Solskjaer Beber Alasan Gagal di Cardiff dan Sukses di MU
Dimas Ardi Prasetya | 5 Februari 2019 18:36
Bola.net - - Ole Gunnar Solskjaer mengaku ia gagal di Cardiff City karena tidak siap sementara ia bisa sukses di Manchester United karena sudah mengenal betul klub tersebut.
Solskjaer pertama kali terjun ke dunia manajerial di Premier League pada Januari 2014 silam. Saat itu ia menangani Cardiff yang sedang dalam posisi sulit di liga.
Masa kerjanya di sana singkat. Pada bulan September di tahun yang sama, ia didepak dari klub Wales itu.
Namun setelah itu ia kembali ke Norwegia dan meraih sukses bersama Molde. Setelah itu pada Desember 2018 kemarin, ia balik lagi ke Old Trafford.
Masa di Cardiff
Solskjaer kemudian membeberkan apa yang membuatnya gagal di Cardiff. Saat itu pria 45 tahun ini merasa ia belum siap menangani klub tersebut, apalagi mereka berada dalam situasi sulit.
"Jujur saja, itu bukan keputusan yang tepat. Tapi Anda hidup dan kamu belajar," serunya pada Sky Sports.
"Saya tidak siap untuk pertarungan itu. Saya tidak mengatakan saya tidak siap untuk Premier League. Itu berbeda," tegasnya.
"Ini adalah klub dan situasi yang sangat berbeda untuk dihadapi."
Paham DNA MU
Solskjaer kemudian membeberkan apa rahasia kesuksesannya di MU. Ia berhasil meraih sukses karena paham DNA MU dan juga memahami seluk beluk klub tersebut.
"Saya tahu budaya dan identitas klub dan gaya bermainnya. Manchester United, tentu saja, lebih cocok untuk saya daripada klub yang berjuang menuju bagian bawah klasemen," ujarnya.
"Lebih mudah di sini karena saya tahu apa DNA dan identitas Manchester United itu dan apa pemain Manchester United itu," serunya.
"Itu identitas pemenang. Itu identitas percaya diri," pungkas Solskjaer.
Berita Video
Berita video duo pembalap tim Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi dan Maverick Vinales, memperkenalkan motor baru untuk MotoGP musim 2019.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gagal Bersinar di Old Trafford, Ugarte Bakal Ditukar dengan Bintang Muda Sunderland
Liga Inggris 21 Januari 2026, 04:59
LATEST UPDATE
-
Prediksi Bologna vs Celtic 23 Januari 2026
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026, 00:45
-
Prediksi PAOK vs Real Betis 23 Januari 2026
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026, 00:45
-
Prediksi Fenerbahce vs Aston Villa 23 Januari 2026
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026, 00:45
-
Bayangan Starting XI Timnas Indonesia di FIFA Series 2026: Ujian Awal John Herdman
Tim Nasional 21 Januari 2026, 20:56
-
Seri Ketiga Proliga 2026: Bandung bjb Tandamata Bidik Sapu Bersih di Rumah Sendiri
Voli 21 Januari 2026, 20:45
-
Live Streaming Newcastle vs PSV - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Marseille vs Liverpool - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Juventus vs Benfica - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Chelsea vs Pafos - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06










