Segala Hal yang Perlu Dipertimbangkan Jika Liverpool Ingin Raih Invincibles
Editor Bolanet | 4 Januari 2020 04:00
Bola.net - Kamis (3/1/2020) dini hari WIB, Liverpool mengalahkan Sheffield United 2-0, untuk menjaga selisih 13 poin di puncak klasemen Premier League. The Reds belum pernah merasakan kekalahan setelah menempuh 20 pertandingan musim ini.
Faktanya, kekalahan 1-3 dari Manchester City, 4 Januari 2019, merupakan kekalahan terakhir yang ditelan Liverpool di liga. Sejak saat itu mereka terus melaju kencang, memenangkan pertandingan dengan keyakinan kuat hingga menit akhir.
Tercatat, Liverpool telah menempuh 37 pertandingan liga tanpa kekalahan. Mereka unggul jauh di puncak klasemen, Man City bahkan tidak sanggup mengejar.
Jika laju apik ini terus terjaga, bukan tidak mungkin Liverpool bakal mewujudkan mimpi meraih trofi liga setelah 30 tahun berpuasa. Keberhasilan itu bakal terasa lebih manis jika mereka bisa menyamai catatan invincibles Arsenal.
Bisakah Liverpool melakukannya? Menukil Sky Sports, berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan:
Bagaimana Perbandingan Laju Tanpa kekalahan Liverpool?
Sepanjang sejarah Premier League, ada sejumlah klub yang mencatat rekor tak terkalahkan luar biasa. Liverpool salah satunya, dengan angka-angka fantastis.
Pasukan Klopp memetik 32 kemenangan dari 37 pertandingan dalam laju tersebut, yang berarti mengantongi 101 poin dari 111 poin yang tersedia. Torehan ini unggul 7 poin dari catatan apik Manchester City.
Jumlah Poin dalam Laju Tanpa Kekalahan:
- Liverpool: 101 poin
- Man City: 94 poin
- Chelsea: 64 poin
Liverpool menorehkan rerata 2,7 poin per pertandingan selama laju apik tersebut dan mencetak 89 gol. Sepanjang tahun 2019, The Reds membukukan 16 clean sheet.
Memburu Rekor
Biar begitu, Liverpool masih perlu menghadapi 12 pertandingan lagi untuk menyamai rekor tak terkalahkan Arsenal, yakni dengan 49 pertandingan tanpa kekalahan pada tahun 2003-2004.
Paling tidak, dengan 37 pertandingan tanpa kekalahan yang sekarang, Liverpool sudah mendekati Chelsea di peringkat kedua dengan 40 pertandingan.
Laju Terpanjang Tanpa Kekalahan di Premier League:
- Arsenal 03-04: 49 pertandingan
- Chelsea 04-05: 40 pertandingan
- Liverpool 19-20: 37 pertandingan
- Arsenal 01-02: 30 pertandingan
- Man City 17-18: 30 pertandingan
Musim ini, Liverpool tidak hanya 'tidak terkalahkan', mereka pun memetik kemenangan penting yang jadi pembuktian kualitas.
Bisakah Menyamai Invincibles?
12 pertandingan lagi, jika tidak kalah, Liverpool bakal menyamai catatan invincibles Arsenal yang legendaris. Sepanjang sejarah, hanya The Gunners di bawah Arsene Wenger yang bisa mencapai torehan impresif itu.
Klopp mungkin enggan membahas kemungkinan tersebut, tapi angka tidak bisa berbohong. Faktanya, Liverpool meraih rata-rata poin lebih banyak per pertandingan daripada Arsenal Invincibles. Juga mencetak lebih banyak gol dan lebih sedikit kebobolan.
12 Pertandingan Liverpool Berikutnya di Premier League:
- 11 Januari: Tottenham (away)
- 19 Januari: MU (home)
- 23 Januari: Wolves (away)
- 29 Januari: West Ham (away)
- 1 Februari: Southampton (home)
- 15 Februari: Norwich (away)
- 24 Februari: West Ham (home)
- 29 Februari: Watford (away)
- 7 Maret: Bournemouth (home)
- 14 Maret: Everton (away)
- 21 Maret: Crystal Palace (home)
- 4 April: Man City (away)
Melihat jadwal pertandingan tersebut, menjaga laju tak terkalahkan itu mungkin terwujud. Namun, Invincibles berarti tidak terkalahkan selama semusim, yang artinya Liverpool harus melewati 6 pertandingan tanpa kekalahan usai menyamai catatan laju Arsenal tersebut.
Apa yang Bisa Menghentikan Liverpool?
Tentu, ada banyak hal yang bisa mengganggu Liverpool pada misi ini. Sekarang Klopp harus memutar otak untuk mengatasi absennya Fabinho, Alex Oxlade-Chamberlain, Dejan Lovren, dan Joel Matip -- situasi yang masih bisa lebih buruk.
Kedatangan Takumi Minamino mungkin bisa membantu, Liverpool membutuhkan setiap tenaga yang bisa mereka dapatkan. Sebab, apabila Liga Champions kembali bergulir, saat itulah ketahanan fisik para pemain bakal diuji.
Keberhasilan itu pun mungkin dipengaruhi kekuatan mental pasukan Klopp untuk menghadapi tekanan yang semakin berat. Ketika hanya bisa bermain imbang dan kehilangan poin, bagaimana respons mereka?
Sumber: Sky Sports
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Kalahkan Inter dan Kunci 16 Besar UCL: Arsenal Kirim Pesan Kuat!
Liga Champions 21 Januari 2026, 16:09
-
Siaran Langsung Liga Champions: Juventus vs Benfica, Kick Off Jam 03.00 WIB
Liga Champions 21 Januari 2026, 15:56
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06





