Ruben Amorim Terlalu Sombong untuk Berubah, Makanya MU Memble!
Afdholud Dzikry | 28 Januari 2026 07:29
Bola.net - Legenda Inggris, Alan Shearer, secara terbuka mengecam mantan manajer Manchester United, Ruben Amorim. Ia menilai pelatih asal Portugal itu memiliki sikap arogan selama bertugas di Old Trafford.
Kritik pedas ini muncul setelah Michael Carrick sukses membawa Setan Merah bangkit secara instan. Carrick memenangkan dua laga krusial sebagai pelatih interim.
Man United sukses melibas Manchester City 2-0 dan menang dramatis 3-2 atas Arsenal. Hasil positif ini membuat posisi MU kembali merangsek ke empat besar.
Shearer menyoroti perbedaan taktik yang mencolok antara Carrick dan Amorim. Ia heran mengapa Amorim begitu kaku mempertahankan sistemnya yang jelas-jelas gagal.
Keras Kepala dengan Formasi 3-4-3
Salah satu kunci sukses Carrick adalah keberaniannya mengubah formasi menjadi 4-2-3-1. Hal ini berbanding terbalik dengan Amorim yang memaksakan skema 3-4-3.
Amorim menolak beradaptasi meski hasil pertandingan sangat mengecewakan. Shearer merasa tak habis pikir dengan keputusan fatal tersebut.
"Apa yang sedang dipikirkan Ruben Amorim saat melihat dua penampilan itu? Jujur saja, saya tidak tahu apa yang ada di kepalanya," ujar Shearer dalam The Rest Is Football.
Shearer menilai keengganan Amorim untuk mengubah taktik adalah bentuk kesombongan. Padahal, perubahan strategi sangat dibutuhkan saat itu.
"Sungguh gila (tidak mengubah formasinya). Sebuah arogansi untuk berkata, 'Tidak, saya tidak akan melakukan cara lain. Ini jalan saya atau tidak sama sekali,'" tambah Shearer.
Eks striker Newcastle itu menyebut Amorim terlalu berjudi dengan idealismenya sendiri. Hasilnya, ia harus angkat kaki lebih cepat dari Old Trafford.
"Dia mempertaruhkan segalanya di sana, dan jika gagal, tamatlah dia. Dan itu benar-benar gagal," tegasnya.
Mitos Kobbie Mainoo Terpecahkan
Senada dengan Shearer, Gary Neville juga memberikan pandangan taktis yang menarik. Ia menyoroti bagaimana Amorim membuat narasi yang salah soal lini tengah MU.
Selama ini, publik dikondisikan bahwa Kobbie Mainoo tidak bisa bermain bersama Bruno Fernandes. Namun, Carrick membuktikan bahwa anggapan itu blunder besar.
"Ide ini, kita seperti dikondisikan untuk berpikir bahwa dia (Mainoo) tidak bisa bermain dengan Bruno Fernandes di tim... dia atau Fernandes. Itu salah besar. Itu salah," kata Neville di Sky Sports.
Neville melihat chemistry yang apik di lini tengah MU saat melawan Arsenal. Kombinasi Mainoo dan pemain senior berjalan mulus.
"Saya pikir Kobbie Mainoo menunjukkan bahwa dia bisa bermain berdua di lini tengah, bahkan dengan Casemiro yang sudah mulai berumur, tapi dia pun terlihat berbeda dalam beberapa laga terakhir," lanjutnya.
Kebangkitan Instan Setan Merah
Perubahan taktik Carrick terbukti membawa dampak instan yang positif. Atmosfer di ruang ganti United berubah drastis hanya dalam hitungan hari.
Permainan cair antar lini kembali terlihat di lapangan. Neville pun tak bisa menyembunyikan rasa puasnya melihat performa mantan timnya.
"Mereka saling mengoper bola dengan manis. Saya benar-benar senang dengan penampilan mereka," pungkas Neville.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Manchester City Tersandung di Kandang West Ham, Harapan Juara Makin Menipis
Liga Inggris 15 Maret 2026, 08:15
-
Jadwal Premier League di SCTV Hari Ini, Minggu 15 Maret 2026
Liga Inggris 15 Maret 2026, 07:58
LATEST UPDATE
-
Habis-habisan! Arne Slot Desak Liverpool Maksimalkan Sisa Musim
Liga Inggris 15 Maret 2026, 14:24
-
Cita-Cita Marc Marquez, Ingin Pensiun dari MotoGP Bebas Cedera
Otomotif 15 Maret 2026, 14:24
-
Jadwal Live Streaming Formula 1 GP China 2026 di Vidio, 13-15 Maret 2026
Otomotif 15 Maret 2026, 13:01
-
Hasil Lengkap Pertandingan Pebulu Tangkis Indonesia di Swiss Open 2026
Bulu Tangkis 15 Maret 2026, 11:27
-
Jadwal Lengkap Pertandingan Swiss Open 2026, 10-15 Maret 2026
Bulu Tangkis 15 Maret 2026, 11:27
LATEST EDITORIAL
-
5 Wonderkid Italia yang Bisa Selamatkan Azzurri dari Kutukan Piala Dunia
Editorial 14 Maret 2026, 06:06
-
Starting XI Gabungan PSG dan Chelsea Sepanjang Masa, Siapa Saja Masuk?
Editorial 11 Maret 2026, 21:05
-
3 Pelatih yang Pernah Menangani PSG dan Chelsea, Ada yang Juara Liga Champions
Editorial 11 Maret 2026, 20:54









