Seruan Eks Arsenal dan Chelsea: Ayo, Bantu Mikel Arteta!
Yaumil Azis | 24 Desember 2020 03:11
Bola.net - Hasil buruk yang diterima Arsenal membuat sang pelatih, Mikel Arteta, semakin tersudut. Situasi ini membuat mantan pemain the Gunners dan Chelsea, Petr Cech, jadi prihatin.
Ketika berbicara soal Liga Europa, Arsenal nampak begitu perkasa. Mereka menutup perjalanan di babak fase grup dengan predikat pemuncak klasemen dan sukses menyapu seluruh enam pertandingan dengan kemenangan.
Namun pemandangan yang berbeda terlihat di Premier League, terutama dalam beberapa pertandingan terakhir. Arsenal belum meraih kemenangan lagi usai mengalahkan Manchester United pada bulan November lalu.
Sebanyak tujuh pertandingan telah dilalui Arsenal sejak saat itu, tidak ada yang berakhir dengan kemenangan. Terkini, the Gunners menelan kekalahan dengan skor 1-2 kala bertamu ke markas Everton akhir pekan lalu.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Arteta Membutuhkan Bantuan
Rentetan hasil buruk tersebut membuat Arsenal terdampar hingga ke peringkat 15 dalam klasemen sementara Premier League musim ini. Mereka pun hanya terpaut empat angka dari Fulham yang berada di zona degradasi.
Kekalahan atas Manchester City di Carabao Cup membuat penderitaan Arsenal kian menjadi-jadi. Tidak heran kalau Arteta semakin tersudut. Itulah sebabnya Cech meminta semua pihak untuk memberinya dukungan, bukan cacian.
"Ini soal kepercayaan diri. Pada saat ini, saat anda menabrak dinding, inilah momen di mana anda membutuhkan semua orang untuk menarik anda ke arah yang sama dan membantu keluar," ujarnya kepada talkSPORT.
"Inilah bagian terberat dalam sepak bola karena mudah untuk tiba-tiba berkata ini tidak berhasil dan lakukan sesuatu, tapi anda tidak bisa melakukan itu sepanjang waktu," lanjutnya.
Harus Berubah, Sedikit Waktu
Arteta harus melakukan perubahan agar hasil yang diterima Arsenal bisa membaik. Namun butuh waktu agar semuanya bisa bekerja semaksimal mungkin. Masalahnya, the Gunners tengah dituntut untuk meraih hasil secepatnya.
"Sulit bagi seorang pelatih saat hasil tidak sesuai harapan dan kemudian anda mencoba mengubah cara tim bermain atau filosofi permainan," tambahnya.
"Butuh waktu saat anda ingin memulai sedikit perubahan Agar bisa menerapkannya lebih cepat, anda harus membuat semua orang percaya," pungkasnya.
(Metro)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Brighton vs Chelsea, Yang Jadi Masalah Adalah Etos Kerja Pemain The Blues
Liga Inggris 22 April 2026, 10:37
LATEST UPDATE
-
Bekuk Como, Inter Milan Ingin Kawinkan Gelar Coppa Italia dan Serie A
Liga Italia 22 April 2026, 13:46
-
Profil Timnas Belgia di Piala Dunia 2026: Era Terakhir Generasi Emas
Piala Dunia 22 April 2026, 13:38
-
Inter Milan Comeback Lawan Como, Marcus Thuram: Mantap Betul Cuy!
Liga Italia 22 April 2026, 13:31
-
Tempat Menonton PSIM vs Persija Jakarta Hari Ini, 22 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 13:10
-
Marcus Thuram Optimistis Inter Milan Raih Dua Trofi
Liga Italia 22 April 2026, 13:03
LATEST EDITORIAL
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59













