Sama-Sama Tangguh, De Bruyne Jelaskan Perbedaan Utama Man City dan Liverpool
Richard Andreas | 10 September 2020 01:00
Bola.net - Kevin De Bruyne sekali lagi buka suara perihal kegagalan Manchester City di Premier League musim 2019/20 lalu. Mereka masih sangat kuat, tapi harus mengakui ketangguhan Liverpool sebagai juara.
Tercatat, The Reds unggul jauh dengan 99 poin, Man City mengekor dengan 81 poin. Ada jurang 18 poin yang memisahkan kedua tim ini, tapi bukan berarti kualitas kedua tim jauh berbeda.
Menurut De Bruyne, membandingkan kekuatan berdasarkan selisih poin kurang tepat. Dia pun tahu bahwa Premier League selalu bergerak dari musim ke musim, sulit memprediksi siapa yang jadi juara.
Apa maksud De Bruyne? Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Cepat berubah
De Bruyne meyakini kegagalan Man City musim lalu tidak perlu dibesar-besarkan, selisih poin tidak bisa dijadikan patokan. Menurutnya Premier League memang tidak bisa ditebak, akan selalu berubah dari musim ke musim.
Gelandang Belgia ini pun yakin Man City menjalani musim yang cukup bagus.
"Beberapa tahun lalu Liverpool tertinggal dengan banyak poin, lalu mereka mendekat," buka De Bruyne di laman resmi Man City.
"Situasi ini bisa berubah begitu cepat dan saya kira Anda tidak bisa menilai musim berdasarkan perbedaan poin."
Soal kesalahan
Menurut De Bruyne, perbedaan utama Man City dan Liverpool musim lalu ada pada kesalahan sendiri dan kesalahan rival. Tim mana pun akan membuat kesalahan, dan yang penting adalah mencoba memaksimalkan kesalahan lawan tersebut.
"Pada banyak momen tahun ini kami sudah bermain cukup baik, tapi kami tidak memaksimalkan kesalahan mereka dan kami sendiri terlalu banyak membuat kesalahan," sambung De Bruyne.
"Itulah perbedaannya. Saya kira tidak banyak perubahan dari tahun sebelumnya, tapi jika Anda membuat banyak kesalahan, Anda akan kehilangan banyak poin," tandasnya.
Sumber: Mancity.com
Baca ini juga ya!
- Firasat Eks Liverpool Ini Mengatakan Klopp Pasti Akan Beli Pemain Baru
- Diincar Arsenal dan Chelsea, John Stones Pilih Bertahan di Man City
- Werner dan Havertz Menjanjikan Banyak Gol Bagi Chelsea
- Kunci Sukses Rashford dan Greenwood di MU: Bakat + Kerja Keras
- Manchester United Coba Bajak N'Golo Kante dari Chelsea
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
-
Tempat Menonton Bodo/Glimt vs Man City: Live SCTV dan Streaming di Vidio
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:00
-
Kebangkitan Kobbie Mainoo Jadi Momen Emas bagi Ineos di Manchester United, Kok Bisa?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:11
-
Michael Carrick Ingin Boyong Pemain Middlesbrough ini ke Manchester United?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 16:22
LATEST UPDATE
-
Kairat vs Club Brugge: Brugge Gasak Tuan Rumah 4-1
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:03
-
Prediksi Newcastle vs PSV 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Marseille vs Liverpool 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Juventus vs Benfica 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Chelsea vs Pafos 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Link Live Streaming Liga Champions Inter vs Arsenal di Vidio, Rabu 21 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 02:13
-
Prediksi Susunan Pemain Inter vs Arsenal, Lautaro Martinez Jadi Tumpuan Nerrazurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 00:36
-
Prediksi Susunan Pemain Arsenal Lawan Inter: Bakal Ada Rotasi di Semua Lini
Liga Champions 21 Januari 2026, 00:22
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06








