Satu Pantangan Manchester United Jika Tak Ingin Dihancurkan Liverpool, Apa Itu?
Yaumil Azis | 18 Oktober 2019 22:30
Bola.net - Ada satu pantangan yang tak boleh dilakukan Manchester United saat bertemu Liverpool di ajang Premier League hari Minggu (20/10/2019) nanti. Saran itu sendiri datang dari mantan pemain the Reds, John Barnes.
Pertemuan antara dua peraih terbanyak trofi Premier League tersebut diselenggarakan di markas Manchester United, Old Trafford. Laga itu sendiri dinantikan oleh banyak orang meski situasi keduanya sedang berbanding terbalik.
Liverpool sedang dalam masa jayanya. Saat in, mereka sedang duduk di puncak klasemen dengan keunggulan delapan poin dari juara bertahan, Manchester City. Bahkan skuat besutan Jurgen Klopp itu belum meraih kekalahan dari delapan pertandingan terakhir.
Sementara itu, Manchester United tengah terpuruk. Klub besutan Ole Gunnar Solskjaer tersebut terlempar ke peringkat 12 lantaran baru merasakan dua kemenangan saja.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Pantangan Manchester United
Melihat situasi saat ini, jelas saja jika publik lebih mengunggulkan the Reds sebagai pemenang. Trio lini depan yang beranggotakan Roberto Firmino, Mohamed Salah, dan Sadio Mane nampaknya terlalu berat untuk dibendung gawang MU yang bakalan dikawal Sergio Romero.
John Barnes sendiri melihat Manchester United masih punya secercah peluang. Asal Solskjaer tidak nekad menerapkan permainan terbuka ghanya karena bermain sebagai tuan rumah.
"Bila Manchester United di bawah asuhan Ole Gunnar Solskjaer saat ini mencoba untuk menerapkan permainan menarik, permainan terbuka, saya pikir Liverpool akan menghancurkan mereka," ujar Barnes kepada Evening Standard.
"Bila anda bertanding melawan Liverpool dan mencoba menerapkan permainan terbuka.. bahkan Manchester City menyesuikan permainan mereka untuk menghadapi Liverpool," lanjutnya.
Menerapkan Permainan Serangan Balik
Menurutnya akan sangat bijak jika Manchester United menganggap dirinya sebagai tim tamu dalam laga ini. Yakni tampil secara tertutup, bertahan, dan selayaknya gaya bermain yang diterapkan oleh Jose Mourinho musim lalu.
"Jose Mourinho akan menerapkan tim serangan balik - bertahan lebih dalam, membiarkan mereka menguasai bola. Itu bukan yang Ole Gunnar Solskjaer telah lakukan, bukan itu yang ia harus lakukan di Manchester United, Jose Mourinho dikritik karena itu," tambahnya.
"Jadi sekarang perlu dipertanyakan apakah Ole memutuskan untuk sedikit berhati-hati, dengan bertahan lebih sering, dan mencoba menangkap mereka dengan serangan balik, yang merupakan gaya bermain dari klub berstatus tim tamu," tandasnya.
Untuk urusan pertahanan, Manchester United punya rekor yang cukup positif. Mereka baru kebobolan delapan gol dan masih unggul dari rival sekotanya yang sedang menempati posisi dua, Manchester City.
(Goal International)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Saingi MU, Liverpool Juga Incar Bintang Juventus Ini di Musim Panas 2026
Liga Inggris 7 Maret 2026, 23:51
-
Ryan Gravenberch Resmi Teken Kontrak Baru di Liverpool
Liga Inggris 7 Maret 2026, 22:59
LATEST UPDATE
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen Formula 1 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 13:00
-
Kelemahan AC Milan Adalah Kekuatan Inter Milan
Liga Italia 8 Maret 2026, 12:56
-
Klasemen Pembalap Formula 1 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 12:46
-
Klasemen Sementara Formula 1 2026 Usai Grand Prix Australia di Albert Park
Otomotif 8 Maret 2026, 12:41
-
Modal Positif AC Milan, Rekor Mengesankan Inter Milan
Liga Italia 8 Maret 2026, 12:28
-
Milan vs Inter: Harapan Rossoneri pada Kombinasi Pulisic dan Leao
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:52
-
Pertarungan Luka Modric vs Nicolo Barella di Lini Tengah
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:23
-
AC Milan Wajib Redam Ancaman Federico Dimarco
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:54
-
Akankah Mike Maignan Kembali Menjadi Penyelamat AC Milan?
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:25













