Shaqiri: Guardiola Spesial, Tapi Banyak Menuntut
Rero Rivaldi | 21 Desember 2016 08:20
Bola.net - - Xherdan Shaqiri sempat menjalani periode yang sulit di bawah asuhan Josep Guardiola di Bayern Munchen, namun mengakui bahwa manajer Catalan merupakan sosok yang istimewa dan memiliki banyak tuntutan.
Pemain Swiss sempat jadi bagian dari tim raksasa Bundesliga, ketika pria yang kini menangani Manchester City masih bekerja di Allianz Arena.
Shaqiri sendiri bermain selama 39 laga di sepanjang kompetisi 12/13, dan ikut membantu Bayern memenangkan titel Bundesliga, DFB Pokal, dan Liga Champions. Namun demikian, sang pemain tidak masuk dalam rencana utama Guardiola, sebelum akhirnya pindah ke Inter Milan di 2015.
Pemain berusia 25 tahun, yang kini membela Stoke City, lantas menceritakan pengalamannya bekerja bersama Pep.
Situasi saya berubah di bawah Guardiola, namun saya tidak pernah punya masalah dengannya, tutur Shaqiri pada Spox.
Sayangnya, saya mengalami cedera. Namun saya tidak bahagia karena saya memainkan banyak pertandingan sebelumnya dan saya sudah memberikan kemampuan terbaik ketika kami memenangkan treble. Namun kemudian pemain pelapis menggantikan saya, meski posisi mereka sebelumnya di bawah saya. Ini mengecewakan, meski saya tidak takut akan adanya kompetisi dan ingin membuktikan bahwa pelatih salah.
Latihan yang ia gelar spesial, amat detail, dan banyak menuntut, namun itu amat hebat. Kami melakukan semua dengan bola. Sementara di era Heynckes, kami akan berlari seperti kelinci ketakutan tiga kali sehari. Namun itu yang membuat semua orang fit 100 persen.
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Analisis: Pep Guardiola Pakai Cara 'Kuno' untuk Buat Arsenal Tak Berkutik
Liga Inggris 21 April 2026, 19:14
-
Liga Inggris 21 April 2026, 18:48

-
Situasi Berubah, Sekarang Man United Didesak Rekrut Declan Rice!
Liga Inggris 21 April 2026, 18:18
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Alaves: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Spanyol 21 April 2026, 23:34
-
Tempat Menonton Brighton vs Chelsea: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Inggris 21 April 2026, 23:18
-
Juventus Sudah Membaik, tapi Kualitas Skuad Masih Belum Cukup untuk Bersaing
Liga Italia 21 April 2026, 22:49
-
Juventus Inginkan Gelandang Atalanta, tapi Harga Tinggi Jadi Rintangan
Liga Italia 21 April 2026, 22:22
-
Prediksi Barcelona vs Celta 23 April 2026
Liga Spanyol 21 April 2026, 21:51
-
Prediksi Burnley vs Man City 23 April 2026
Liga Inggris 21 April 2026, 21:29
-
Prediksi Atalanta vs Lazio 23 April 2026
Liga Italia 21 April 2026, 20:57
-
Bonucci Ingin Guardiola Tangani Timnas Italia
Piala Dunia 21 April 2026, 20:26
-
Prediksi Leverkusen vs Bayern 23 April 2026
Bundesliga 21 April 2026, 20:25
-
AC Milan Kehilangan Ritme, Juventus Lebih Stabil Jelang Duel Krusial Serie A
Liga Italia 21 April 2026, 20:15
-
Arsenal Krisis di Momen Penentuan: Kena Mental dan Habis Napas
Liga Inggris 21 April 2026, 20:15
-
AC Milan dan Filosofi Corto Muso: Menang Tipis, tetapi Konsisten
Liga Italia 21 April 2026, 20:06
-
Prediksi PSG vs Nantes 23 April 2026
Liga Eropa Lain 21 April 2026, 19:59
-
Krisis Lini Depan AC Milan Kian Nyata, Tak Peduli Kombinasi Penyerang
Liga Italia 21 April 2026, 19:58
LATEST EDITORIAL
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59




