Seperti Apa Gaya Melatih Liam Rosenior? Begini Testimoni Liam Delap: Dia Brutal Sih!
Editor Bolanet | 14 Januari 2026 15:30
Bola.net - Babak kedua hubungan profesional antara Liam Delap dan Liam Rosenior resmi dimulai di Chelsea. Dua sosok yang pernah bahu-membahu di Hull City ini kini siap mengulang kisah sukses mereka dengan seragam The Blues.
Reuni ini membawa angin segar bagi Delap, striker muda berusia 22 tahun yang pernah merasakan tangan dingin Rosenior. Musim 2023/24 menjadi bukti nyata chemistry keduanya, di mana Delap tampil impresif dalam masa peminjaman di East Yorkshire.
Kini, dengan seragam Chelsea, Delap menyuarakan keyakinan penuh pada sang pelatih. Ia percaya filosofi dan gaya manajemen Rosenior adalah kepingan puzzle yang dibutuhkan untuk membangkitkan potensi skuad muda London Biru.
Namun, ada satu karakter spesifik dari Rosenior yang menurut Delap menjadi faktor pembeda. Sang pelatih dikenal memiliki kejujuran tingkat tinggi yang terkadang terdengar keras di telinga pemain.
Gaya Melatih Rosenior

Bagi Delap, Rosenior bukan sekadar pelatih taktik yang ulung, melainkan mentor dengan pendekatan personal yang unik. Ia mampu memadukan kebaikan hati dengan ketegasan yang tak dibuat-buat saat mengevaluasi pemain.
Keterbukaan inilah yang dinilai Delap sangat krusial untuk perkembangan mental pemain. Tidak ada pesan tersirat, semua disampaikan secara gamblang demi perbaikan performa di lapangan.
"Dia pelatih yang luar biasa dan pribadi yang luar biasa," ujar Delap mengenang masa-masanya di bawah asuhan Rosenior.
"Saya sangat menyukai gaya manajemennya. Sebagai pribadi, dia salah satu yang paling baik, tetapi bisa sangat jujur secara brutal di waktu-waktu tertentu," ungkapnya blak-blakan.
"Saya pikir sebagai pelatih, Anda harus menjadi seperti itu. Dia akan memberi tahu mengapa Anda tidak bermain, dia akan memberi tahu di mana Anda perlu berkembang, dan dia akan memberi tahu di mana Anda melakukannya dengan baik," tambah Delap.
Kejujuran itu, menurut Delap, adalah pondasi kepercayaan antara pelatih dan pemain.
"Dia benar-benar jujur dan jika Anda membangun kepercayaan itu dengannya dan stafnya, maka itu akan membantu Anda. Kejujuran Liam sangat penting," tegasnya.
Penyelamat Karier Pasca Masa Sulit
Testimoni Delap bukan sekadar basa-basi, sebab ia pernah merasakan langsung dampak positif dari sentuhan Rosenior. Sebelum bersinar di Hull dengan 32 penampilan dan delapan gol, Delap sempat mengalami masa-masa frustrasi di dua masa peminjaman sebelumnya.
Transisi dari sepak bola akademi ke level senior yang keras sempat membuatnya kesulitan beradaptasi. Namun, kehadiran Rosenior mengubah segalanya dan mengembalikan kepercayaan diri sang striker.
"Saya sempat kesulitan pada musim sebelum saya mulai bekerja dengannya karena transisi dari sepak bola akademi ke lingkungan tim utama itu sulit," kenang Delap.
"Tapi Liam adalah salah satu pelatih yang paling membantu saya dalam hal transisi itu. Saya sangat berterima kasih untuk itu, karena dia dan stafnya membantu saya dan saya berkembang pesat di bawah asuhannya," imbuhnya.
Momentum Bangkit di Stamford Bridge
Kini, Delap berharap tuah Rosenior kembali bekerja di Chelsea. Terlebih lagi, sang pemain baru saja pecah telur mencetak gol di Premier League saat melawan Fulham pekan lalu.
Meski sempat terhambat cedera di awal kedatangannya, Delap kini merasa kondisinya kian prima. Ia siap membayar kepercayaan pelatih dan memberikan dampak nyata di sisa musim ini.
"Sekarang, pertandingan demi pertandingan, saya merasa lebih bugar dan lebih baik. Semoga saya bisa membantu tim di sisa musim ini," tutup Delap dengan optimis.
Menariknya, takdir seolah memiliki selera humor sendiri. Chelsea dijadwalkan akan menghadapi Hull City, mantan klub yang menyatukan mereka, pada putaran keempat Piala FA musim ini.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Balapan Moto2 Italia 2026: Manuel Gonzalez Menang Dominan
Otomotif 31 Mei 2026, 17:56
-
Mentalitas Dinasti PSG dan Target Hat-trick Juara Liga Champions
Liga Champions 31 Mei 2026, 17:54
-
Ini Alasan Ousmane Dembele Ambil Penalti dengan Kaki Kanan
Liga Champions 31 Mei 2026, 17:47
-
Arsenal Berminat, MU Bakal Lepas Marcus Rashford ke London Utara?
Liga Inggris 31 Mei 2026, 17:40
-
Penegasan Status PSG Sebagai Kekuatan Utama Sepak Bola Eropa
Liga Champions 31 Mei 2026, 17:29
LATEST UPDATE
-
Analisis Taktik: Kendali Permainan PSG, Pertahanan Sayap Arsenal
Liga Champions 31 Mei 2026, 19:00
-
Klasemen Pembalap WorldSPB 2026
Otomotif 31 Mei 2026, 18:37
-
Hasil Race 2 WorldSPB Aragon 2026: Xavi Artigas Kalahkan Carter Thompson
Otomotif 31 Mei 2026, 18:33
-
Mengulas 3 Keputusan VAR di Final Liga Champions PSG vs Arsenal
Liga Champions 31 Mei 2026, 18:30
-
Odegaard Puji Sikap Marquinhos kepada Gabriel
Liga Champions 31 Mei 2026, 18:08
-
Klasemen Sementara Moto2 2026 Usai Grand Prix Italia di Mugello
Otomotif 31 Mei 2026, 18:03
-
Klasemen Pembalap Moto2 2026
Otomotif 31 Mei 2026, 18:03
-
Setelah Elliot Anderson, MU Juga Mundur dari Transfer Carlos Baleba?
Liga Inggris 31 Mei 2026, 17:57
-
Hasil Balapan Moto2 Italia 2026: Manuel Gonzalez Menang Dominan
Otomotif 31 Mei 2026, 17:56
-
Mentalitas Dinasti PSG dan Target Hat-trick Juara Liga Champions
Liga Champions 31 Mei 2026, 17:54
-
Ini Alasan Ousmane Dembele Ambil Penalti dengan Kaki Kanan
Liga Champions 31 Mei 2026, 17:47
-
Arsenal Berminat, MU Bakal Lepas Marcus Rashford ke London Utara?
Liga Inggris 31 Mei 2026, 17:40
-
Penegasan Status PSG Sebagai Kekuatan Utama Sepak Bola Eropa
Liga Champions 31 Mei 2026, 17:29
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain yang Pernah Berseragam PSG dan Arsenal, Ada Mikel Arteta
Editorial 29 Mei 2026, 14:23
-
3 Alasan Chelsea Sebaiknya Jual Enzo Fernandez Musim Panas Ini
Editorial 28 Mei 2026, 14:04




