Solskjaer Dikritik Keras Setelah Kalah Sekali, Eks MU: Jangan Berlebihan Deh
Richard Andreas | 22 September 2020 05:00
Bola.net - Kekalahan Manchester United dari Crystal Palace (1-3) akhir pekan lalu berbuntut panjang. Memang hasil itu mengecewakan, tapi dampaknya justru lebih buruk dari hasil itu sendiri.
Betapa tidak, baru kalah sekali, Ole Gunnar Solskjaer langsung dikecam habis-habisan. Sebenarnya fans MU berang dengan kepemimpinan keluarga Glazer dan Ed Woodward, tapi tetap saja Solskjaer terkena dampaknya.
Kemarahan fans MU ini patut dipahami. Ketika klub-klub rival bisa mendapatkan pemain-pemain top, MU justru berjalan di tempat, seolah-olah ogah berkembang.
Kekecewaan melahirkan kecaman, dan ujung-ujungnya Solskjaer yang kena, bukan para petinggi. Untuk itu, mantan asisten pelatih MU, Steve McClaren, meminta fans menahan diri.
Apa katanya? Scroll ke bawah ya, Bolaneters!
Reaksi berlebihan
McClaren memahami kemarahan fans. MU seharusnya berada di titik paling penting untuk mengembangkan skuad yang mulai terbentuk, tapi faktanya justru pasif di bursa transfer.
Meski begitu, musim masih terlalu dini, bahkan baru satu pertandingan. Dia merasa terlalu kejam menyerang Solskjaer hanya setelah satu kekalahan.
"Reaksinya sungguh berlebihan, padahal ini baru pertandingan pertama mereka di musim baru. Seperti yang dahulu dikatakan Sir Alex, Anda tidak pernah menjuarai apa pun di bulan September, Oktober, November," ungkap McClaren kepada talkSPORT.
"MU, setelah semifinal itu [Liga Europa], hanya beristirahat selama dua pekan, lalu persiapan selama dua pekan, dan baru bermain di satu pertandingan."
Buruk, tapi sudah diduga
McClaren tidak membantah bahwa performa pasukan Solskjaer terbilang buruk. Namun, kembali ke ucapan sebelumnya, sekarang para pemain masih belum mencapai level terbaiknya, liga baru dimulai.
"Saya kira, ya, MU memang main buruk. Apa ini sudah diperkirakan? Ya, saya kira di balik sana Ole berkata: 'Kami belum siap'," sambung McClaren.
"Itu bukan dalih. Mereka memang belum menempuh cukup persiapan. Mari menilai mereka lagi setelah lima/sepuluh pertandingan."
"Baru setelahnya Anda boleh berkata ada yang salah, tapi menilai langsung setelah satu laga? Tidak bisa, Anda harus menunggu," tutupnya.
Sumber: talkSPORT
Baca ini juga ya!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ryan Gravenberch Resmi Teken Kontrak Baru di Liverpool
Liga Inggris 7 Maret 2026, 22:59
-
Krisis Memanas, Tottenham Bisa Jadi Favorit Kena Degradasi!
Liga Inggris 7 Maret 2026, 14:34
-
Tidak Ada yang Peduli dengan Marcus Rashford di Barcelona
Liga Spanyol 7 Maret 2026, 12:38
-
Beratnya Jadi Man United, Sudah Masuk 3 Besar pun Masih Dikritik Keras
Liga Inggris 7 Maret 2026, 11:35
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Athletic Bilbao vs Barcelona: Lamine Yamal
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:05
-
Kalah dari Chelsea, Wrexham Sesalkan Kartu Merah di Penghujung Laga
Liga Inggris 8 Maret 2026, 04:11
-
Man of the Match Wrexham vs Chelsea: Alejandro Garnacho
Liga Inggris 8 Maret 2026, 03:48
-
Kontingen Belanda Bikin Nyaman Ryan Gravenberch di Liverpool, Tapi...
Liga Inggris 8 Maret 2026, 01:41
-
Usai Mansfield Town, Arsenal Alihkan Fokus ke Bayer Leverkusen
Liga Inggris 8 Maret 2026, 01:37
-
Mikel Arteta akui Mansfield Buat Arsenal Menderita
Liga Inggris 8 Maret 2026, 01:27
-
Maarten Paes Starter, Ajax Kalah Telak dari Groningen
Liga Eropa Lain 8 Maret 2026, 00:30
-
Tempat Menonton Newcastle vs Man City: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Inggris 7 Maret 2026, 23:55











