Scholes: Premier League Dibanjiri Pemain Asing Tak Berkualitas
Editor Bolanet | 29 Juni 2014 00:02
- Eks gelandang Timnas Inggris dan Manchester United, Paul Scholes memberikan komentar pedas terkait membanjirnya pemain asing di Premier League. Pria 39 tahun ini menyebut bahwa kompetisi paling bergengsi di Inggris tersebut kini terlalu banyak menampung pemain asing dengan kualitas seadanya.
Scholes menuding hal tersebut sebagai salah satu faktor sulitnya The Three Lions mendapatkan talenta baru menjanjikan yang lahir dari kompetisi lokal. Karena itulah, Scholes menuntut adanya formula untuk membatasi jumlah pemain asing di Premier League.
Sederhana saja, Premier League saat ini dibanjiri pemain asing yang tak memiliki kualitas bagus. Hal ini berdampak buruk terhadap kesempatan talenta muda Inggris dan juga hasil tim nasional di kancah internasional, kecam Scholes seperti dilansir Sky Sports.
Premier League kini terkenal sebagai pasar bagi pemain dengan kualitas seadanya. Mereka bicara kepada agen mereka, 'Saya akan ke Inggris, mereka mau membayar saya uang yang banyak untuk bermain'. Premier League kini terus diperah demi uang, di sisi lain itu juga merugikan tim nasional.
Inggris baru saja mencatatkan hasil buruk dengan tersingkir di fase grup Piala Dunia 2014. Tergabung di Grup D bersama Kosta Rika, Uruguay, dan Italia, pasukan Roy Hodgson harus pulang tanpa meraih kemenangan. (sky/mri)
Scholes menuding hal tersebut sebagai salah satu faktor sulitnya The Three Lions mendapatkan talenta baru menjanjikan yang lahir dari kompetisi lokal. Karena itulah, Scholes menuntut adanya formula untuk membatasi jumlah pemain asing di Premier League.
Sederhana saja, Premier League saat ini dibanjiri pemain asing yang tak memiliki kualitas bagus. Hal ini berdampak buruk terhadap kesempatan talenta muda Inggris dan juga hasil tim nasional di kancah internasional, kecam Scholes seperti dilansir Sky Sports.
Premier League kini terkenal sebagai pasar bagi pemain dengan kualitas seadanya. Mereka bicara kepada agen mereka, 'Saya akan ke Inggris, mereka mau membayar saya uang yang banyak untuk bermain'. Premier League kini terus diperah demi uang, di sisi lain itu juga merugikan tim nasional.
Inggris baru saja mencatatkan hasil buruk dengan tersingkir di fase grup Piala Dunia 2014. Tergabung di Grup D bersama Kosta Rika, Uruguay, dan Italia, pasukan Roy Hodgson harus pulang tanpa meraih kemenangan. (sky/mri)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kalah dari Newcastle, Bukti Mental Juara MU Belum Cukup Oke
Liga Inggris 6 Maret 2026, 15:21
-
Inikah Calon Pengganti Manuel Ugarte di Manchester United?
Liga Inggris 6 Maret 2026, 15:07
LATEST UPDATE
-
Magis Liam Rosenior! Ada Trik Pochettino dalam Misi Kebangkitan Chelsea
Liga Inggris 7 Maret 2026, 04:44
-
Kylian Mbappe Akhirnya Punya SIM, Tertangkap Nyetir Mobil Mini di Paris
Bolatainment 7 Maret 2026, 00:17
-
Prediksi Milan vs Inter 9 Maret 2026
Liga Italia 6 Maret 2026, 23:13
-
Prediksi Genoa vs Roma 9 Maret 2026
Liga Italia 6 Maret 2026, 22:45


















