Saat Man City Unggul 3-0, Saat Itulah Arsenal Sudah Tahu Bakal Kalah
Richard Andreas | 16 Desember 2019 07:00
Bola.net - Freddie Ljungberg mengakui Arsenal tidak punya banyak harapan ketika tertinggal 0-3 dari Manchester City di babak pertama. Pada akhirnya skor itu tidak berubah, Arsenal kalah telak di kandang, tidak ada comeback dramatis yang diharapkan fans.
Minggu (15/12/2019), Arsenal menjamu Man City di Emirates Stadium pada laga lanjutan Premier League. Sejak awal Arsenal diprediksi bakal kalah, tapi tetap mengejutkan mereka tertinggal begitu cepat.
Betapa tidak, Arsenal sudah tertinggal ketika Kevin De Bruyne mencetak gol impresif di menit ke-2, lalu Raheem Sterling menggandakannya di menit ke-15. Dua gol ini jelas jadi pukulan telak, pemain Arsenal sudah merasa kalah ketika babak pertama baru berjalan sepertiga.
Apa kata Ljungberg tentang kekalahan ini? Scroll ke bawah ya, Bolaneters!
Memang Sulit
Ljungberg tidak membantah, bahkan tidak mencoba berdalih. Dia mengakui pertandingan itu sudah berakhir di 15 menit pertama, apalagi ketika tertinggal 0-3.
Biar begitu, dia mengapresiasi perjuangan para pemain di babak kedua. Meski mustahil mewujudkan comeback, mereka bisa mencegah Man City mencetak lebih banyak gol.
"Saya harus mengakui bahwa ketika Anda tertinggal 0-3 dari tim seperti Man City, yang bisa bermain begitu baik dengan penguasaan bola, itu sulit. Saya berkata di jeda paruh waktu bahwa saya tahu itu [comeback] sulit, khususnya lawan Man City," ujar Ljungberg di Arsenal.com.
"Para pemain harus mencoba memberikan yang terbaik di babak kedua, mereka mungkin tidak bisa bereaksi dan saya tahu bakal sulit membalikkan keadaan jadi 4-3."
"Namun, tidak boleh ada kesempatan lawan mencetak gol lainnya. Setidaknya kami harus mencoba berkembang sedikit," imbuhnya.
Kalah Kualitas
Lebih lanjut, Ljungberg tahu pada dasarnya Arsenal memang kalah kualitas dari Man City. Mereka sudah mencoba, sudah menciptakan peluang, hanya tidak cukup bagus untuk menjebol gawang Ederson.
"Laga ini sulit bagi para pemain, sebab Man City bisa menguasai bola dengan baik. Kami memahami perubahan taktik untuk sedikit membuka pertahanan mereka, tapi kami tidak cukup bagus," lanjut Ljungberg.
"Kami mendapatkan sejumlah peluang minim yang mungkin bisa mengubah sesuatu. Namun, ketika mereka mendapatkan kesempatan, De Bruyne sekali lagi menjebol gawang kami," tutupnya.
Sumber: Arsenal
Baca ini juga ya!
- Man of the Match Arsenal vs Manchester City: Kevin De Bruyne
- Hasil Pertandingan Arsenal vs Manchester City: Skor 0-3
- Karena Ozil, China Tak Tayangkan Laga Arsenal vs Manchester City
- Unai Emery Dipecat karena Bahasa Inggris-nya Buruk? Ini Pendapat Pep Guardiola
- Arsenal Sudah Tidak Seksi di Mata Pelatih Top Dunia
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man of the Match Newcastle vs Man City: Omar Marmoush
Liga Inggris 8 Maret 2026, 10:08
-
Mau Sandro Tonali, MU Siap-siap Kere Mendadak!
Liga Inggris 8 Maret 2026, 06:20
LATEST UPDATE
-
Milan Punya 'Semangat Sergio Ramos' Saat Tumbangkan Inter di Derby
Liga Italia 9 Maret 2026, 09:31
-
Inter Kalah dari Milan: Memang Sulit, tapi Tenang Masih Unggul 7 Poin!
Liga Italia 9 Maret 2026, 09:00
-
Man of the Match laga Milan vs Inter: Pervis Estupinan
Liga Italia 9 Maret 2026, 05:05
-
Hasil Milan vs Inter: Derby della Madonnina Milik Rossoneri
Liga Italia 9 Maret 2026, 04:51
-
Daniele De Rossi Lukai AS Roma: Genoa Menang 2-1 dan Guncang Il Lupi
Liga Italia 9 Maret 2026, 03:06
-
Persib vs Persik: Maung Bandung Hanya Ingin Menang
Bola Indonesia 9 Maret 2026, 01:00















