Satu Aturan yang Ingin Jurgen Klopp Ubah dalam Sepak Bola: VAR
Yaumil Azis | 7 Oktober 2021 10:50
Bola.net - Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp, merasa kurang sreg dengan pengaplikasian video assistant referee (VAR) dalam dunia sepak bola. Ia yakin bahwa teknologi tersebut masih harus dikembangkan lagi.
VAR mulai dicanangkan pada awal 2010-an di bawah pengawasan federasi sepak bola Belanda (KNVB). Uji coba pertama dilakukan pada bulan Juli tahun 2016 lalu dalam laga persahabatan antara PSV melawan FC Eindhoven.
Teknologi ini baru digunakan dalam liga papan atas Eropa pada musim 2017/18, di mana Bundesliga dan Serie A yang pertama kali melakukannya. La Liga menyusul pada awal musim 2018/19. Liga Champions dan Premier League pun ikut menggunakannya di musi berikutnya lagi.
Setelah diperkenalkan secara perlahan-lahan, kini VAR jadi instrumen utama dalam pertandingan. Teknologi ini sangat membantu perangkat permainan, utamanya wasit, dalam membuat keputusan yang tepat.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Pandangan Jurgen Klopp
Kendati demikian, penggunaan VAR masih mengundang banyak kontroversi dalam pertandingan. Beberapa pelatih kerap mengeluhkan intervensi perangkat ini, khususnya di ajang Premier League.
Pelatih Manchester CIty, Josep Guardiola, berulang kali menyatakan protes terhadap VAR. Dan baru-baru ini, Jurgen Klopp menjelaskan apa yang salah dari VAR menurut sudut pandangnya kepada This Is Anfield.
"Kesalahan yang jelas dan sudah pasti, itu tidak benar karena kesalahan apa yang jelas dan sudah pasti? Ini soal benar dan salah," ujarnya.
"Ini bukan soal kami, tapi umum. Sekarang kami memiliki siutasi, ada pelanggaran dan kemudian wasit melanjutkan permainan dan kemudian anda melihat, seluruh dunia sudah merasa jelas, tidak, itu pelanggaran," lanjutnya.
Keputusan Harusnya di Tangan Tim VAR
Klopp menyoroti fungsi pelaksana VAR. Seharusnya, mereka yang menyaksikan pertandingan dari layar bisa memiliki hak veto untuk menentukan sebuah pelanggaran atau tidak karena bisa menyaksikan kejadian secara detail.
Tapi pada praktiknya, perangkat VAR - yang juga berprofesi sebagai wasit - justru hanya bertindak sebagai pemberi saran kepada pemimpin pertandingan. Keputusan akhir selalu ada di tangan wasit.
"Kejelasan, kepastian, dan pehamaham, saya akan mengubahnya dengan segera. Satu petugas di ruangan berkata ' tidak, itu pelanggaran', bam, pelanggaran dan kembali ke tendangan bebas atau penaltim, apapun itu, cuma itu dan semuanya akan menjadi lebih mudah."
"Sekarang semuanya berpikir bahwa itu adalah kesalahan wasit, di mana itu bukan masalahnya, pertandingan terjadi begitu cepat, namun anda punya orang lain dalam ruangan yang melihatnya lebih baik dan berkata, 'tidak, saya tidak ingin melangkahi dia'." pungkasnya.
(This Is Anfield)
Baca juga:
- Sportif! Ferdinand Akui Salah Sebagai Pemain Terbaik di Premier League
- Melipir ke Yunani, Liverpool Aktif Pantau Gelandang Olympiacos
- Liverpool Siap Ambil Langkah Kejutan untuk Rekrut Vlahovic
- Kejutan! Barcelona Berminat Beli Origi dari Liverpool
- Kebangkitan Mane Diklaim Bakal Bantu Liverpool Meraih Gelar Juara
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Saingi MU, Liverpool Juga Incar Bintang Juventus Ini di Musim Panas 2026
Liga Inggris 7 Maret 2026, 23:51
-
Ryan Gravenberch Resmi Teken Kontrak Baru di Liverpool
Liga Inggris 7 Maret 2026, 22:59
LATEST UPDATE
-
Jadwal Live Streaming Formula 1 Australia 2026 di Vidio, 6-8 Maret 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 07:59
-
Inter Milan Coba Telikung MU untuk Transfer Eduardo Camavinga
Liga Italia 8 Maret 2026, 06:40
-
Mau Sandro Tonali, MU Siap-siap Kere Mendadak!
Liga Inggris 8 Maret 2026, 06:20
-
Barcelona Bekuk Athletic Bilbao dalam Kondisi Kelelahan Berat!
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:49
-
Menang dan Clean Sheet Lawan Athletic Bilbao, Bos Barcelona Full Senyum!
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:38
-
Hasil Juventus vs Pisa: Pesta Gol Bianconeri di Allianz Stadium
Liga Italia 8 Maret 2026, 05:23
-
Man of the Match Athletic Bilbao vs Barcelona: Lamine Yamal
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:05
-
Kalah dari Chelsea, Wrexham Sesalkan Kartu Merah di Penghujung Laga
Liga Inggris 8 Maret 2026, 04:11
-
Man of the Match Wrexham vs Chelsea: Alejandro Garnacho
Liga Inggris 8 Maret 2026, 03:48













