Soal Mourinho, Gerrard Cuma Punya Satu Kata: Pemenang
Editor Bolanet | 16 November 2018 06:48
Bola.net - - Keraguan terhadap pelatih asal Portugal, Jose Mourinho, sempat terlintas di benak penggemar sepak bola menyusul rentetan hasil buruk yang diraihnya bersama Manchester United. Namun bagi legenda Liverpool, Steven Gerrard, publik salah dalam menilainya.
Gerrard mungkin tak pernah merasakan sensasi dilatih oleh pria yang kerap dijuluki sebagai 'The Special One' tersebut. Tetapi, ia tahu persis kualitas yang dimiliki oleh Mourinho melalui pengalaman menghadapi timnya di berbagai ajang saat masih aktif membela Liverpool dulu.
Bahkan pada tahun 2015 lalu, Gerrard tidak sungkan untuk memberi bukti kekagumannya terhadap sosok berumur 55 tahun itu. Saat itu, ia mengatakan bahwa Mourinho merupakan pelatih yang ia idam-idamkan.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Pemenang
Maka dari itu, tidak heran jika Gerrard memberikan pembelaan atas kritikan-kritikan yang mengincar Mourinho pada musim ini. Dalam wawancaranya bersama The Guardian, ia menyebutnya sebagai sosok pemenang.
"Saya hanya memikirkan satu kata: Pemenang," ujar Gerrard saat ditanya soal Mourinho.
"Dia adalah pemenang. Saat pemenang merasa hal-hal yang berada di sekitarnya mengganggu peluang menang mereka, maka mungkin saja perilakunya berubah," lanjutnya.
Pandangan Tinggi Gerrard
Dalam beberapa kesempatan, Mourinho menunjukkan sikap yang tidak elegan. Seperti misalnya waktu ia meninggalkan wartawan di ruang konferensi pers usai tumbang atas Tottenham, atau seperti gestur mengejek kala menghadapi Juventus beberapa pekan lalu.
Namun, hal tersebut tidak mengurangi rasa hormat Gerrard terhadapnya. Di mata pelatih Glasgow Rangers itu, Mourinho masih menjadi pelatih terbaik di dunia.
"Dia masih seorang pelatih kelas dunia dan telah memenangkan banyak hal di United. Saya tidak akan terkejut jika dia mendapatkan trofi lebih banyak lagi di United," tambahnya.
"Saya pikir dia melakukannya dengan tujuan, untuk membangkitkan mentalitas pengepungan itu. Akan menjadi suatu hal yang bodoh jika meremehkan dia," tandasnya.
Saksikan Juga Video Ini
Sebuah penelitan yang dilakukan oleh University of Sussex menunjukkan bahwa sepak bola bisa membuat seseorang menjadi mudah baper. Simak informasi selengkapnya melalui tautan video di bawah ini.
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Inter vs Arsenal 1-3: Proses Pendewasaan Nerazzurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:36
-
Kalah Duel Fisik dan Teknik, Chivu Sebut Level Arsenal Jauh di Atas Inter Milan
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:30
-
Memuji Duo Gabriel Jesus - Viktor Gyokeres, Mengklaim Arsenal Sudah Naik Level
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:19
-
Rapor Pemain Inter: Gol Roket Sucic Tak Cukup, Arsenal Pulang Tersenyum
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:06
-
Man of the Match Sporting CP vs PSG: Luis Suarez
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:19
-
Man of the Match Inter vs Arsenal: Gabriel Jesus
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:05
-
Man of the Match Bodo/Glimt vs Man City: Jens Petter Hauge
Liga Champions 21 Januari 2026, 06:51
-
Man of the Match Real Madrid vs Monaco: Vinicius Junior
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:51
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06











