Statistik Laga Liverpool vs Leicester: The Reds Si 'Pembunuh' di Injury Time
Yaumil Azis | 6 Oktober 2019 00:32
Bola.net - Posisi Liverpool di puncak klasemen sementara Premier League kian kokoh setelah berhasil menuai kemenangan atas Leicester City, Sabtu (5/10/2019). Bermain di Anfield, skuat besutan Jurgen Klopp tersebut menang dengan skor tipis 2-1.
The Reds sempat mengalami kesulitan menembus pertahanan ketat yang diusung oleh Leicester City. Beruntung, mereka masih mampu mengakhiri babak pertama dengan keunggulan 1-0 berkat aksi dari Sadio Mane lima menit sebelum jeda.
Liverpool sempat dibuat tertunduk lesu 10 menit jelang laga berakhir, tepat setelah Leicester berhasil menyamakan skor melalui aksi James Maddison. Beruntung James Milner sukses mengeksekusi tendangan penalti yang didapatkan pada masa injury time.
Sejumlah catatan penting tercipta pada laga kali ini. Di antaranya fakta yang menunjukkan bahwa Liverpool merupakan 'pembunuh' di masa injury time. Informasi lengkap yang disadur dari BBC Sport bisa disimak di bawah ini.
Statistik
1. Gol penalti Milner merupakan ke-34 kalinya Liverpool mencetak gol kemenangan setelah memasuki menit 9o ke atas di ajang Premier League - lebih banyak sembilan dari tim lainnya.
2. Liverpool adalah tim pertama yang berhasil meraih kemenangan dalam delapan laga pertamanya di satu musim kompetisi papan atas sebanyak dua kali. Mereka juga pernah melakukannya di musim 1990-1991.
3. Sejak awal musim lalu, Leicester City sudah kebobolan empat gol di atas menit ke-90 dalam satu pertandingan liga - dua kali lebih banyak dari klub lainnya.
4. Mane, yang menjalani laga ke-100 bersama Liverpool di liga, mencetak golnya yang ke-50 untuk Liverpool di Premier League. Dia adalah pemain ke-10 the Reds yang berhasil mencapai torehan itu, lebih banyak dari tim lainnya.
5. Gol penyama kedudukan Maddison lahir dari satu-satunya tembakan tepat sasaran Leicester di laga kali ini, dan sang gelandang berhasil mencetak gol dalam dua laga beruntun di Premier League untuk pertama kalinya sejak Desember 2018.
(BBC Sport)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Brighton vs Chelsea, Yang Jadi Masalah Adalah Etos Kerja Pemain The Blues
Liga Inggris 22 April 2026, 10:37
-
Apa Rahasia Hancurkan Chelsea 3-0, Brighton?
Liga Inggris 22 April 2026, 10:22
-
Soal Aurelien Tchouameni, Manchester United Masih 'Wait and See'
Liga Inggris 22 April 2026, 10:21
-
Chelsea Dipermalukan Brighton, Gary Cahill Meledak: Nggak Ada Positifnya!
Liga Inggris 22 April 2026, 10:20
-
Chelsea yang Sangat Buruk, Tak Punya Nyali, dan Berjalan Mundur
Liga Inggris 22 April 2026, 10:16
LATEST UPDATE
-
Bekuk Como, Inter Milan Ingin Kawinkan Gelar Coppa Italia dan Serie A
Liga Italia 22 April 2026, 13:46
-
Profil Timnas Belgia di Piala Dunia 2026: Era Terakhir Generasi Emas
Piala Dunia 22 April 2026, 13:38
-
Inter Milan Comeback Lawan Como, Marcus Thuram: Mantap Betul Cuy!
Liga Italia 22 April 2026, 13:31
-
Tempat Menonton PSIM vs Persija Jakarta Hari Ini, 22 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 13:10
-
Marcus Thuram Optimistis Inter Milan Raih Dua Trofi
Liga Italia 22 April 2026, 13:03
LATEST EDITORIAL
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59











