Sturridge Sempat Cemas Karirnya Bakal Ambruk
Editor Bolanet | 23 Juli 2012 14:50
- Daniel Sturridge mengungkapkan bagaimana penyakit meningitis yang menimpa dirinya sempat menghadirkan kecemasan karirnya bakal berakhir.
Penyerang itu sudah digadang-gadang bakal menjadi tumpuan tim Inggris Raya di Olimpiade 2012. Namun harapannya terancam musnah setelah ia divonis menderita penyakit yang menyerang selaput pelindung sistem saraf pusat dekat otak tersebut.
Namun Sturridge pulih dengan cepat dan sempat bermain 45 menit ketika pasukan Stuart Pearce dilibas Brasil dalam laga uji coba kemarin. Dan ia berharap mimpi buruknya itu tak menimpa orang lain.
Saya hanya tak beruntung. Apa yang terjadi pada saya sebenarnya bisa terjadi pada siapapun. Tapi saya tak berharap hal ini terjadi bahkan pada musuh terberat saya sekalipun, ucapnya.
Ini sungguh sulit untuk dilalui dan tanpa bantuan tim dokter Chelsea, keluarga dan pacar saya, mungkin semua bakal lebih sulit. Saya beruntung punya dokter yang segera melihat gejalanya dan mengirim saya ke rumah sakit. Tak semua orang bisa seberuntung saya.
Sturridge memang mengaku tak terpikir dirinya bakal menemui ajal, tetapi ia tak merasa bakal pulih begitu cepat dan kembali ke tim. Saya jatuh dari kondisi bugar dan seketika jadi lemah. Saat Anda bermain sepak bola Anda merasa tak terkalahkan, Anda tak merasa ini bakal terjadi pada Anda.
Anda mendengar orang terserang meningitis, namun Anda tak pernah terpikir itu bakal terjadi pada Anda. Saya pikir semua harapan dan mimpi saya ambil bagian di Olimpiade sudah musnah, tandasnya. (sun/row)
Penyerang itu sudah digadang-gadang bakal menjadi tumpuan tim Inggris Raya di Olimpiade 2012. Namun harapannya terancam musnah setelah ia divonis menderita penyakit yang menyerang selaput pelindung sistem saraf pusat dekat otak tersebut.
Namun Sturridge pulih dengan cepat dan sempat bermain 45 menit ketika pasukan Stuart Pearce dilibas Brasil dalam laga uji coba kemarin. Dan ia berharap mimpi buruknya itu tak menimpa orang lain.
Saya hanya tak beruntung. Apa yang terjadi pada saya sebenarnya bisa terjadi pada siapapun. Tapi saya tak berharap hal ini terjadi bahkan pada musuh terberat saya sekalipun, ucapnya.
Ini sungguh sulit untuk dilalui dan tanpa bantuan tim dokter Chelsea, keluarga dan pacar saya, mungkin semua bakal lebih sulit. Saya beruntung punya dokter yang segera melihat gejalanya dan mengirim saya ke rumah sakit. Tak semua orang bisa seberuntung saya.
Sturridge memang mengaku tak terpikir dirinya bakal menemui ajal, tetapi ia tak merasa bakal pulih begitu cepat dan kembali ke tim. Saya jatuh dari kondisi bugar dan seketika jadi lemah. Saat Anda bermain sepak bola Anda merasa tak terkalahkan, Anda tak merasa ini bakal terjadi pada Anda.
Anda mendengar orang terserang meningitis, namun Anda tak pernah terpikir itu bakal terjadi pada Anda. Saya pikir semua harapan dan mimpi saya ambil bagian di Olimpiade sudah musnah, tandasnya. (sun/row)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Indonesia vs Mozambique: John Herdman Akui Garuda Sempat Tertekan
Tim Nasional 10 Juni 2026, 01:10
-
Jadwal Semifinal Piala AFF U-19 2026
Tim Nasional 9 Juni 2026, 23:21
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19

















