Sama-Sama Tak Stabil, Apa Perbedaan Antara Chelsea dengan Manchester United?
Richard Andreas | 2 September 2019 14:30
Bola.net - Chelsea dan Manchester United merupakan dua tim kuat di antara The Big Six yang masih angin-anginan setelah empat pekan Premier League 2019/20 berlangsung. Keduanya berada dalam kondisi serupa
MU dan Chelsea sama-sama baru meraup 5 poin dari 4 pertandingan. MU ada di peringkat ke-8, Chelsea ada di peringkat ke-11. Hanya selisih gol yang memisahkan kedua tim ini dengan catatan 1 kemenangan, 2 hasil imbang, dan 1 kali kalah.
Di kursi pelatih, kondisinya tak jauh berbeda. Frank Lampard menjalani musim pertamanya sebagai bos Chelsea. Ole Gunnar Solskjaer pun menjalani musim penuh pertamanya - meski sudah menjabat sejak Desember 2018 lalu.
Artinya, kedua tim ini mungkin harus berjuang ekstra untuk mencapai empat besar. Baca ulasan selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Tidak Konsisten
Analis Daily Telegraph, Matt Law membahas kondisi Chelsea. Dia tahu ada banyak masalah yang harus diselesaikan Chelsea. Saat ini, memprediksi hasil pertandingan Chelsea masih sangat sulit karena inkonsistensi itu.
"Saat ini, Anda tidak tahu apa yang akan Anda dapatkan dari mereka. Anda melihat satu pertandingan dan mereka bisa dikalahkan siapa pun, lalu pada momen tertentu mereka menghajar tim lain," kata Law.
"Butuh banyak kesabaran di Stamford Bridge. Mereka akan tampil inkonsisten dan mereka akan menang lalu kalah sepanjang musim."
"Mereka akan menjalani periode sulit usai jeda internasional; melawan Wolves, Valencia, lalu Liverpool," sambungnya.
Perbedaan dengan MU
Hal serupa juga terjadi pada Solskjaer di MU. Permainan Setan Merah masih belum konsisten. Usai mengalahkan Chelsea 4-0 di laga pertama, MU hanya semakin buruk.
"Satu-satunya perbedaan antara Chelsea dengan Manchester United adalah Lampard tidak bisa membeli pemain. Anda harus memberi dia waktu sebab dia tidak bisa mendatangkan pemain baru ke dalam skuad," imbuh Law.
"Solskjaer, mereka sudah memecahkan rekor dunia untuk mendatangkan bek, mereka menghabiskan banyak uang dan karena itu dia harus mendapatkan hasil positif."
"Anda tidak bisa menoleransi Solskjaer oleh karena jumlah uang yang sudah mereka habiskan," tutupnya.
Sumber: Telegraph
Baca ini juga ya!
- Cara Bertahan Arsenal Dinilai Seperti Tim Amatir
- Hasil Lengkap dan Klasemen Pekan Keempat Premier League 2019/2020
- Demi Arsenal, Pierre-Emerick Aubameyang Bersedia Jadi Pemain Sayap
- Chelsea Resmi Lepas Tiemoue Bakayoko ke Monaco
- Chelsea Imbang, Frank Lampard Enggan Beralasan Faktor Usia
- Frank Lampard: Premier League Itu Kejam!
- Man of the Match Chelsea vs Sheffield United: Tammy Abraham
- Hasil Pertandingan Chelsea vs Sheffield United: Skor 2-2
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Arsenal Tikung Manchester United untuk Bek Tangguh Inter Milan Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 15:41
-
AS Roma Pastikan Batal Rekrut Joshua Zirkzee dari MU
Liga Italia 20 Januari 2026, 15:30
-
Pemain Timnas Portugal Ini Jadi Pembelian Pertama Michael Carrick di MU?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 15:17
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
LATEST UPDATE
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06





