Sir Jim Ratcliffe Takut MU Ditinggal Ruben Amorim: Lalu Bagaimana Mau Bangkit?
Ari Prayoga | 18 Mei 2025 18:24
Bola.net - Masa depan manajer Manchester United, Ruben Amorim, tengah menjadi sorotan di tengah persiapan besar klub menghadapi musim panas. Sir Jim Ratcliffe, pemilik minoritas sekaligus sosok kuat di balik kebangkitan United, dikabarkan siap memberikan dukungan penuh di bursa transfer. Namun, satu hal jadi ganjalan: komitmen Amorim.
Sejak menggantikan Erik ten Hag hampir tujuh bulan lalu, Amorim menghadapi musim yang penuh gejolak. Meski sempat menunjukkan ambisi membangun kembali kejayaan Setan Merah, komentar-komentarnya belakangan menimbulkan tanda tanya besar.
Dalam pernyataannya pekan lalu, Amorim menyebut bahwa musim panas ini akan menjadi momen penentu bagi klub, bahkan mengisyaratkan kemungkinan mundur jika kondisi tak kunjung membaik.
“Jika kami memulai musim seperti ini lagi, jika perasaan ini masih ada, maka mungkin sudah waktunya memberi ruang bagi orang lain,” ujar pelatih asal Portugal itu.
Namun, hanya beberapa hari kemudian jelang kekalahan 0-1 dari Chelsea, Amorim menegaskan dirinya tidak berniat hengkang. Ketidakkonsistenan pernyataan ini membuat Ratcliffe cemas, terutama setelah sang manajer menyebut skuad United saat ini sebagai “tim terburuk dalam sejarah klub”.
Ratcliffe Ingin Kepastian

Ratcliffe, miliarder asal Inggris dan pemilik perusahaan kimia raksasa INEOS, dikenal sebagai sosok yang tak segan mengambil langkah tegas demi efisiensi dan perbaikan.
Ratcliffe melihat potensi besar dalam diri Amorim — karakter berani, lugas, dan penuh determinasi — kualitas yang mencerminkan dirinya sendiri.
Namun, sebelum memberikan kuasa penuh kepada Amorim dalam menentukan arah transfer dan komposisi tim, Ratcliffe ingin satu hal: kepastian bahwa sang manajer akan bertahan hingga akhir kontraknya, dua musim lagi.
Dilansir The Sun, Ratcliffe tidak ingin kembali menghadapi kekacauan jika harus mencari manajer baru hanya dalam waktu kurang dari setahun.
Lolos ke Liga Champions Belum Tentu Jadi Jawaban

Kemenangan di final Liga Europa melawan Tottenham, yang akan digelar di Bilbao tengah pekan depan, diyakini bisa menyelamatkan musim MU dengan tiket ke Liga Champions.
Namun, sumber internal klub menyebut Ratcliffe khawatir itu pun belum cukup untuk menahan Amorim. Terlebih, sang pelatih telah menyuarakan kekhawatirannya soal kesiapan skuad menghadapi level kompetisi tertinggi Eropa.
Setelah kekalahan dari West Ham di Old Trafford pekan lalu, Amorim secara terbuka menyatakan bahwa para pemainnya "sudah tidak takut kalah lagi" — sinyal bahaya mentalitas yang belum berubah.
Restrukturisasi Besar-besaran dan Rencana Transfer

Sejak menggelontorkan £1,3 miliar untuk kepemilikan 27,7 persen saham klub, Ratcliffe telah melakukan efisiensi besar-besaran. Hingga 450 posisi di internal klub terancam dipangkas, dan Amorim bahkan membiayai sendiri keberangkatan 30 anggota staf ke final Liga Europa karena keterbatasan anggaran.
Namun, untuk membangun kembali skuad, dana tetap akan disiapkan. United mengincar Matheus Cunha dari Wolves dengan nilai transfer sekitar £60 juta, serta Liam Delap dari Ipswich yang diperkirakan seharga £30 juta. Klub juga tengah mencari penjaga gawang baru dan tambahan pemain bertahan.
Demi menyeimbangkan neraca keuangan, sejumlah pemain muda berbakat seperti Alejandro Garnacho dan Kobbie Mainoo bisa saja dilepas untuk mendatangkan sekitar £100 juta. Beberapa nama lain juga dikabarkan masuk daftar jual.
Amorim Akan Punya Hak Suara Jika Bertahan

Meski tekanan besar dan ketidakpastian masih membayangi, Ratcliffe tetap membuka pintu bagi Amorim untuk memainkan peran sentral dalam menentukan masa depan klub.
Bersama CEO Omar Berrada dan direktur teknis Jason Wilcox, Amorim akan dilibatkan dalam keputusan besar: siapa yang dipertahankan, siapa yang dilepas, dan siapa yang akan didatangkan.
Namun semua itu hanya akan terwujud jika sang pelatih memberikan satu hal paling mendasar — komitmen untuk bertahan dan menyelesaikan misi besar yang telah dimulai.
Klasemen Premier League
Sumber: The Sun
Jangan Lewatkan!
- Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV dan Vidio, 17-21 Mei 2025
- Jadwal Lengkap Premier League 2024/2025 di SCTV dan Vidio
- Mengapa Ruben Amorim Tetap Mainkan Starting XI Terkuat MU Saat Lawan Chelsea Padahal Ada Final Liga Europa Menanti?
- Kontroversi Chelsea vs MU: Mengapa Gol Maguire Dianulir dan Penalti untuk Tuan Rumah Dibatalkan?
- 5 Pelajaran dari Chelsea 1-0 MU: Hojlund Makin Tak Tertolong, Masih Yakin Bisa Juara Liga Europa?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man of the Match Juventus vs Bologna: Jonathan David
Liga Italia 20 April 2026, 04:08
LATEST UPDATE
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Premier League 2025/2026
Liga Inggris 20 April 2026, 05:17
-
Man of the Match Juventus vs Bologna: Jonathan David
Liga Italia 20 April 2026, 04:08
-
Man of the Match Verona vs Milan: Adrien Rabiot
Liga Italia 20 April 2026, 02:31
-
Man of the Match Everton vs Liverpool: Virgil van Dijk
Liga Inggris 20 April 2026, 02:18
-
Man of the Match Manchester City vs Arsenal: Erling Haaland
Liga Inggris 20 April 2026, 02:04
-
Hasil Al Wasl vs Al Nassr: Cristiano Ronaldo Pimpin Pesta Gol di Zabeel Stadium
Asia 19 April 2026, 23:09
LATEST EDITORIAL
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59
-
10 Kegagalan Juara Paling Tragis di Premier League, Arsenal 2025/2026 Menyusul?
Editorial 14 April 2026, 18:00







