Seperti Apa Gaya Melatih Liam Rosenior? Begini Testimoni Liam Delap: Dia Brutal Sih!

Editor Bolanet | 14 Januari 2026 15:30
Seperti Apa Gaya Melatih Liam Rosenior? Begini Testimoni Liam Delap: Dia Brutal Sih!
Selebrasi Liam Delap bersama Malo Gusto di laga Chelsea melawan Fulham, 8 Januari 2026 lalu. (c) AP Photo/Dave Shopland

Bola.net - Babak kedua hubungan profesional antara Liam Delap dan Liam Rosenior resmi dimulai di Chelsea. Dua sosok yang pernah bahu-membahu di Hull City ini kini siap mengulang kisah sukses mereka dengan seragam The Blues.

Reuni ini membawa angin segar bagi Delap, striker muda berusia 22 tahun yang pernah merasakan tangan dingin Rosenior. Musim 2023/24 menjadi bukti nyata chemistry keduanya, di mana Delap tampil impresif dalam masa peminjaman di East Yorkshire.

Advertisement

Kini, dengan seragam Chelsea, Delap menyuarakan keyakinan penuh pada sang pelatih. Ia percaya filosofi dan gaya manajemen Rosenior adalah kepingan puzzle yang dibutuhkan untuk membangkitkan potensi skuad muda London Biru.

Namun, ada satu karakter spesifik dari Rosenior yang menurut Delap menjadi faktor pembeda. Sang pelatih dikenal memiliki kejujuran tingkat tinggi yang terkadang terdengar keras di telinga pemain.

1 dari 3 halaman

Gaya Melatih Rosenior

Gaya Melatih Rosenior

Pelatih kepala Chelsea, Liam Rosenior, memberi isyarat sebelum pertandingan Liga Inggris melawan Fulham di Craven Cottage, Kamis (8/1/2026). (c) AP Photo/Dave Shopland

Bagi Delap, Rosenior bukan sekadar pelatih taktik yang ulung, melainkan mentor dengan pendekatan personal yang unik. Ia mampu memadukan kebaikan hati dengan ketegasan yang tak dibuat-buat saat mengevaluasi pemain.

Keterbukaan inilah yang dinilai Delap sangat krusial untuk perkembangan mental pemain. Tidak ada pesan tersirat, semua disampaikan secara gamblang demi perbaikan performa di lapangan.

"Dia pelatih yang luar biasa dan pribadi yang luar biasa," ujar Delap mengenang masa-masanya di bawah asuhan Rosenior.

"Saya sangat menyukai gaya manajemennya. Sebagai pribadi, dia salah satu yang paling baik, tetapi bisa sangat jujur secara brutal di waktu-waktu tertentu," ungkapnya blak-blakan.

"Saya pikir sebagai pelatih, Anda harus menjadi seperti itu. Dia akan memberi tahu mengapa Anda tidak bermain, dia akan memberi tahu di mana Anda perlu berkembang, dan dia akan memberi tahu di mana Anda melakukannya dengan baik," tambah Delap.

Kejujuran itu, menurut Delap, adalah pondasi kepercayaan antara pelatih dan pemain.

"Dia benar-benar jujur dan jika Anda membangun kepercayaan itu dengannya dan stafnya, maka itu akan membantu Anda. Kejujuran Liam sangat penting," tegasnya.

2 dari 3 halaman

Penyelamat Karier Pasca Masa Sulit

Testimoni Delap bukan sekadar basa-basi, sebab ia pernah merasakan langsung dampak positif dari sentuhan Rosenior. Sebelum bersinar di Hull dengan 32 penampilan dan delapan gol, Delap sempat mengalami masa-masa frustrasi di dua masa peminjaman sebelumnya.

Transisi dari sepak bola akademi ke level senior yang keras sempat membuatnya kesulitan beradaptasi. Namun, kehadiran Rosenior mengubah segalanya dan mengembalikan kepercayaan diri sang striker.

"Saya sempat kesulitan pada musim sebelum saya mulai bekerja dengannya karena transisi dari sepak bola akademi ke lingkungan tim utama itu sulit," kenang Delap.

"Tapi Liam adalah salah satu pelatih yang paling membantu saya dalam hal transisi itu. Saya sangat berterima kasih untuk itu, karena dia dan stafnya membantu saya dan saya berkembang pesat di bawah asuhannya," imbuhnya.

3 dari 3 halaman

Momentum Bangkit di Stamford Bridge

Kini, Delap berharap tuah Rosenior kembali bekerja di Chelsea. Terlebih lagi, sang pemain baru saja pecah telur mencetak gol di Premier League saat melawan Fulham pekan lalu.

Meski sempat terhambat cedera di awal kedatangannya, Delap kini merasa kondisinya kian prima. Ia siap membayar kepercayaan pelatih dan memberikan dampak nyata di sisa musim ini.

"Sekarang, pertandingan demi pertandingan, saya merasa lebih bugar dan lebih baik. Semoga saya bisa membantu tim di sisa musim ini," tutup Delap dengan optimis.

Menariknya, takdir seolah memiliki selera humor sendiri. Chelsea dijadwalkan akan menghadapi Hull City, mantan klub yang menyatukan mereka, pada putaran keempat Piala FA musim ini.

LATEST UPDATE