Stop Salahkan Mourinho, Pemain MU Dinilai Lebih Pantas Dikecam
Richard Andreas | 2 Oktober 2018 11:30
- Dennis Wise merasa laju buruk Manchester United di musim 2018/19 sejauh ini lebih banyak disebabkan oleh faktor pemain daripada pelatih. Dia menilai banyak pemain MU yang terlalu egois dan tak mau menuruti permintaan pelatih.
MU menelan tiga kekalahan, tiga kemenangan dan satu hasil imbang dari tujuh laga Premier League sejauh ini, hanya berhasil meraup 10 poin dari tujuh laga. Ini merupakan salah satu awal terburuk MU sejak 1989/90.
Banyak pihak yang menilai kegagalan MU disebabkan oleh Jose Mourinho yang menerapkan taktik defensif, tetapi Wise tak mau sependapat. Dia merasa justru para pemain yang harus disalahkan karena terlalu mudah mengeluh.
Wise berpendapat banyak pemain MU yang tampil jauh di bawah performa mereka. Baca penjelasan selengkapnya di bawah ini:
Tak Cukup Bagus
Menurut Wise, menyalahkan Pogba seorang diri sebenarnya juga tak bijak. Dia menilai ada banyak pemain MU yang juga tampil buruk, tak hanya Pogba seorang. Pemain yang tampil di bawah performa juga tak bisa banyak berdalih.
"Ada begitu banyak pemain yang bisa anda tunjuk dengan Pogba. Sanchez, Smalling, Lindelof, Martial tidak tampil di performa terbaiknya," buka Wise kepada Sky Sports.
"Apakah mereka mau beralasan karena banyak dari mereka yang tampil di Piala Dunia? Tidak, karena anda melihat pemain seperti [Eden] Hazard yang tampil luar biasa."
"Saya melihat performa mereka dan saya pikir itu sangat mengerikan, beberapa penampilan mereka bahkan tak cukup bagus," sambung dia.
Menerima

Lebih lanjut, Wise juga mengecam para pemain MU yang rumornya melawan instruksi pelatih. Menurutnya, bagaimanapun permintaan pelatih sangat penting dan setiap pemain harus berusaha memenuhinya.
"Saya melihat laga melawan West Ham dan itu terlihat seperti testimonial dan mereka hanya menunggu. Mereka sudah diminta bermain dengan cara tertentu dan mereka harus menerima itu dan melakukannya."
"Para pemain terlihat seperti berpikir 'saya tak mau menerima ini dan saya ingin bermain dengan cara lain'."
"Namun jika pelatih sudah meminta mereka untuk bermain dengan cara tertentu, anda harus memainkan itu. Para pemain MU sungguh harus melihat diri mereka sendiri," tutup dia.
Berita Video
Berita video jadwal Liga Champions 2018-2019 matchday ke-2. Barcelona bertandang ke markas Tottenham Hotspur.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Usai Hancurkan Inter Milan, Arsenal Langsung Kirim Teror ke Manchester United
Liga Inggris 21 Januari 2026, 09:15
-
Gagal Bersinar di Old Trafford, Ugarte Bakal Ditukar dengan Bintang Muda Sunderland
Liga Inggris 21 Januari 2026, 04:59
-
Prediksi Juventus vs Benfica 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
LATEST UPDATE
-
Bayangan Starting XI Timnas Indonesia di FIFA Series 2026: Ujian Awal John Herdman
Tim Nasional 21 Januari 2026, 20:56
-
Seri Ketiga Proliga 2026: Bandung bjb Tandamata Bidik Sapu Bersih di Rumah Sendiri
Voli 21 Januari 2026, 20:45
-
Live Streaming Newcastle vs PSV - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Marseille vs Liverpool - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Juventus vs Benfica - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Chelsea vs Pafos - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Slavia Praha vs Barcelona - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Atalanta vs Athletic Club - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06









