Steven Gerrard Pendam Penyesalan Meninggalkan Liverpool Terlalu Cepat
Yaumil Azis | 31 Januari 2021 19:42
Bola.net - Steven Gerrard memiliki kisah yang sangat panjang bersama klub raksasa Inggris, Liverpool. Ia sudah memperkuat klub tersebut sejak kecil sebelum menuju ke Amerika Serikat untuk bergabung dengan LA Galaxy.
Gerrard bergabung dengan Liverpool pada tahun 1987 - ketika usianya masih sembilan tahun. Ia melewati setiap tahapan level usia di akademi klub sebelum akhirnya mencatatkan debut bersama tim inti pada tahun 1998.
Pria kelahiran Whiston, Merseyside, Inggris itu menghabiskan hampir seluruh karir bermainnya bersama Liverpool. Total 710 laga ia lakoni, mencetak 186 gol, dan menyumbang sembilan gelar dari berbagai kompetisi.
Dari kesembilan gelar, salah satunya berasal dari ajang Liga Champions. Sayangnya, Gerrard tak pernah bisa membantu the Reds menjuarai Premier League yang sudah dinantikan oleh fans selama bertahun-tahun lamanya.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Penyesalan Gerrard
Beberapa bulan setelah kepergiannya ke LA Galaxy, Liverpool memutuskan untuk mengangkat Jurgen Klopp sebagai pelatih menggantikan Brendan Rodgers. Sejak saat itu, peruntungan the Reds mulai berubah.
Klopp menjadi salah satu kunci kesuksesan Liverpool dalam beberapa tahun terakhir. Setelah membawa mereka juara Liga Champions, pria berdarah Jerman itu juga berhasil membawa the Reds memenangkan Premier League.
Gerrard, yang sekarang menjabat sebagai pelatih Glasgow Rangers, nampak menyesal. "Melihat ke belakang, saya berharap saya bisa menandantangani kontrak satu tahun terakhir yang telah ditawarkan Liverpool," ujarnya kepada the Mirror.
"Sebab, saya bisa mendapatkan kesempatan bermain di bawah asuhan Jurgen Klopp mungkin dengan periode yang sedikit. Ada sedikit penyesalan," lanjutnya.
Mengenang dengan Perasaan Gembira
17 tahun berkarir di Liverpool bukanlah waktu yang singkat. Gerrard pun telah melalui sejumlah momen penting bersama raksasa Inggris tersebut. Naik dan turun klubnya pun telah disaksikan secara langsung.
"Saya menjalani perjalanan yang fantatis di Liverpool. Klub membawa saya ke masa-masa keemasan, dan itu kenangan yang takkan pernah saya lupakan dan akan selalu saya hargai. Saya selalu memikirkan mereka setiap hari," katanya.
"Pada waktu yang sama, saya juga mengalami beberapa momen yang coba saya lupakan mengenai masa-masa terendah yang brutal. Tapi saya tidak ingin selalu berbicara soal masa-masa tinggi dan rendah."
"Saya ingin melihat kembali pada perjalanan itu dengan perasaan senang karena saya telah mewujudkan impian saya, bermain di untuk tim lokal dan saya mencapai hal-hal yang tidak pernah saya impikan," pungkasnya.
(Goal International)
Baca Juga:
- 5 Alasan Mengapa West Ham Bisa Menang Atas Liverpool: The Hammers sedang On Fire
- Jadwal & Live Streaming West Ham vs Liverpool, Hari Ini 31 Januari 2021
- Cocoklogi Dua Kondisi: Liverpool Butuh Bek - Shkodran Mustafi Menganggur
- Tiga Pencetak Gol Terbanyak Liverpool ke Gawang West Ham di Era Jurgen Klopp
- Rekap Transfer Resmi Januari 2021 Klub Premier League: Arsenal Gacor, Bagaimana Liverpool?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gagal Bersinar di Old Trafford, Ugarte Bakal Ditukar dengan Bintang Muda Sunderland
Liga Inggris 21 Januari 2026, 04:59
-
Prediksi Marseille vs Liverpool 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
LATEST UPDATE
-
Dari Cemooh ke Pesta Gol: Malam Kebangkitan Real Madrid di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:47
-
Manchester City Tersungkur di Norwegia: Bodo/Glimt Bongkar Masalah Besar Guardiola
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:15
-
Usai Hancurkan Inter Milan, Arsenal Langsung Kirim Teror ke Manchester United
Liga Inggris 21 Januari 2026, 09:15
-
Arsenal yang Bernyali Besar di Markas Inter Milan
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:09
-
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:58

-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 20-22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:57
-
Gagal Menang Lawan 10 Pemain, Conte Minta Napoli Rasakan Sakitnya Kegagalan
Liga Italia 21 Januari 2026, 08:48
-
Inter vs Arsenal 1-3: Proses Pendewasaan Nerazzurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:36
-
Kalah Duel Fisik dan Teknik, Chivu Sebut Level Arsenal Jauh di Atas Inter Milan
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:30
-
Memuji Duo Gabriel Jesus - Viktor Gyokeres, Mengklaim Arsenal Sudah Naik Level
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:19
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06








