Solskjaer Bicara Titik Lemah MU: Serangan Balik!
Asad Arifin | 7 Oktober 2019 13:22
Bola.net - Manajer Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer, mengakui bahwa timnya lemah ketika mendapatkan serangan balik. Hal tersebut terjadi saat Manchester United menderita kekalahan dari Newcastle.
Manchester United kalah dengan skor 1-0 atas Newcastle di pekan ke-8 Premier League 2019/2020, Minggu (6/10/2019) di St James Park. Satu-satunya gol dicetak oleh Matthew Longstaff.
Hasil tersebut membuat United kian menderita di papan klasemen Premier League. Marcus Rashford dan kawan-kawan kini berada di posisi ke-12 klasemen dengan raihan sembilan poin saja.
Kekalahan United atas Newcastle sekaligus menegaskan bahwa ada satu titik lemah klub. Hal itu adalah ketika menghadapi serangan balik. Simak penjelasan Solskjaer selengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.
MU Lemah Hadapi Serangan Balik
Gol Matthew Longstaff dibangun dari sebuah serangan balik cepat. Dari sisi kiri, Jetro Willems mengecoh para pemain belakang United. Dia kemudian memberi umpan yang disambut sepakan keras Matthew Longstaff dari luar kotak penalti.
Menurut Solskjaer, ini bukan kali pertama United kebobolan dari serangan balik. Sebab, pada beberapa laga sebelumnya, United juga menderita masalah yang sama: serangan balik.
"Kami tidak siap menghadapi serangan balik," kata Solskjaer dikutip dari Metro.
"Setidaknya kami kebobolan dua gol saat tandang ke markas Everton dan juga Wolves. Ini dari sudut kami sendiri, mungkin kami kebolan dua gol dalam satu laga melawan Everton," ucap mantan pelatih Cardiff City.
Solskjaer heran mengapa timnya rentan dengan serangan balik. Sebab, dari sisi kecepatan, para pemain Manchester United punya kemampuan yang bagus. Harusnya kebobolan dari serangan balik tidak terlalu sering terjadi.
Yang Terjadi Saat Jumpa Necastle
Solskjaer mengatakan, dia sudah memberikan beragam instruksi untuk pemain Manchester United agar tidak kebobolan dari serangan balik. Dua gelandang, Fred dan Scott McTominay, sudah diminta siap dengan serangan balik.
"Ada dua upaya untuk mengatasi situasi itu, dari Daniel [James] dan Fred. Kami mencoba tetapi kurang dalam ketenangan dan terorganisir pada momen itu," kata manajer berusia 47 tahun.
Setelah kekalahan atas Newcastle, United akan mendapat waktu untuk berbenah. Kompetisi libur karena jadwal laga internasional. Setelah itu, Setan Merah akan berjumpa lawan berat yakni Liverpool.
Sumber: Metro
Baca Ini Juga:
Kehilangan Firmino Bakal Lebih Merepotkan Liverpool daripada Absennya Salah atau Mane, Ini Alasannya
Liverpool Melaju Kencang Ketika Man City Kalah, Guardiola Ogah Pusing
Niatnya Menghibur Diri usai Dikalahkan Liverpool, Bek Leicester Justru Diserang Netizen
Dicari: Marcus Rashford, Hilang di St James Park
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Marcus Rashford Ikut Tur Pramusim Manchester United di Irlandia
Liga Inggris 21 Juli 2026, 19:00
-
3 Cara Xabi Alonso Memaksimalkan Morgan Rogers di Chelsea
Liga Inggris 21 Juli 2026, 18:18
LATEST UPDATE
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
-
Barcelona Tak Tutup Pintu untuk Kepergian Ronald Araujo
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 12:00
-
Kabar Baik untuk Real Madrid, Rodrygo Berpeluang Comeback Lebih Cepat
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 11:31
-
Tottenham Masuk Persaingan, 3 Klub Premier League Incar Marcus Rashford
Liga Inggris 22 Juli 2026, 11:01
-
Andoni Iraola Buka Suara soal Rumor Alexis Mac Allister ke Real Madrid
Liga Inggris 22 Juli 2026, 10:31
-
Gary Neville: Tanpa Lionel Messi, Argentina Sulit Tembus Semifinal
Piala Dunia 22 Juli 2026, 10:01
-
Inter Milan Dekati Cristian Romero, Tottenham Minta 50 Juta Euro
Liga Italia 22 Juli 2026, 08:01
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55









