
Liga Inggris 22 April 2026, 17:36
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Persik 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:30
-
Prediksi BRI Super League: Persita vs Bali United 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:20
-
Prediksi BRI Super League: Malut United vs Persebaya 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:08
-
Presiden Real Madrid Pasang Badan untuk Vinicius Junior di Tengah Kritik
Liga Spanyol 22 April 2026, 18:45
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
















