Solskjaer: MU Permalukan Arsenal dengan Cara Klasik
Ari Prayoga | 26 Januari 2019 07:49
Bola.net - - Manajer Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer menyebut kemenangan 3-1 di markas Arsenal dini hari tadi diraih karena timnya bermain dengan cara klasik, yakni mengandalkan serangan balik.
Dalam laga putaran keempat Piala FA ini, United unggul dua gol lebih dulu lewat aksi mantan pemain Arsenal, Alexis Sanchez serta gol Jesse Lingard. The Gunners sempat memperkecil ketinggalan berkat gol Pierre-Emerick Aubameyang.
Arsenal sempat bermain lebih disiplin di paruh kedua laga. Namun justru Setan Merah yang berhasil menambah satu gol lewat pemain pengganti, Anthony Martial.
Andalkan Serangan Balik
Statistik memang menunjukkan United tampil lebih efektif dalam laga ini. Meski hanya memiliki penguasaan bola 37 persen, United mencatat delapan tembakan dengan empat di antaranya tepat sasaran. Angka ini berbalik dengan Arsenal yang melakukan 13 kali tembakan dan lima di antaranya tepat sasaran.
"Rasanya fantastis bisa terus melaju di Piala FA. Ini adalah salah satu pertandingan tersulit yang bisa Anda jalani. Hari ini kami lebih terlihat sebagai tim yang layak. Kami terlihat lebih terstruktur. Kami bekerja keras dalam bertahan dan melakukan serangan balik," ujar Solskjaer kepada BBC Sport.
"Serangan balik adalah cara klasik Manchester United, di era Wayne Rooney, Cristiano Ronaldo, dan Park Ji-Sung, kami sudah mencetak banyak gol di Arsenal selama bertahun-tahun," sambungnya.
Tetap Kerja Keras
Kemenangan di markas Arsenal membuat Solskjaer meneruskan catatan luar biasanya dengan menyapu bersih delapan kemenangan sejak ia ditunjuk menggantikan Jose Mourinho. Meski demikian, sosok asal Norwegia itu menegaskan bahwa timnya masih harus terus bekerja keras.
"Hari ini kami membuat langkah besar ke depan. Ini adalah peningkatan besar dari laga melawan Tottenham. Mudah saja untuk menjadi antusias dan berbicara soal ke depan, tetapi kami harus terus bekerja dan memikirkan pertandingan berikutnya," tutur Solskjaer.
"Kami harus bekerja keras. Sikap dan etos kerja itu penting. Menuju akhir pertandingan situasinya nyaman, tetapi tidak selama 90 menit di lapangan," tegasnya.
Video Menarik
Berita video lima olahraga populer di dunia, bulutangkis tidak termasuk di dalamnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man of the Match Inter vs Arsenal: Gabriel Jesus
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:05
-
Hasil Inter vs Arsenal: Meriam London Hancurkan Nerazzurri di Giuseppe Meazza
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:04
LATEST UPDATE
-
Inter vs Arsenal 1-3: Proses Pendewasaan Nerazzurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:36
-
Kalah Duel Fisik dan Teknik, Chivu Sebut Level Arsenal Jauh di Atas Inter Milan
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:30
-
Memuji Duo Gabriel Jesus - Viktor Gyokeres, Mengklaim Arsenal Sudah Naik Level
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:19
-
Rapor Pemain Inter: Gol Roket Sucic Tak Cukup, Arsenal Pulang Tersenyum
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:06
-
Man of the Match Sporting CP vs PSG: Luis Suarez
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:19
-
Man of the Match Inter vs Arsenal: Gabriel Jesus
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:05
-
Man of the Match Bodo/Glimt vs Man City: Jens Petter Hauge
Liga Champions 21 Januari 2026, 06:51
-
Man of the Match Real Madrid vs Monaco: Vinicius Junior
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:51
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06






