Solusi Krisis Lini Belakang, Man City Resmikan Marc Guehi Seharga 20 Juta
Editor Bolanet | 20 Januari 2026 08:01
Bola.net - Manchester City bergerak cepat mengamankan tanda tangan kapten Crystal Palace, Marc Guehi. Bek Timnas Inggris ini didatangkan sebagai jawaban instan atas badai cedera yang menghantam lini pertahanan The Citizens.
Guehi resmi berlabuh ke Etihad Stadium dengan nilai transfer £20 juta. Angka ini terbilang ekonomis untuk bek berkaliber internasional, mengingat kontraknya di Palace akan habis pada akhir musim ini.
Pemain berusia 25 tahun tersebut telah lolos tes medis pada hari Minggu dan menandatangani kontrak jangka panjang berdurasi lima setengah tahun.
Kedatangan Guehi menjadi rekrutan besar kedua City di jendela transfer kali ini, menyusul pembelian Antoine Semenyo dari Bournemouth seharga £62,5 juta pada 9 Januari lalu. Langkah ini sekaligus memupus harapan Liverpool yang sempat nyaris merekrutnya musim panas lalu.
Respons Atas Rapuhnya Pertahanan
Keputusan City mempercepat negosiasi Guehi awal bulan ini bukan tanpa alasan. Cedera yang menimpa pilar utama seperti Josko Gvardiol dan Ruben Dias memaksa Pep Guardiola memutar otak.
Krisis ini terekspos jelas saat City takluk 0-2 dari tetangganya, Manchester United, Sabtu lalu.
Dalam laga tersebut, Guardiola terpaksa menurunkan lini belakang darurat. Nathan Ake (30 tahun) harus mendampingi tiga pemain muda: Rico Lewis, Abdukodir Khusanov, dan Max Alleyne—yang rata-rata berusia 21 tahun atau kurang. Bahkan, Alleyne kemudian digantikan oleh Nico O'Reilly (20 tahun).
Minimnya pengalaman menjadi titik lemah yang dieksploitasi lawan. Kehadiran Guehi diharapkan menyuntikkan kualitas, ketenangan, dan kepemimpinan yang sangat dibutuhkan saat ini.
Apa yang Guehi Bawa ke Etihad?
Secara statistik, Guehi adalah salah satu bek paling konsisten di Premier League. Sejak awal musim lalu, ia masuk dalam jajaran 10 besar bek tengah terbaik untuk kategori clean sheets, duel sukses, duel udara, hingga umpan pemecah lini (line-breaking passes).
Namun, nilai utamanya bagi Guardiola terletak pada kemampuan olah bola.
Saat melawan United, bek tengah City diberi banyak ruang, namun mereka gagal memanfaatkannya karena absennya distributor bola sekelas John Stones atau Dias. City kehilangan sosok yang bisa melakukan switch play atau melepas umpan panjang akurat.
Guehi adalah solusi untuk masalah tersebut. Ia piawai menggunakan kedua kaki dan berani membawa bola keluar dari tekanan (ball carrier). Musim lalu, ia mencatatkan rata-rata 7,3 umpan panjang per 90 menit.
Fleksibilitasnya juga menjadi aset vital. Ia terbiasa bermain sebagai bek tengah kiri maupun kanan dalam formasi empat bek, serta mampu mengisi seluruh posisi dalam skema tiga bek—taktik yang kerap dipakai City saat memegang penguasaan bola.
Kepemimpinan untuk Barisan Muda
Selain aspek teknis, Guehi membawa mentalitas pemimpin. Ia adalah kapten yang memimpin Palace mengalahkan City di final Piala FA Mei lalu, serta pilar penting yang membawa Inggris ke final Euro 2024.
Produk akademi Chelsea yang telah tampil 188 kali untuk Palace ini dianggap sosok tepat untuk membimbing para bek muda City seperti Khusanov dan Alleyne, menggantikan peran vokal Dias yang sedang absen.
Mengingat kondisi fisik Stones dan Ake yang mulai rentan cedera, pembelian Guehi dinilai sebagai langkah cerdas: solusi jangka pendek untuk krisis cedera, sekaligus investasi jangka panjang yang solid.
Guehi: Klub Terbaik di Inggris
Bagi Guehi, kepindahan ini adalah puncak dari perjalanan kariernya setelah meninggalkan Chelsea menuju Swansea, lalu bersinar di Palace sejak 2021.
Dalam pernyataan resminya, Guehi tidak bisa menyembunyikan antusiasmenya. Guehi juga tak sungkan mengaku sangat bahagia dan sangat bangga bisa resmi menyandang status sebagai pemain Manchester City.
"Langkah ini terasa seperti puncak dari semua kerja keras yang telah saya berikan dalam karier saya," ujar Guehi.
"Saya sekarang berada di klub terbaik di Inggris dan menjadi bagian dari skuad pemain yang luar biasa. Terasa menyenangkan bisa mengatakan hal itu," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ryan Gravenberch Resmi Teken Kontrak Baru di Liverpool
Liga Inggris 7 Maret 2026, 22:59
-
Prediksi Susunan Pemain Newcastle vs Man City, Tim Tamu Tanpa Haalad
Liga Inggris 7 Maret 2026, 18:01
-
Krisis Memanas, Tottenham Bisa Jadi Favorit Kena Degradasi!
Liga Inggris 7 Maret 2026, 14:34
LATEST UPDATE
-
Akankah Mike Maignan Kembali Menjadi Penyelamat AC Milan?
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:25
-
Man of the Match Newcastle vs Man City: Omar Marmoush
Liga Inggris 8 Maret 2026, 10:08
-
Derby Milan: Imbang Bukan Pilihan, Rossoneri Wajib Menang
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:53
-
5 Alasan AC Milan Layak Diunggulkan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:27
-
Man of the Match Juventus vs Pisa: Kenan Yildiz
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:13
-
6 Bentrokan Tanpa Kekalahan, Modal AC Milan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:00
-
Unggul FC Datang ke Kanjuruhan, Kirim Dukungan untuk Arema FC
Bola Indonesia 8 Maret 2026, 08:54
-
Jadwal Live Streaming Formula 1 Australia 2026 di Vidio, 6-8 Maret 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 07:59
-
Inter Milan Coba Telikung MU untuk Transfer Eduardo Camavinga
Liga Italia 8 Maret 2026, 06:40
-
Mau Sandro Tonali, MU Siap-siap Kere Mendadak!
Liga Inggris 8 Maret 2026, 06:20











