Skuat Arsenal Dinilai Masih Kebingungan dengan Taktik Emery
Richard Andreas | 25 September 2018 13:00
- Mantan pemain Arsenal, Charlie Nicholas memuji reaksi skuat The Gunners setelah menelan dua kekalahan beruntun di pekan awal Premier League 2018/19 lalu. Awal musim ini berjalan buruk bagi Arsenal yang takluk dari Manchester City dan Chelsea berturut-turut.
Setelah dua kekalahan beruntun itu, skuat Arsenal bangkit dan memenangkan lima laga berikutnya. Torehan itu merupakan hal bagus bagi skuat Arsenal yang sebenarnya masih beradaptasi dengan gaya bermain anyar yang coba diterapkan Unai Emery.
Emery baru menjalani musim pertamanya sebagai pelatih Arsenal. Dia dipercaya meneruskan tugas Arsene Wenger yang sebelumnya menangani klub asal London tersebut selama 22 tahun. Tentu Emery harus melakukan banyak perubahan.
Kini, taktik Arsenal memang belum sepenuhnya membaik. Namun Nicholas percaya sudah terlihat perkembangan baik. Baca penjelasan selengkapnya di bawah ini:
Kebingungan
Gaya bermain yang coba diterapkan Emery memang berbeda jauh dengan taktik Wenger. Arsenal kini lebih berani menguasai bola, Emery meminta pemainnya membangun serangan sejak dari belakang, yang berarti melibatkan kiper dan bek untuk lebih aktif.
Nicholas menilai di situlah titik lemah Arsenal musim ini. Transisi dari bertahan ke menyerang masih terlalu lambat.
"Saat ini saya puas dengan respons Arsenal setelah dua kekalahan awal, semua orang bisa melihat bahwa skuat Arsenal punya masalah besar untuk menyesuaikan diri dengan kebijakan pelatih anyar secara defensif," kata Nicholas di Sky Sports.
"Masih ada kebingungan antara bertahan dan menyerang dan butuh waktu terlalu lama untuk mewujudkannya sebaik mungkin. Oleh sebab itu, kemenangan atas Everton adalah clean sheet pertama dan itu sangat penting untuk membangun kepercayaan diri."
Mengejar MU dan Spurs

Lebih lanjut, pada awal musim lalu Nicholas menilai Arsenal akan kesulitan menembus empat besar karena jarak yag terlalu jauh dari Manchester United dan Tottenham Hotspur. Kini, meski Arsenal masih di bawah dua tim itu, Nicholas percaya jaraknya semakin pendek.
"Prediksi saya di awal musim adalah Arsenal dan Chelsea akan jadi dua tim yang gagal menembus empat besar karena terlalu banyak maju mundur."
"Saya pikir jarak itu sudah sedikit mengecil bagi mereka karena MU tampil standar dan Spurs sedikit kesulitan," tutup dia.
Berita Video
Siapa saja bek kanan terbaik Premier League di musim ini?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
AS Roma Pastikan Batal Rekrut Joshua Zirkzee dari MU
Liga Italia 20 Januari 2026, 15:30
-
Pemain Timnas Portugal Ini Jadi Pembelian Pertama Michael Carrick di MU?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 15:17
-
Jadwal Liga Champions Inter vs Arsenal: Jam Berapa dan Tayang di Mana?
Liga Champions 20 Januari 2026, 15:07
-
Battle of WAGs Liga Champions 2025/2026: Inter vs Arsenal
Bolatainment 20 Januari 2026, 15:07
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Inter vs Arsenal: Jam Berapa Siaran Langsung UCL Laga Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:45
-
Kebangkitan Kobbie Mainoo Jadi Momen Emas bagi Ineos di Manchester United, Kok Bisa?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:11
-
Prediksi Slavia Praha vs Barcelona 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 17:00
-
Marc-Andre ter Stegen Absen dari Barcelona, Segera Jalani Tes Medis di Girona
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 16:45
-
Daftar Pemain Barcelona untuk Laga Liga Champions Kontra Slavia Praha
Liga Champions 20 Januari 2026, 16:26
-
Michael Carrick Ingin Boyong Pemain Middlesbrough ini ke Manchester United?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 16:22
-
Ian Wright Ngeri-ngeri Sedap Lihat Penampilan MU, Bakal Jadi Momok Bagi Arsenal!
Liga Inggris 20 Januari 2026, 16:03
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06









