Sarri Sendiri Mengaku Tak Tahu Arti dari Sarriball
Editor Bolanet | 24 Februari 2019 17:25
Bola.net - - Manajer Chelsea, Maurizio Sarri mengaku bahwa dirinya sendiri tak mengerti dengan jelas apakah yang dimaksud dengan istilah 'Sarriball'.
Sarriball sendiri adalah istilah yang diberikan oleh media-media Inggris terhadap gaya main yang diusung Sarri. Di Italia, gaya bermain Sarri dikenal dengan nama 'Sarrismo'.
Karakteristik Sarriball adalah tekanan tanpa henti, bek sayap yang menyerang, penguasaan bola yang dominan dan para pemainnya hanya melakukan sekali sentuhan dengan bola.
Pengakuan Sarri
Sarriball alias Sarrismo sudah diterapkan Sarri sejak dirinya masih menangani Empoli pada 2012 silam. Taktik inilah yang kemudian mengantarnya ditunjuk Napoli menjadi allenatore sebelum musim panas lalu hengkang ke Chelsea. Namun Sarri mengaku tak tahu apa itu Sarriball.
"Saya tak tahu arti dari Sarriball. Seperti yang sudah pernah saya katakan pada hari pertama saya di Inggris, saya tak tahu apa itu Sarriball," ujar Sarri seperti dikutip Goal International.
"Saya rasa kata itu berasal dari jurnalis. Di Italia, saya rasa saya tak pernah mendengarnya," tambahnya.
Kegigihan Sarri
Hasil buruk yang diraih Chelsea belakangan ini pun membuat Sarriball kena getahnya. Bahkan fans Chelsea mengecam Sarriball ketika The Blues dipermalukan Manchester United di Stamford Bridge awal pekan kemarin.
Terlepas dari hujatan yang ia terima terkait taktik yang ia usung di Chelsea, Sarri mengaku tak mempedulikannya. Sosok 60 tahun itu lebih memilih mementingkan hasil akhir.
"Saya tak tahu [apakah akan lebih mudah jika taktiknya tak memiliki nama. Saya rasa pada akhirnya yang terpenting adalah hasil akhirnya. Dalam pekerjaan saya, saya membutuhkan hasil akhir. Bukan yang lain," tegasnya.
Video Menarik
Berita video vlog kali ini laporan langsung jurnalis Bola.net, Asad Arifin, langsung dari Jerman untuk berkunjung ke markas Bayern Munchen dalam acara media visit Bundesliga.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kebangkitan Kobbie Mainoo Jadi Momen Emas bagi Ineos di Manchester United, Kok Bisa?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:11
LATEST UPDATE
-
Kalahkan Inter dan Kunci 16 Besar UCL: Arsenal Kirim Pesan Kuat!
Liga Champions 21 Januari 2026, 16:09
-
Siaran Langsung Liga Champions: Juventus vs Benfica, Kick Off Jam 03.00 WIB
Liga Champions 21 Januari 2026, 15:56
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06









