Solskjaer Sebut Penyebab Ruben Amorim Kesulitan di Manchester United
Aga Deta | 1 Maret 2025 13:01
Bola.net - Ole Gunnar Solskjaer mengungkapkan alasan Ruben Amorim mengalami kesulitan di Manchester United. Menurutnya, masalah utama bukan sepenuhnya kesalahan sang pelatih.
Sejak ditunjuk menggantikan Erik ten Hag, Amorim kesulitan membawa United tampil konsisten. Dari 16 pertandingan Premier League, ia hanya meraih lima kemenangan.
Saat ini Manchester United masih tertahan di posisi ke-14 klasemen dengan raihan 33 poin. Mereka hanya unggul 16 poin dari zona degradasi.
Banyak pemain belum cocok dengan formasi 3-4-2-1 yang diterapkan Amorim. Solskjaer menilai penyebabnya adalah skuad yang masih berisi pemain dari era pelatih sebelumnya.
Masalah Warisan Skuad

Solskjaer menyebut terlalu seringnya pergantian pelatih membuat skuad tidak memiliki identitas yang jelas. “Itu untuk orang-orang di atas (di United), tetapi masalahnya adalah manajer bermain dengan pemain milik manajer sebelumnya,” kata Solskjaer kepada The Athletic.
Menurutnya, kondisi ini menyulitkan Amorim membangun tim sesuai dengan filosofi permainannya. Ia menegaskan bahwa tanggung jawab tidak hanya ada pada pelatih, tetapi juga pihak manajemen klub.
Solskjaer juga membandingkan suasana di United dengan Besiktas, klub yang kini ia tangani. “Besiktas juga terasa seperti klub keluarga, dengan rasa hormat satu sama lain. Ada anggota staf yang sudah bekerja di sini selama 10, 20, 30 tahun.”
Kilas Balik Masa Solskjaer di United

Solskjaer sendiri mengalami masa sulit di United sebelum dipecat pada 2021. Namun, ia tetap bangga dengan pencapaiannya, termasuk finis di posisi kedua dan ketiga Premier League.
“Enam minggu terakhir itu berat, saya tidak bisa menyangkalnya, tetapi kami juga berada di puncak grup Liga Champions.”
Ia juga mengingat kembali momen menyakitkan saat dipecat setelah kekalahan telak dari Watford. Meskipun demikian, ia menilai hasil yang ia raih masih cukup baik dibandingkan era setelahnya.
“Kami juga mencapai final Eropa, tetapi saya mengerti maksud Jose (Mourinho) ketika dia mengatakan bahwa pencapaian terbaiknya adalah membawa United finis kedua di liga.”
Amorim Masih Punya Kesempatan

Meski dalam tekanan besar, Amorim masih memiliki peluang untuk membalikkan keadaan. United akan menghadapi Real Sociedad di Liga Europa dan Arsenal di Premier League dalam waktu dekat.
Jika berhasil meraih kemenangan di dua laga tersebut, situasi Amorim di Old Trafford bisa sedikit membaik. Namun, jika gagal, tekanan kepadanya bisa semakin besar.
Amorim perlu segera menemukan solusi agar United bisa bangkit. Jika tidak, masa jabatannya di Old Trafford mungkin tidak akan bertahan lama.
Sumber: Mirror
Klasemen Premier League 2024/2025
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Prediksi Chelsea vs PSG 18 Maret 2026
Liga Champions 16 Maret 2026, 17:30
-
Rumor Xabi Alonso ke Liverpool Makin Panas, Agen Akhirnya Buka Suara
Liga Inggris 16 Maret 2026, 16:38
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di MOJI, 18-19 Maret 2026
Liga Champions 16 Maret 2026, 16:23
-
Pavlovic Terpukul Usai Milan Tumbang dari Lazio
Liga Italia 16 Maret 2026, 16:02
-
Prediksi Arsenal vs Leverkusen 18 Maret 2026
Liga Champions 16 Maret 2026, 16:00
-
Man City Ditahan West Ham, Pep Guardiola Akui Salah Pilih Pemain
Liga Inggris 16 Maret 2026, 15:25
LATEST EDITORIAL
-
5 Wonderkid Italia yang Bisa Selamatkan Azzurri dari Kutukan Piala Dunia
Editorial 14 Maret 2026, 06:06
-
Starting XI Gabungan PSG dan Chelsea Sepanjang Masa, Siapa Saja Masuk?
Editorial 11 Maret 2026, 21:05












