Southgate: Kekuatan Uang Premier League Hancurkan Timnas Inggris
Serafin Unus Pasi | 31 Agustus 2018 12:45
- Sebuah kekhawatiran diungkapkan oleh Gareth Southgate. Pelatih Timnas Inggris itu menilai pemain-pemain muda Inggris tidak mendapatkan banyak jam bermain di klub mereka, sehingga itu bisa berpengaruh besar pada masa depan Timnas mereka.
Pada Piala Dunia 2018 kemarin, Southgate panen pujian dari banyak pihak. Ia dipuji karena keberaniannya membawa banyak pemain muda di timnya, di mana pemain-pemain muda itu berhasil membawa Inggris ke semi final Piala Dunia 2018.
Namun pada musim 2018/2019 ini ada kekhawatiran di pikiran Southgate. Pasalnya pemain-pemain muda andalannya seperti Marcus Rashford dan Ruben Loftus-Cheek tidak mendapatkan jam bermain yang banyak di klub asal mereka.
Southgate sendiri khawatir minimnya jam bermain para punggawa Inggris ini akan berpengaruh pada timnya. Minimnya jam, bermain ini merupakan ancaman serius untuk tim nasional kita, buka Southgate kepada Goal International.
Baca komentar Southgate selengkapnya di bawah ini.
Mengkhawatirkan

Southgate berharap para klub-klub Premier League bisa memberikan jam bermain lebih untuk para pemain mudanya di masa depan.
Salah satu kekhawatiran terbesar saya bagi para pemain Inggris adalah jumlah menit bermain yang mereka dapatkan.
Anda bisa lihat para pemain yang saya bawa ke Rusia tidak mendapatkan banyak kesempatan bermain. Lebih mengkhawatirkan lagi adalah banyak pemain muda kami yang tidak mendapatkan kesempatan untuk bermain.
Ganggu Transisi

Jika situasi ini berlanjut, pola pengembangan pemain di Timnas Inggris akan kacau balau dan itu akan mengganggu prestasi Inggris.
Satu hal yang hilang dari sistem kami adalah transisi dari sepak bola usia muda menuju sepakbola senior.
Ada hubungan yang jelas di antara pemain berusia 17-21 tahun di mana mereka harus mendapatkan kesempatan bermain di tim utama tim. Namun kemampuan finansial Premier League terlalu besar, sehingga peluang mereka itu ikut terenggut. tandasnya.
Dua Laga

Timnas Inggris akan menghadapi dua laga internasional minggu depan, di mana mereka akan menghadapi Spanyol di UEFA Nation League dan juga uji coba melawan Timnas Swiss. (gl/dub)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kebangkitan Kobbie Mainoo Jadi Momen Emas bagi Ineos di Manchester United, Kok Bisa?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:11
LATEST UPDATE
-
Inter vs Arsenal 1-3: Proses Pendewasaan Nerazzurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:36
-
Kalah Duel Fisik dan Teknik, Chivu Sebut Level Arsenal Jauh di Atas Inter Milan
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:30
-
Memuji Duo Gabriel Jesus - Viktor Gyokeres, Mengklaim Arsenal Sudah Naik Level
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:19
-
Rapor Pemain Inter: Gol Roket Sucic Tak Cukup, Arsenal Pulang Tersenyum
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:06
-
Man of the Match Sporting CP vs PSG: Luis Suarez
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:19
-
Man of the Match Inter vs Arsenal: Gabriel Jesus
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:05
-
Man of the Match Bodo/Glimt vs Man City: Jens Petter Hauge
Liga Champions 21 Januari 2026, 06:51
-
Man of the Match Real Madrid vs Monaco: Vinicius Junior
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:51
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06










