Sigurdsson Tak Sesali Kegagalan Gabung Liverpool
Editor Bolanet | 27 Maret 2014 15:49
- Gelandang , Gylfi Sigurdsson mengaku tak menyesali kegagalannya untuk pindah ke . Usai tampil gemilang dalam masa peminjaman bersama Swansea City di musim 2011-12 silam, pemain asal Islandia ini memang dikabarkan akan mengikuti jejak Manajer The Swans, Brendan Rodgers untuk menyeberang ke Anfield.
Namun pada akhirnya Spurs bergerak cepat dengan mengajukan tawaran yang lebih kongkret untuk mendapatkan pemain 24 tahun tersebut dari kepemilikan . Di White Hart Lane, Sigurdsson ternyata gagal mengulang performa terbaiknya dan jarang diturunkan sebagai starter.
Lebih menyakitkan lagi, musim ini performa kedua tim sungguh bertolak belakang. Spurs masih berupaya keras untuk memastikan satu tempat di zona Eropa, sementara The Reds menjadi salah satu kandidat kuat juara.
Banyak orang bertanya apakah saya menyesali kegagalan pindah ke Liverpool, namun yang jelas saat ini saya sangat bahagia bersama Tottenham. Saya menikmati bermain di klub yan fantastis seperti ini, ungkap Sigurdsson seperti dilansir Evening Standard.
Karena Liverpool tidak lolos ke Eropa, mereka hanya bermain satu laga tiap pekannya. Itu sangat menguntungkan mereka, karena secara fisik mereka lebih bugar dan siap bermain menyambut laga selanjutnya. (les/mri)
Namun pada akhirnya Spurs bergerak cepat dengan mengajukan tawaran yang lebih kongkret untuk mendapatkan pemain 24 tahun tersebut dari kepemilikan . Di White Hart Lane, Sigurdsson ternyata gagal mengulang performa terbaiknya dan jarang diturunkan sebagai starter.
Lebih menyakitkan lagi, musim ini performa kedua tim sungguh bertolak belakang. Spurs masih berupaya keras untuk memastikan satu tempat di zona Eropa, sementara The Reds menjadi salah satu kandidat kuat juara.
Banyak orang bertanya apakah saya menyesali kegagalan pindah ke Liverpool, namun yang jelas saat ini saya sangat bahagia bersama Tottenham. Saya menikmati bermain di klub yan fantastis seperti ini, ungkap Sigurdsson seperti dilansir Evening Standard.
Karena Liverpool tidak lolos ke Eropa, mereka hanya bermain satu laga tiap pekannya. Itu sangat menguntungkan mereka, karena secara fisik mereka lebih bugar dan siap bermain menyambut laga selanjutnya. (les/mri)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Inter Milan Dekati Cristian Romero, Tottenham Minta 50 Juta Euro
Liga Italia 22 Juli 2026, 08:01
LATEST UPDATE
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
-
Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
Liga Inggris 22 Juli 2026, 20:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
















