Solskjaer Minta Manchester United Lebih 'Berdarah-darah' Demi Mengejar City
Yaumil Azis | 20 Februari 2021 00:04
Bola.net - Mengejar Manchester City yang sedang berada di puncak klasemen sementara Premier League bukanlah perkara yang mudah. Oleh karenanya, butuh upaya keras dari Manchester United untuk merebut kembali takhta tersebut dari rivalnya.
Manchester United sudah tidak pernah lagi merengkuh gelar Premier League sejak terakhir kali mendapatkannya di tahun 2013 lalu, tepat setelah ditinggal pensiun Sir Alex Ferguson. Jangankan jadi juara, berharap saja sulit.
Namun pada musim ini, harapan melihat Manchester United keluar sebagai juara sempat berada di titik tertingginya. Tidak heran, sebab the Red Devils berhasil merebut posisi puncak klasemen dari tangan Liverpool pada bulan Januari kemarin.
Sayang mereka hanya bertahan selama tiga pekan kompetisi saja. Setelahnya, mereka harus turun ke peringkat dua dan kini semakin menjauh dari Manchester City yang berhasil menorehkan kemenangan beruntun sejak Desember 2020.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Manchester United Enggan Menyerah
Pada Kamis (18/2/2021) lalu, Manchester City menuntaskan laga tundanya melawan Everton. Mereka berhasil menjadi pemenang pada pertandingan itu dengan skor 3-1 berkat gol dari Phil Foden, Riyad Mahrez dan Bernardo Silva.
Tambahan tiga poin memperkokoh posisi Manchester City di puncak klasemen. Dan sekarang, mereka unggul 10 angka dari Manchester United yang sedang berada di peringkat kedua.
Melihat tren positif the Citizens belakangan ini, nampaknya harapan Manchester United untuk mengakhiri puasa gelar di Premier League akan kembali gagal terwujud. Meski begitu, Ole Gunnar Solskjaer enggan menyerah.
Cara untuk mengejar City, tentu saja, dengan memenangkan setiap pertandingan di depan mata. "Kami bakalan mengejar kemenangan dalam setiap pertandingan yang kami mainkan, tentu saja," ujarnya, dikutip dari Goal International.
Siap Berdarah-darah
Namun, pada akhirnya, Solskjaer harus bersikap realistis. Memenangkan setiap pertandingan hanyalah bentuk dari usaha. Tetapi juara atau tidak ditentukan oleh hasil yang didapatkan rival-rivalnya.
"Apapun yang dilakukan tim lain, City, Liverpool, Leicester, Chelsea, Tottenham, West Brom, siapapun - kami tidak bisa mengontrolnya. Kami hanya bisa mengontrol diri sendiri," tambahnya.
Manchester United jelas enggan mematok ekspektasi yang lebih rendah dari menjadi runner-up Premier League musim ini. Kalau bisa, harus lebih baik yakni menjadi juara. Untuk itu, mereka harus siap berdarah-darah demi mengejar City.
"Anda harus berlari lebih dari lawan, anda harus inginkan kemenangan lebih dari lawan, anda harus lebih menderita, mempertaruhkan tubuh anda. Setiap laga Premier League punya tuntutan tinggi dan itulah kenapa para pemain dibayar, untuk tampil seperti yang diinginkan," pungkasnya.
(Goal International)
Baca Juga:
Derby Merseyside : 5 Alasan Everton Akan Jungkalkan Liverpool
Usai Sociedad, MU Diprediksi Bakal Bekuk Newcastle
Dean Henderson Tebar Psywar ke David De Gea, Apa Isinya?
Dirk Kuyt: Sungguh Malang Nasibmu, Donny van de Beek!
Meski Bikin Clean Sheet, Solskjaer Diklaim Belum Sepenuhnya Percaya pada Dean Henderson
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Saingi Juventus, Klub Serie A Ini Juga Berminat Pada Joshua Zirkzee
Liga Inggris 28 Juli 2026, 17:00
-
Bukan ke MU, Danny Welbeck Bakal Gabung Chelsea?
Liga Inggris 28 Juli 2026, 16:40
LATEST UPDATE
-
Premier League Terapkan Aturan Baru Kiper, Begini Cara Kerjanya
Liga Inggris 28 Juli 2026, 19:18
-
Roberto Mancini Sepakat Kembali Latih Timnas Italia
Liga Italia 28 Juli 2026, 19:16
-
Piala Presiden 2026: Setelah Peralta, Persib Isyaratkan Rekrutan Baru
Bola Indonesia 28 Juli 2026, 19:03
-
Link Streaming DPMM FC vs Persib Bandung, Selasa 28 Juli 2026
Bola Indonesia 28 Juli 2026, 18:56
-
Rekap Transfer Resmi Premier League 2026/2027
Liga Inggris 28 Juli 2026, 18:51
-
Seru! Chelsea Menangkan Drama 10 Gol di Debut Xabi Alonso
Liga Inggris 28 Juli 2026, 18:41















